Curug Lawe, Taman Firdaus di Kaki Gunung Unggaran

Curug Lawe adalah air terjun yang berada di Kawasan Gunung Ungaran di Semarang. Curug ini airnya benar-benar bersih. Hal ini ditambah lagi dengan kondisi alam sekitarnya yang sangat indah. Curug berada di sebelah utara anak-anak Gunung Ungaran dan menjadi hulu Kali Banjir Kanal Barat atau Kali Garang di kota Semarang.


Curug Lawe
Curug Lawe. Image via: @issabella.journey

Disebut Curug Lawe karena air yang jatuh dari tebing curam itu terlihat bagai benang-benang putih. Benang dalam bahasa jawa disebut lawe. Versi lain menjelaskan dinamakan Lawe karena konon jumlah air terjun yang ada, baik dari yang besar hingga yang terkecil berjumlah 25 buah. Dalam bahasa jawa 25 disebut Selawe.

Dalam satu kawasan ini terdapat dua air terjun, yaitu air terjun lawe di sisi barat dan curug benowo di sisi timur. Kedua air terjun itu berjarak sekitar 500 m. Curug Lawe Benowo Kalisidi atau disingkat CLBK dikelola oleh Pemerintah Desa Kalisidi dan LMDH Bela Pesona. Pengelola ini menjadi mitra dari Perum Perhutani KPH Kedu Utara.

ramae pengunjung Curug Lawe
Ramae pengunjung. Image via: wisatalova.com

Simak juga: Lokasi wisata di Semarang.

Lokasi Curug Lawe

Curug Lawe berlokasi di Desa Kalisidi, Gunung Pati, Kecamatan Ungaran Barat, Semarang.

Letaknya berada di sebelah barat lereng Gunung Ungaran. Jaraknya dari Kota Semarang sekitar 12 Km dan 7 Km jika dari Alun-alun Ungaran.

Rute Menuju Curug Lawe

Untuk mengunjungi lokasi air terjun ini bisa dimulai dari alun-alun Ungaran. Jika berangkat dari arah alun-alun Ungaran, pengunjung bisa berkendara ke arah Mapangan via jalan yang mengarah ke Boja. Setelah sampai di Boja nanti akan bertemu dengan persimpangan, ambil jalan ke kiri menuju Desa Sumur Gunung.

Terus berkendara hingga bertemu dengan persimpangan tiga, lalu ambil jalan ke arah perkebunan teh Zanzibar. Setelah itu Pengunjung akan bertemu dengan pertigaan lagi. Ambil belok ke kiri lalu terus ikuti jalan hingga sampai di lokasi parkir di desa muncar.

Jarak dari tempat parkir ke Curug Lawe sekitar 30 menit berjalan kaki. Kondisi jalan setapak relatif datar, hanya sedikit terdapat tanjakan yang tidak berarti. Ada dua jalur menuju ke sana, yaitu jalur lama dan jalur baru.

Jika melewati jalur lama, akan melewati saluran dan jembatan irigasi dengan sisi kiri adalah jurang yang sangat curam. Sementara, jika menggunakan jalur baru, akan melewati Sendang Pengantin, kemudian turun ke arah bendungan melewati pinggiran sungai.

rute ke curug lawe
Rute menuju Curug. Image via: @bety_alfi

Jam Buka Curug Lawe

Tempat wisata air terjun Lawe Semarang ini buka setiap hari Senin sampai minggu dari mulai pukul 06.00 sampai 15.00.

Tiket Curug Lawe

Untuk menikmati keseruan Curug Lawe, pengunjung dikenakan tarif Rp 5.000. Apabila berkunjung menggunakan sepeda motor, tarif parkirnya sebesar Rp 3.000, sedangkan untuk mobil Rp 5.000. Biaya tersebut bisa berubah saat libur panjang atau akhir pekan.

Fasilitas Di Curug Lawe Semarang

Belum banyak fasilitas yang tersedia di lokasi air terjun ini. Toilet yang tersedia juga hanya satu.

Bila berkunjung ke Curug Lawe sebaiknya bawa bekal sendiri dari rumah serta keperluan pribadi. Di sekitar air terjun juga tidak tersedia warung makan. Sedangkan untuk mencari penginapan yang terdekat adalah di daerah Ungaran.

Daya Tarik Curug Lawe

Pesona Curug Lawe
Pesona Curug Lawe. Image via: jadipergi.com

Simak juga kesejukan Umbul Sidomukti di Semarang.

Keindahan Curug Lawe sangat mempesona. Air terjun yang jatuh membasahi bebatuan yang ada di bawahnya. Juga dinding batu yang dilintasi oleh air terlihat begitu indah.

Di kawasan ini, pengunjung juga bisa menikmati wisata belanja sayuran dan buah-buahan.  Buah pisang di sini bisa diperoleh dengan harga sangat murah. Hal itu karena langsung dibeli dari petani yang ada di ladang atau di sawah mereka.

Jika malu untuk membeli langusng dari petani, atau mungkin kesulitan mencari petani yang sedang berada di ladang atau sawah, pengunjung bisa membelinya di Pasar Muncar. Harga buah di pasar ini juga relatif murah. Karena memang di daerah muncar ini terkenal akan pertaniannya yang subur dan hasil buah-buahan yang baik.

jembatan romantis curug lawe
Jembatan Romantis. Image via: inibaru.id

Di sekitar objek wisata curug lawe juga terdapat buah khas dari gemawang. Orang di sekitar sana biasa menyebutnya cendul. Kalau orang temanggung kota biasa menyebutnya dengan sebutan buah kepel. Buah kepel jarang dijumpai di daerah lain. Jika sedang musimnya, wisatawan bisa memetik buah kepel dari pohonya secara gratis. Buah ini sangat menyegarkan, sehingga bisa menghapus dahaga para pengunjung.

Hal lain yang menarik dari wisata ini, adalah kesempatan utuk trakking dengan suasana alam pedesaan yang asri. Di derah kota, sudah tidak mungkin bisa berjalan melewati pematang sawah, melewati ladang, dan jauh dari polusi kendaraan asap bermotor. Dan yang lebih penting lagi udara disini sangat sejuk dan segar dinaungi tumbuh-tumbuhan di sekitar. Pantas jika pengunjung sudah sampai di lokasi curug lawe lebih suka berlama-lama dan enggan untuk kembali.

spot foto Curug Lawe
Spot Foto. Image via: metrotvnews.com

Lihat juga keindahan danau rawa pening.

Tips Mengunjungi Curug Lawe

Bagi pengunjung Yang Berencana Mengunjungi Curug Lawe, bisa memperhatikan sedikit Tips berikut.

  • Datang saat Cuaca cerah. Bila cuaca hujan pihak pengelola juga tidak akan mengijinkan wisatawan untuk melanjutkan perjalanan ke air terjun.
  • Sebaiknya datang pada pagi atau sore hari, karena cuaca di Semarang terkenal cukup panas. Selain itu pemandangan pada pagi dan sore hari akan terlihat lebih bagus ketimbang siang hari pada saat matahari sedang terik-teriknya. Pada dua waktu itu pengunjung belum terlalu ramai. Bisa juga memilih waktu kunjungan di luar hari libur
  • Saat memasuki pos pembayaran tiket sebaiknya anda membeli makanan atau minuman untuk menemani perjalan. Jangan sampai tidak membawa bekal karena perjalanan lumayan melelahkan. Cukup membawa air mineral 1 botol dan makanan ringan itu saja sudah cukup.
  • Gunakan sepatu yang nyaman. Beberapa jalan yang akan ditempuh di lokasi cukup licin. Jangan gunakan sepatu kets yang tapak licin, apalagi pakai sandal jepit. Sangat tidak disarankan.
  • Sebaiknya keluar sebelum jam 4 sore karena di atas jam tersebut jalur keluar atau menuju tempat parkir sudah terasa gelap akibat tertutup pohon yang rimbun.
  • Jangan tinggalkan apapun kecuali jejak kaki. Jangan ambil apapun kecuali kenangan. Simpanlah sampah Anda dan jangan di buang sembarangan.
panorama dasar curug Lawe
Di dasar curug. Image via: metrotvnews.com

Objek Wisata Dekat Curug Lawe

Di dekat curug lawe dalam jarak 13 km, juga terdapat lokasi wisata lain yang tidak kalah menyenangkan untuk dikunjungi. Wisata Pemandian air panas Nglimut Gonoharjo. Pemandian mata air panas yang bisa anda gunakan untuk berendam air hangat di dingin udara pegunungan, tentu terasa sangat nyaman.

Bagi yang ingin melanjutkan perjalanan wisata dengan suasana yang juga syahdu dan khusuk, namun tidak berbau alam, bisa memilih Pagoda Avalokitesvara. Pagoda yang berlokasi di Jalan Perintis kemerdekaan ini, hanya berjarak 15 km dari Curug Lawe. Pagoda ini terkenal dengan bangunan dan taman yang indah, sehingga banyak menyediakan pilihan spot foto instagramable.

Itulah sedikit informasi mengenai Lokasi Wisata Curug Lawe kali ini. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda !

 

Curug Lawe, Taman Firdaus di Kaki Gunung Unggaran
4.7 (93.33%) 3 vote[s]

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment