Candi Lumbung, Candi Budha di Dekat Kompleks Percandian Hindu Prambanan

Candi Lumbung merupakan salah satu candi yang masuk dalam Kawasan Warisan Dunia Prambanan. Candi ini merupakan candi Buddha yang diperkirakan dibuat di sekitar abad ke-9 sampai abad ke-10, tepatnya pada saat masih dikuasai oleh kerajaan Mataram Kuno.

Candi Lumbung merupakan salah satu candi yang masuk dalam Kawasan Warisan Dunia Prambanan.
Candi Lumbung. Image via: aspek.id

Candi Lumbung adalah candi yang tak jauh berbeda ataupun berhubungan dengan Candi Sewu. Hal ini diketahui dari bentuk candi-candi perwaranya yang mirip dengan candi perwara di Sewu yaitu atapnya yang berbentuk stupa.

Hal ini juga menunjukkan bahwa Candi ini berlatar belakang candi Buddha. Nama Lumbung sendiri masih belum jelas diketahui secara pasti. Nama tersebut merupakan sebutan masyarakat di sekitarnya karena bentuknya yang mirip lumbung.

Di dekat Candi Lumbung pernah ditemukan prasasti yang dikenal dengan Prasasti Kelurak. Prasasti ini berhubungan dengan pendirian Candi Sewu, mengingat adanya pendirian kirtistambha untuk Dewa Manjusri yang merupakan Dewa utama di Candi Sewu.

Secara garis besar prasasti Kelurak ini berisi tentang didirikannya sebuah bangunan suci untuk arca Manjusri atas perintah Raja Indra yang bergelar Sri Sanggramadhananjaya.

Candi lumbung telah di pugar beberapa candinya, namun tidak dengan candi utamanya
Kompleks candi Lumbung. Image via: wisataunik.com

Simak juga: 13 lokasi wisata Klaten

Lokasi Candi Lumbung

Candi Lumbung merupakan candi yang terletak di kawasan Prambanan, tepatnya di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Candi ini merupakan salah satu candi yang masuk dalam Kawasan Warisan Dunia Prambanan. Candi ini berada tepat di tepi Kali Apu, yang mengalir dari Gunung Merapi di lereng sisi barat.

Rute Menuju Candi Lumbung

Candi lumbung adalah candi yang berada di dalam kompleks Taman wisata Candi Prambanan. Tepatnya berada di sebelah Candi Bubrah. Jaraknya dari Candi Prambanan adalah sekitar 500 meter ke arah utara.

Dari Kota Klaten jaraknya kurang lebih 15 km ke arah barat. Untuk mengunjungi Candi Lumbung pengunjung harus membeli tiket masuk ke Candi Prambanan

petunjuk jalan di sekitar candi lumbung menunjukkan posisi candi terhadap candi sewu dan candi bubrah
Petunjuk jalan. Image via: @gege.goppo

Tempat ini dapat dicapai dari jalan raya Yogyakarta-Magelang di pertigaan Blabak (sekitar pabrik kertas) ke arah Ketep. Candi ini terletak berdekatan dengan dua candi lain, yaitu Candi Pendem dan Candi Asu. Ketiga candi sering disebut dengan Candi-candi Sengi.

Dari kompleks Candi Prambanan akan diantar oleh kereta wisata (dikenakan tarif) menuju Candi Lumbung atau dapat memilih berjalan kaki namun jaraknya cukup jauh dari kompleks Candi Prambanan.

Jam Buka Candi Lumbung

Seperti halnya candi prambanan, candi lumbung terbuka untuk kunjungan wisatawan setiap hari. Pada pagi hari, candi dibuka pada jam 08.00 dan sore hari ditutup pada jam 17.15.

Tiket Candi lumbung

Tiket masuk candi lumbung jadi 1 dnegan tiket masuk candi Candi Prambanan. Yani senilai Rp. 30.000,- untuk pengunjung perorangan diatas usia 6 tahun. Dan ada juga tiket  Rp. 12.500,-, untuk rombongan pelajar/mahasiswa dan usia dibawah 6 tahun.

Berpose di Candi Lumbung menjadi  kegiatan menyenangkan untuk membuat kenangan perjalanan
Berpose di Candi Lumbung. Image via: @ekaaarizky76

Simak juga: Misteriusnya Candi Prambanan

Fasilitas Candi Lumbung

Fasilitas di candi Lumbung sudah termasuk lengkap. Selain adanya taman yang menyejukkan, adapula Mushola, kamar mandi, dan juga tempat makan yang bisa Anda manfaatkan ketika lapar memanggil.

Daya Tarik Candi Lumbung

  1. Candi Budha

Bangunan suci Buddha ini merupakan gugus candi yang terdiri atas 17 bangunan, yaitu satu candi utama yang terletak di pusat, dikelilingi oleh 16 candi perwara. Halaman komples Candi Lumbung ini ditutup hamparan batu andesit.

Candi utama, yang sendiri saat ini sudah tinggal reruntuhan, berbentuk poligon bersisi 20 dengan denah dasar seluas 350 m2. Tubuh candi berdiri di atas batur setinggi sekitar 2,5 m. Tangga dan pintu masuk terletak di sisi timur. Pintu masuk dilengkapi bilik penampil dan lorong menuju ruang dalam tubuh candi.

lingkungan sekitar candi lumbung asri dan sejuk
Lingkungan yang sejuk. Image via: wisatasejarah

Bagian luar dinding di keempat sisi dihiasi pahatan-pahatan gambar lelaki dan perempuan dalam ukuran yang hampir sama dengan kenyataan. Gambar pada dinding yang mengapit pintu masuk adalah Kuwera dan Hariti.

  1. Struktur yang Kompleks

Pada dinding luar di sisi utara, barat dan selatan terdapat relung tempat meletakkan arca Dhyani Buddha. Jumlah relung pada masing-masing sisi adalah 3 buah, sehingga jumlah keseluruhan adalah 9 buah, Saat ini tak satupun relung yang berisi arca.

Atap candi utama sudah hancur, namun diperkirakan berbentuk stupa dengan ujung runcing, mirip atap candi perwara. Di sekeliling halaman candi utama terdapat pagar yang saat ini tinggal reruntuhan.

Patung Dewa Candi lumbung yang menjadi ornamen candi
Patung Dewa Candi. Image via: @mikobilliejoe

Simak juga: Pantai Tanung aan, lombok

Candi perwara yang berjumlah 16 buah berbaris mengelilingi candi utama. Seluruh candi perwara menghadap ke arah candi utama. Masing-masing candi perwara berdiri di atas batur setinggi sekitar 1 m dengan denah dasar sekitar 3 m2.

Dinding tubuh candi polos tanpa hiasan. Di sisi timur, tepat di depan pintu, terdapat tangga yang dilengkapi dengan pipi tangga. Di atas ambang pintu terdapat Kalamakara tanpa rahang bawah.

Atap candi perwara berbentuk kubus bersusun dengan puncak stupa. Setiap sudut kubus dihiasi dengan stupa kecil. Di ruang dalam tubuh candi perwara terdapat batu mirip tatakan arca yang disusun berjajar.

  1. Terdampak Gempa Jogja

berkunjung ke candi lumbung adalah eprjalanan wisata menyejukan hati
Wisata menyejukkan. Image via: @didi.pramisdi.winanto.saputro

Pada tahun 2006 saat peristiwa gempa di Yogykarta, Candi-candi di kawasan Prambanan merasakan dampak dari gempa tersebut. Banyak bangunan-bangunan candi di kawasan Prambanan mengalami kerusakan, termasuk salah satunya adalah Candi Lumbung.

Pada saat terjadinya gempa candi-candi yang telah dipugar juga mengalami kerusakan berupa pergeseran batu pada tubuh candi dan banyak balok-balok batu yang pecah. Upaya penyelamatan sudah dilakukan dengan mengumpulkan dan memetakan lokasi batu-batu lepas.

Sedangkan untuk penyelamatan strukturnya (rescue) telah disusun rencana bentuk dan materialnya. Berdasarkan analisis dan iterpretasi terhadap data kerusakan dan material Candi Lumbung, maka metode rescue yang direncanakan adalah dengan membuat perancah yang berfungsi sebagai penyangga.

Bagian dari perancah yang menjadi bidang kontak dengan struktur diberi lapisan kayu untuk mencegah kerusakan pada batu. Sementara itu, antara satu perancah dengan perancah lainnya saling dihubungkan dengan kabel baja sebagai perkuatan dan pengikat.

penanda lokasi, papan nama wilayah candi lumbung
Penanda lokasi. Image via: @dinamaryani03

Simak juga: Pantai romantis, pantai Baruna

Objek Wisata Dekat Candi Lumbung

Candi lumbung berada dalam kompleks percandian Candi prambanan. Karena itu hanya dengan berjalan sejauh 500 meter saja, pengunjung candi lumbung bisa menyinggahi Candi prambanan.

Candi Prambanan masuk dalam situs warisan dunia UNESCO sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara ini memiliki arsitektur bangunan berbentuk tinggi dan ramping. Kompleks Candi Parambanan punya 4 pintu masuk, yang dibuat mengikuti arah penjuru mata angin, akan tetapi arah hadap bangunan ini ke arah timur. Maka pintu masuk utama candi ini adalah gerbang timur.

Selain candi prambanan, dalam jarak berdekatan juga ada Candi Bubrah. Candi Bubrah merupakan bangunan tunggal menghadap ke timur, sama halnya dengan komplek Candi Prambanan yang juga menghadap ke timur.

Bangunan terkesan tinggi ramping dengan atap stupa menjadi simbol Gunung Meru. Susunan stupa induk merujuk konsep pantheon dalam agama Budha. Satu stupa dikelilingi delapan stupa, kemudian dikelilingi 16 stupa.

Sekian cerita kami, mengenai keindahan candi Lumbung di klaten. Segera luangkan waktu untuk menengok tinggalan kejayaan masa lalu bangsa kita itu.

Selamat Berlibur!

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment