Curug Tilu Purwakarta, Bangkit Dari 50 Tahun Keterasingan

Curug Tilu Purwakarta artinya Air Terjun yang mempunyai tiga undakan. Pada air terjun ini pengunjung disuguhkan dengan suasana view-pemandangan alam yang indah hijau berpadu dengan batu-batuan pegunungan.


Curug Tilu Purwakarta, air terjun batu yang bertingkat tingkat
Curug Tilu Purwakarta. Image via: @yoga1902

Sementara itu warna dari air curugnya kehijau-hijauan mirip di Grand Canyon di Loji Karawang dan Pangandaran Jabar. Curug Tilu, memiliki daya tarik alam yang relatif belum terjamah tangan manusia dengan pesona yang tidak biasa.

Di Curug tilu ada beberapa leuwi. Dalam bahasa sunda artinya Cekungan besar sungai yang cukup dalam. Beberapa Leuwi dalamnya sekitar 1 sampai 1,5 meter, ideal digunakan tempat berendam orang dewasa. Memang kurang cocok untuk anak-anak, tapi cukup enak untuk orang dewasa.

Lebar leuwi ini tidak terlalu panjang, sekitar 5 sampai 10 meter. Jadi tidak bisa untuk renang leluasa disini, tapi cukup luas untuk sekedar berendam dan membersihkan diri.

Ada mitos di lokasi ini, yang mengatakan tidak boleh berenang di waktu-waktu tertentu. Ada plang besar di dekat leuwi yang pertama bertuliskan “Dilarang berenang pada Hari Selasa Pukul 12.00 WIB s/d Pukul 13.00 WIB”. Entah apa maksudnya, tapi lebih baik dituruti saja. Lagipula akan sangat tidak enak berenang di gunung tepat tengah hari.

menggantung di curug tilu, sangat enak untuk bersantai dalam keasrian lingkungan curug
Menggantung. Image via: @curugtilupurwakarta

Simak juga: lokasi wisata di sekitar Purwakarta.

Sejarah Keterasingan Selama 50 Tahun

Pasca beroperasi Waduk Jatiluhur tahun 1967, praktis selama 50 tahun, wilayah ini terisolasi. Tidak ada jalan yang bisa dipakai rute lalulintas dari desa ini ke kota Purwakarta. Terhalang oleh bentang luasnya waduk Jatiluhur. Menurut warga, hanya untuk sekedar belanja kebutuhan sehari-hari, harus menaiki menggunakan perahu.

Tapi semenjak beberapa tahun belakangan, mulai mendapatkan perhatian dari pemerintah. Pemerintah kabupaten membangun infrastruktur jalan menuju lokasi ini. Membuka daerah pedalaman desa terpencil ini menjadi tempat wisata dengan pesona keindahan alam sebagai ciri khas.

Lokasi Curug Tilu Purwakarta

Air terjun indah nan alami ini beralamat di Kampung Gunug Buleud, Desa Ciririp, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa barat.

Pengunjung bisa mengakses lokasi ini menggunakan Jalan Cikao Bandung Jatiluhur. Jalan ini langsung tembus ke ruas Jalan Sukasari hanya dengan waktu 40 menit saja dari Purwakarta Kota.

musim rame di Curug Tilu Purwakarta, biasanya di akhir pekan atau liburan sekolah
Musim rame. Mage via: @curugtilupurwakarta

Rute Menuju Curug Tilu Purwakarta

Rute menuju curug tilu purwakarta sangat mudah untuk ditemukan. Jembatan merah adalah satu-satunya jalan penghubung untuk dapat sampai ke Kecamatan Sukasari.

Jalan yang dilalui juga sangat mudah. Pengunjung hanya tinggal mengikuti rambu petunjuk aarah. Lurus saja karena jalan satu-satunya memang tidak berbelok-belok. Tidak ada lagi pilihan belokan atau cabang jalan di sini. Jalan lurus ini sampai dengan Bendungan Parang Gombong.

Sampai di bendungan tersebut akan bertemu pertigaan, pilihan belokan ke arah kanan. Arah ini akan membawa menuju Karawang. Setelah itu belok ke kiri yang itu artinya sudah sampai di jalur arah menuju Kecamatan Sukasari.

Ada alternatif lain yang bisa dipakai yaitu bisa melewati waduk Jatiluhur. Memang ini adalah rute terdekat. Tetapi perlu menyeberang waduk tersebut. Menyeberangi menggunakan perahu miliki warga setempat untuk dapat sampai di curug ini.

kesan mistis curug tilu Purwakarta
Wonderful. Image via: #wonderfulpurwakarta

Simak juga: Pesona Curug Lawe

Jam Buka Curug Tilu Purwakarta

Wisata alam Curug Tilu Purwakarta ini buka setiap Hari mulai Jam 06.00 sampai tutup jam 16.00.

Tiket Curug Tilu Purwakarta

Untuk masuk kawasan air terjun curug tilu, pengunjung dikenakan biaya Rp 5.000 dan Rp 5.000 untuk biaya parkir sepeda motor.

Dari tempat membayar tiket masuk, pengunjung cukup berjalan sekitar 15 menit untuk sampai ke air terjun.

Fasilitas Curug tilu Purwakarta

Air terjun ini memiliki fasilitas cukup lengkap diantaranya: Area Parkir, Toilet, Kamar Ganti, Musola, Saung Panggung, Warung dan Tempat Penyewaan Pelampung.

Daya Tarik Curug Tilu Purwakarta

  1. Air Terjun yang Unik

Curug Tilu terletak di Lereng Gunung Buleud. Terdapat Aliran air dari Pegunungan Gunung Karung dan Gunung Buleud.  Udara di daerah Curug Tilu ini memiliki suhu yang tidak  sama dengan Curug yang ada di daerah Wanayasa atau di lereng Gunung Burangrang yang memiliki udara yang sejuk.

Kebersamaan terasa berbeda jika dirayakan ramai-ramai di curug tilu purwakarta
Kebersamaan. Image via: @kkn_ciririp2017

Curug Tilu ini memiliki udara yang cukup hangat, dapat mencapai suhu udara hingga 30 – 38 derajat atau lebih pada siang hari. Agar lebih baik untuk para wisatawan yang hendak berkunjung ke Curug Tilu di sarankan pada waktu pagi hari.

Keunikan Curug Tilu Purwakarta ini adalah aliran airnya yang mengalir di antara bebatuan berundak. Lebih dari itu, aliran airnya sangat jernih. Tak heran jika wisata air terjun ini banyak dikunjungi para kawula muda yang ingin mengabadikan lewat foto atau menikmati suasana dengan berenang di sini.

Di sini pengunjung bisa menikmati pemandangan yang cukup unik dan indah, air terjun dengan tiga tingkatan, di setiap curahan curugnya airnya sangat bening dan bersih. Itulah Alasan kenapa tempat ini disebut dengan Curug Tilu.

Ditambah lagi kolamnya yang tidak terlalu dalam dan jarang adanya bebatuan besar. Hal itu pastinya akan membuat nyaman untuk berendam. Kolam batu itu merupakan kolam alami. Dalam bahasa lokal, kolam ini bernama leuwi. Leuwi yang dipakai berendam memiliki kedalaman 1-2 meter saja. Jadi aman untuk aktivitas bersantai.

siap siap melompat di jernihnya air curug tilu purwakarta
Siap-siap melompat. Image via: @adityasetyanaputra

Simak juga: curug cipamingkis.

Walau dinamakan kolam, leuwi lebarnya hanya 5-10 meter saja. Jadi tidak bisa digunakan untuk berenang, terutama saat ada pengunjung lain. Walau demikian, aktivitas berendam santai dalam dingin dan segar air curug, tidak kurang nikmat.

  1. Pemandangan indah sepanjang perjalanan

Bila ingin berkunjung ke Curug Tilu Sukasara, aksesnya dari arah kota Purwakarta lewat jalur ke arah Ciririp, Sukasari. Jalur ini kondisi jalan terbilang mulus, karena memang baru dibangun dalam 2-3 tahun terakhir.

Yang terpenting, selama perjalanan pengunjung akan bisa menikmati pemandangan alam areal persawahan juga kawasan Badega Gunung Parang, Gunung Bongkok, Gunung Lembu, Waduk Jatiluhur, dan hamparan rumput luas.

Tidak mengherankan jika kondisi alam disini masih asri, mengingat kecamatan Sukasari 70% nya adalah wilayah hutan.

  1. Lompat Tebing

wakil bupati ikut barengan ramai-ramai lompat tebing di curug tilu purwakarta
Lompat tebing. Image via: tribunnews.com

Ketika mendengar Cliff jumping atau lompat tebing mungkin pengunjung akan berpikir harus pergi ke Bali untuk melakukan olahraga ekstrim ini. Namun hal itu tidak selalu benar. Air terjun Curug tilu Purwakarta bisa dimanfaatkan untuk lompat tebing. Khususnya bagi kelas pemula.

Soal kelas pemula ini, tidak jadi halangan keseruan pengalaman loncat tebung. Justru itu sebuah kelebihan. Karena menjadi lebih banyak orang yang bisa mencoba sensasi lompat tebing. Tebing yang digunakan untuk melompat di tempat ini adalah tebing batu yang tingginya sekitar 3 sampai 4 meter.

Tidak hanya warga umum yang ingin mencoba loncat tebing di Curug tilu Purwakarta. Beberapa waktu yang lalu wakil bupati Purwakarta, Aming nekat lomat tebing degan pakain dinas lengkap di lokasi ini. Beliau menikmati kesegaran Air Terjun Curug Tilu Purwakarta ini, dengan lompat tebing dari ketinggian sekitar 3 meter.

guyur guyur membasuh badan, menyejukkan jiwa di curug tilu purwakarta
Guyur-guyur. Image via: maszaladventure.com

Tips Mengunjungi Curug Tilu Purwakarta

Jika anda berkunjung ke Curug Tilu Purwakarta sebaiknya diusahakan berangkat pagi. Agar visa menikmati curug lebih lama, tanpa khawatir pulang kemalaman. Meskipun berada di dekat pemukiman warga, tapi sepanjang jalan menuju ke tempat wisata ini adalah jalanan yang sepi dan minim penerangan. Agak mengkhawatirkan untuk pulang terlalu malam.

Bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi, pastikan tangki bahan bakar terisi penuh. Di daerah sekitar curug tidak ada SPBU. Mungkin ada beberapa penjual bensin eceran, tapi tentu tidak bisa dijamin keaslian bahan bakarnya.

Objek Wisata Dekat Curug Tilu Purwakarta

Bagi pengunjung yang terlanjur Jatuh Cinta pada air terjun, purwakarta masih punya banyak koleksi air terjun. Salah satunya curug Suhada. Curug di desa Sindanglaya ini sebenarnya hanya berjarak 9 km dari curug tilu, namun arena harus mngitari waduk, jarak tempuhnya jadi 50 km. Curug suhada tidak terlalu besar, tapi keindahannya juga tidak kalah dari. Karena tergolong aman, pengunjung bisa basah-basahan dan bermain air. Namun tetap harus berhati-hati, Terutama ketika datang di musim hujan.

curug Suhada, curug lain did ekat curug tilu purwakarta
Curug suhada, objek alternatif dari setelah curug tilu. Image via: travelingyuk.com

Bagi yang menginginkan air terjun yang benar-benar masih perawan, bisa mencoba Curug Cisomang. Curug ini berjarak 53 km dari curug tilu di sisi berlawanan dari waduk jatiluhur. Curug mengaliri sebuah tebing yang lumayan tinggi. Di sekitarnya ditumbuhi pohon-pohon rindang serta lebat. Bahkan menurut warga setempat masih ada binatang liar yang hidup di dekat air terjun. Jadi saat melakukan perjalanan ke sini, kamu harus berhati-hati sekali. Karena letaknya masih tersembunyi. Desa terdekat ada di Darangdan

Demikianlah sedikit ulasan mengenai Pesona Keindahan Obyek Wisata CurugTilu di Purwakarta Jawa Barat yang dapat nativeindonesia.com informasikan. Semoga bisa menginspirasi anda semua untuk mencoba berwisata ke Obyek Wisata Curug Tilu di Purwakarta Jawa Barat.

Semoga informasi yang kami berikan bisa bermanfaat untuk anda semua.

 

Curug Tilu Purwakarta, Bangkit Dari 50 Tahun Keterasingan
4 (80%) 1 vote[s]

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment