Curug Leuwi Hejo, Air Terjun Alami Dengan Kolam Biru Sebening Kristal

Curug Leuwi Hejo terkenal sebagai objek Wisata Alam dengan pemandangan yang indah dan air yang jernih. Curug ini juga disebut sebagai Curug Bengkok, dan merupakan salah satu air terjun kecil dengan kolam air terjun yang cukup luas.


Curug Leuwi Hejoterkenal sebagai objek Wisata Alam dengan pemandangan yang indah dan air yang jernih
Curug Leuwi Hejo. Image via: tempatwisataseru.com

Nama Leuwi Hejo diambil dari bahasa Sunda setempat. Leuwi berarti kolam. Sedangkan hejo berarti warna hijau. Dengan demikian, pasti sudah tergambar betapa hijaunya kolam air terjun di curug tersebut.

Curug Leuwi Hejo Bogor mengalir di sungai Cileungsi. Salah satu daya tarik utamanya adalah sumber air dengan air yang jernih. Hal ini menyebabkan kolam di air terjun ini menarik perhatian pengunjung untuk bermain air sambil berenang dan mandi di sekitar lokasi curug.

Selain curug Leuwi Hejo, di sekitar lokasi curug ini juga ada curug lainnya yang bisa dikunjungi wisatawan. Air terjun itu antara lain Curug Cepet, Curug Leuwi Lieuk dan juga Curug Leuwi Bagon. Curug lain ini bsia dicapai melalui jalan kakai dari curug Leuwi Hejo

curug leuwi hejo memiliki Spot foto indah yang bsai diekplor untuk foto pro maupun sekedar foto medos
Indah. Image via: @faa.fk

Simak juga: Wisata Populer di Bogor.

Kisah Mistis Curug Leuwi Hejo

Ada kisah soal 2 nama yang kemungkinan merupakan nama dari tokoh setempat yakni Mbah Barong dan Aki Jawa yang konon menjaga tempat ini. Mitosnya, siapa saja yang melakukan hal melewati norma, mengotori Leuwi Hejo maupun bertutur kata yang asal jeplak, akan mendapat nasib buruk.

Mitos lainnya yang berkembang, Tempat ini juga sering dikaitkan dengan keberadaan dari Nyi Blorong juga keberadaan Mbah Uyud Marsinah. Meski belum jelas bagaimana kaitan mereka berdua, namun untuk nama Mbah Uyud Marsinah terdapat peninggalan berupa Petilasan Kuburan, yang letaknya berada di daerah Curug Leuwi Hejo.

Terlepas dari benar ataupun tidaknya kisah mistis ini, kisah ini terbukti ampuh untuk mengurangi wisatawan mengotori lokasi.

Lokasi Curug Leuwi Hejo

Curug Leuwi Hejo berlokasi di Kampung Wangan Cileungsi, Karang Tengah, Babakan Madang, Sentul, Kota Bogor.

Lokasi wisata alam yang indah ini berjarak 10 kilometer dari pusat kota Bogor. Jarak tersebut memakan waktu kurang lebih 20 sampai 45 menit.

air kolam curug leuwi hejo yang jernih kebiruan
Jernih. Image via: perhutani.co.id

Dari area parkir kendaraan, pengunjung perlu untuk berjalan kaki alias trekking dulu untuk bisa sampai di Curug Leuwi Hejo Sentul. Trekking ini akan menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan. Sepanjang jalur trekking, pemandangan akan sangat menyejukkan. Bahkan bisa berfoto-foto selama perjalanan, terutama saat sampai di jembatan bambu.

Rute Menuju Curug Leuwi Hejo

Yang mengasyikan dalam berwisata ke Curug Leuwi Hejo, tidak akan mendapati kemacetan panjang sebagaimana berwisata ke puncak.

Bagi pengunjung yang ingin berkunjung ke curug Leuwi Hejo di Sentul, rutenya sangat mudah. Jika menggunakan kendaraan mobil pribadi bisa memasuki tol ke arah Bogor dan keluar di tol Sentul Selatan.

Setelah keluar di Tol Sentul Selatan, lanjutkan menuju ke arah kompleks Sentul Nirwana hingga menemukan bundaran dan berputar lalu belok kiri. Tidak jauh dari wahana Jungle Land. Kemudian perjalanan akan memasuki sebuah pedesaan yang dimana rute menuju air terjun hanya tinggal mengikuti jalan saja.

kolam curug leuwi hejo bening dengan warna tosca
Kolam curug leuwi Hejo. Image via: ngadem.com

Simak juga: Curug Silawe.

Selama perjalanan pengunjung akan melalui jalan dengan kontur jalan sempit, curam dan bergelombang.  Namun sepanjang perjalanan dihiasi  dengan penduduk desa yang ramah, serta udara pegunungan yang sejuk.

Sekitar beberapa jam menempuh perjalanan akhirnya akan menemukan petunjuk Air Terjun Leuwi Hejo, Setelah memarkir kendaraan, pengunjung dapat berjalan kaki dari parkiran menuju air terjun.

Jam Buka Curug Leuwi Hejo

Jam buka pembelian tiket Curug Leuwi hejo pukul 07.00 pagi hingga 17.00 sore. Sementara Pos SAR mulai buka yakni pukul 09.00 hingga 17.00 sore.

Meski sebenarnya jam berwisata tidak dibatasi, namun ada baiknya untuk segera berkemas bila sudah mendekati jam 5 sore untuk alasan keamanan.

Tiket Curug Leuwi Hejo

Untuk tiket masuk ke lokasi curug leuwi Hejo dikenakan 2 kali penarikan retribusi. Yakni Rp 15.000 pada pos masuk pertama, dan Rp 5.000ntuk tarif pada pos kedua.

Biaya pos pertama tersebut diperuntukkan untuk pemeliharaan dan operasional LMDH selaku pengelola. Sementara penarikan pos kedua untuk pembangunan Desa.

wefie di aliran sungai curug leuwi hejo yang bening dan berbatu alami
Wefie cantik. Image via: yukpiknik.com

Fasilitas Curug Leuwi Hejo

Walaupun curug Leuwi Hejo objek wisata yang dikelola swadaya oleh kelompok masyarakat, namun kebersihan dan keamanan relatif baik.

Fasilitas yang tersedia mulai dari tempat parkir yang luas dilengkapi dengan penitipan helm, warung makan dengan saung-saung yang dapat dipergunakan untuk makan seraya beristirahat.

Juga tersedia MCK untuk bilas selepas bermain air, juga sekaligus sebagai tempat mengganti baju. Yang hebat lokasi ini memiliki tim SAR di area untuk berjaga jaga situasi darurat membantu pengunjung.

Aktivitas Menarik di Curug Leuwi Hejo

Di Curug Leuwi Hejo pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas menarik dan menyenangkan. Keindahan objek wisata ini  telah tersaji sejak perjalanan menuju curug. Panorama perbukitan hijau dan air terjunnya menjadi sajian unik tersendiri.

Daya tarik utama Curug Leuwi Hejo adalah warna airnya. Air kolam memberikan pantulan warna biru kehijauan jernih. Airnya sejuk dan dingin, alami air dari pegunungan. Berikut beberapa aktivitas menarik yang bisa dilakukan pengunjung di Curug Leuwi Hejo.

  1. Hiking

jembatan bambu di curug leuwi hejo, sebagai perlintasans ekaligus spot foto yang indah
Jembatan Bambu. Image via: baginspirasi

Simak juga: Curug Cipamingkis.

Dari lokasi parkir, pengunjung mesti menempuh jalur trekking sekitar 20-30 menit menuju Leuwi Hejo. Medan yang ditempuh menuju air terjun berupa jalan setapak dari tanah dan tangga bebatuan. Jalur trekking cukup landai dengan tanjakan-tanjakan ringan yang relatif aman, bahkan bagi anak-anak.

Selama perjalanan ini pengunjung disuguhkan keindahan pegunungan hijau serta gemuruh air sepanjang aliran sungai. Bila beruntung, wisatawan dapat melihat gerombolan kera berlompatan di pepohonan di sekitar perbukitan.

Mendekati air terjun, pengunjung akan menyeberangi jembatan bambu yang dibangun warga secara sederhana.

  1. Bermain Air

Main air rame-rame bareng sahabat di curug leuwi hejo bisa jkadik enangan dalam kebersamaan.
Main air rame-rame. Image via: @mariafebrianagio

Setelah melalui lintasan trekking sekitar 1 km, rasa lelah wisatawan akan terbayar dengan keindahan Leuwi Hejo dengan airnya yang hijau bening. Pengunjung akan menemukan sebuah kolam bak surga yang tersembunyi, di antara rimbun pepohonan di perbukitan.

Pada bagian yang sangat dangkal, warna air akan terlihat sangat jernih. Airnya dingin sejuk, khas alami air pegunungan.

Keindahan pantulan airnya membuat wisatawan tertarik untuk langsung berenang dan berbasah-basah. Pengunjung dapat berenang maupun menyelam ke dalam ‘leuwi’-nya. Bagi yang tidak bisa berenang, dapat bermain air di sepanjang aliran sungai.

Terdapat sebuah mitos bahwa air Leuwi Hejo memiliki khasiat penyembuhan alami bagi wisatawan. Menurut tokoh masyarakat setempat, airnya berkhasiat menyembuhkan penyakit gatal dan kelumpuhan anggota gerak tubuh.

  1. Lompat Tebing

lompat tebing di debatuan sungai curug leuwi hejo.
Lompat tebing. Image via: fatahilaharis

Simak juga: Curug Luhur.

Leuwi Hejo memiliki aliran air berwarna hijau kebiruan yang diapit beberapa tebing batu pegunungan. Inilah yang membuat banyak wisatawan menjuluki curug ini sebagai versi mini dari Green Canyon.

Tidak hanya berenang, pengunjung biasanya bermain air dengan melakukan loncatan dari atas tebing batu. Untuk mendaki batu tersebut, disediakan seutas tali tambang sebagai pegangan. Lompatan ini aman dilakukan karena kedalaman kolam di bawah air terjun sekitar 3 meter.

Tantangan adrenalin lompat dari ketinggian akan memberikan sensasi kesegaran. Apalagi saat mencapai permukaan kolam dan masuk ke kedalamannya.

  1. Menikmati Pemandangan

Pemandangan jalur hiking dalam perjalananmenuu curug leuwi hejo dipenuhi dengan suasana alam pedesaand engans awah etrasering ala subak di bali
Pemandangan jalur hiking. Image via: travel.detik.com

Curug Leuwi Hejo memiliki keunikan berupa kolam berundak yang terbentuk dari susunan batu. Airnya yang sangat jernih membuat bagian dasar kolam dapat terlihat jelas. Apalagi jika wisatawan naik ke bagian atas, pemandangan air terjun terlihat semakin jelas.

Bagi pengunjung yang tidak ingin bermain air, dapat duduk di bebatuan di sepanjang aliran Leuwi Hejo. Di tepian alirannya terdapat pepohonan rimbun yang membuat suasana curug menjadi teduh. Pemandangan alami ini sungguh menyegarkan pikiran. Apalagi ditambah suara gemericik air terjun.

Pemandangan ini tidak hanya tersaji di sekitar air terjun, tetapi sejak perjalanan menuju lokasi wisata ini. Pada pagi hari, wisatawan dapat menikmati keindahan sunrise di balik perbukitan.

  1. Berburu Foto Cantik

berfoto dengan berlatar bebatuan sungai curug leuwi hejo bsa menghasilkan foto yang artistk
Berlatar Bebatuan. Image via: @rahma_pingkyy

Simak juga: Curug Nangka.

Satu hal yang tak terlewatkan yaitu berpose bersama orang-orang terdekat. Aliran deras air terjun yang turun sering dijadikan objek foto. Tidak hanya di sekitar area air terjun, pemandangan indah telah tersaji saat perjalanan menuju lokasi wisata.

Dengan latar persawahan dan perbukitan hijau yang sangat Instagrammable. Beberapa titik telah memiliki spot foto yang dirancang warga sekitar.

Tips Mengunjungi Curug Leuwi Hejo

Jika merencanakan kunjungan curug leuwi hejo ini, ada baiknya memperhatikan beberapa Tips  berikut ini agar perjalanan menjadi lebih menyenangkan.

  • Membawa juga baju ganti. Jangan sampai ketinggalan, karena tidak seru datang ke sana tanpa bermain air di sekitar curug.
  • Ada baiknya menggunakan transportasi roda dua saja, karena posisi parkir motor lebih dekat dengan pintu masuk, sehingga saat trekking akan lebih menghemat tenaga.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk digunakan selama menjelajah di lokasi wisata ini, mengingat Anda akan trekking terlebih dahulu.
  • Saat cuaca sedang mendung, lebih baik segera tinggalkan kawasan air terjun dan jangan mandi di air terjun maupun sungai. Hal ini sudah diberitahukan melalui peringatan di papan penanda di dalam kawasan wisata. Mengingat pernah terjadi juga bencana longsor di kawasan ini.
  • Lebih baik datang di saat cuaca bersahabat, seperti di musim kemarau. Jika datang di bulan musim hujan, datang lah dari pagi hari untuk menghindari hujan sore hari.
  • Kunjungi curug lainnya juga di kawasan wisata tersebut untuk menghemat biaya dan waktu.
jembatan bambu curug leuwi hejo sarana perlintasan dan juga spot foto iconik
Jembatan Bambu. Image via: tazztravels.com

Objek Wisata Dekat Curug Leuwi Hejo

Selepas bermain air dalam wisata alam di curug, pengunjung bisa melanjutkan ke objek wisata lain di sekitar Bogor. Dalam jarak 11 km, terdapat Taman Budaya. Taman seluas 6 hektar ini menawarkan tempat rekreasi sekaligus bersantai dengan latar 4 gunung. Gunung Pancar, gunung Salak, gunung gede, dan Gunung Geulis.

Jika terlanjur hatuh cinta pada panorama air terjun, dalam jarak kurang dari 4 km terdapat curug putri kencana. Curug putri kencana populer dengan kolam-kolam alami yang berundak-undak terbentuk dari susunan bebatuan dengan berbagai ukuran dan warna air tosca yang jernih, seakan memanggil untuk sesegera mungkin berenang di dalamnya.

Demikianlah ulasan kali ini perihal segarnya wisata di Curug Leuwi Hejo Bogor. Semoga apa yang telah disampaikan dapat dijadikan sumber referensi, sehingga berguna untuk perjalanan wisata ke lokasi ini.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment