Dermaga Kereng Bangkirai, Gate Yang Indahannya Menyaingi Isi

Dermaga Kereng Bangkirai yang dulu hanya dikenal sebagai gate masuk ke Taman Nasional Sebangau, kini banyak diminati pengunjung. Hal ini karena penataan area yang cantik berpadu dengan panorama alam sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke dermaga.


dermaga kereng bangkirai, pintu masuk yang mempesona ke taman nasional Sebangau
Dermaga Kereng Bangkirai. Image via: aldi okta

Dermaga Kereng Bangkirai yang merupakan pintu gerbang utama  menuju kawasan Taman Nasional Sebangau. Selain sebagai pintu masuk, lokasi ini sendiri juga merupakan tujuan wisata alam dan wisata minat khusus, serta tempat lokasi penelitian Gambut yang dikelola oleh CIMTROP.

Di dermaga kereng bangkirai terdapat tribun dan pondok-pondok kecil yang dibuat di sekitar pinggiran sungai Sebangau.

Dermaga kereng bangkirai dapat dinikmati bersama keluarga, teman , pacar, maupun gebetan. Lokasi dermaga kereng bangkirai ini memiliki spot-spot foto yang indah untuk berfoto dan selfi. Ditambah lagi dengan wahana wisata yang asyik menambah daya tarik dermaga kereng bangkirai sebagai tujuan kunjungan wisata.

senja di Dermaga Kereng bangkirai menampilkan suasana syahdu nan romantis
Senja itu. Image via: safiraorietv

Simak juga: Wisata Banjarmasin

Lokasi Dermaga Kereng Bangkirai

Dermaga Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya terletak di provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Tepatnya di Kereng Bangkirai, Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Rute Menuju Dermaga Kereng Bangkirai

Dermaga Kereng Bangkirai sebagai pintu masuk Taman Nasional Sebangau masuk Kota Palangka Raya. Area Sungai Koran bisa diakses dengan mudah dari Kota Palangka Raya. Bandara Tjilik Riwut di Palangka Raya melayani penerbangan ke banyak kota, termasuk Jakarta dan Surabaya.

Beberapa maskapai yang bisa dipilih antara lain Garuda Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air. Garuda Indonesia rute Jakarta-Palangka Raya beroperasi dua kali sehari, yakni pagi dan sore hari. Begitu pun sebaliknya.

Harga untuk satu kali perjalanan naik Garuda Indonesia berkisar Rp 1,8 juta. Sedangkan untuk Lion Air rute Jakarta-Palangka Raya, harga tiketnya berkisar Rp 1,2-1,6 juta sekali jalan.

Setelah tiba di kota Palangka Raya, untuk menuju ke dermaga memerlukan waktu sekitar 30 menit menempuh jarak 14 km. Namun, tidak ada transportasi umum menuju Desa Kereng Bangkirai. Wisatawan harus menyewa mobil dari Palangka Raya dengan harga sekitar Rp 500.000 per hari termasuk bensin dan driver.

dermaga bengkirai tampak indahd engan formasi berbagai bangunan yang dibnagun di atas perairan sungai hitam
Dari ketinggian. Image via: Evan risky.

Jam Buka Dermaga Kereng Bangkirai

Wisata alam air hitam Dermaga Kereng Bangkirai ini buka mulai jam 08.00 pagi dan tutup jam 18.00 sore.

Tiket Dermaga Kereng Bangkirai

Untuk memasuki kawasan wisata alam air hitam melalui spot dermaga kereng bangkirai, pengunjung dikenakan tiket Rp 15.000

Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai

Sebagai lokasi wisata yang sangat dekat dengan kota, hanya berjarak 13 km, Dermaga kereng bangkirai memiliki fasilitas yang memadai. Di tempat ini tersedia lokasi parkir yang luas, mushola, toilet, serta bangunan-bangunan kecil semacam gazebo di sekitar dermaga yang bisa digunakan untuk beristirahat .

Mengenai keperluan makan dan minum pengunjung, Dermaga kereng bangkirai telah menyediakan beberapa warung-warung makan yang menjual makanan kecil dan juga minuman kemasan. Sedangkan mengenai kegiatan wisata yang tersedia, berupa permainan air Perahu, sepeda air, Klotok, dan bebek-bebekan. Yang semuanya dikelola oleh masyarakat lokal dengan pengadaan dibantu oleh pemerintah daerah

Aktivitas Menarik di Dermaga Kereng Bangkirai

  1. Susur Sungai

menyusuri perairansungai hitam dari dermaga kereng bangkirai menjadi perjlanan mengasikkan untuk menikmati panorama alam
Kapal susur perairan. Image via: Gondo Ansell

Simak juga: Danau Kebun Bibit Menorejo.

Wisata susur sungai sudah menjadi primadona di kawasan Dermaga Kereng Bangkirai. Kawasan ini memang sudah dijadikan wisata alternatif di Kota Palangka Raya. Untuk menikmati wisata susur sungai pengunjung tidak harus merogoh kocek terlalu dalam.

Salah satu hal yang membuat susur perairan di sini menarik adalah warna air. Berbeda dengan sungai lain yang terlihat jernih, sungai ini tidak bisa ditembus cahaya. Kita tidak bisa tahu tentang apa saja yang ada di dalam air sungai, seperti apa dasarnya. Sungai hitam airnya berwarna hitam pekat.

Tarifnya beda-beda. Kalau perahu yang besar untuk dewasa Rp10.000, anak-anak Rp 5.000 saja. Karena ini tidak berangkat kalau tidak banyak orangnya. Makanya ini biasanya rombongan, karena perahunya juga besar, ada atap, tempat duduk bahkan ada disediakan makanan juga yang bisa dibeli selama wisata susur sungai.

sepeda air dermaga kereng bangkirai berbentuk bebek bebekan lucu yang disukai anak dan remaja
Sepeda air susur perairan. Image via: mmc.kalteng.go.id

Sementara untuk susur sungai dengan menggunakan perahu kecil pengunjung hanya perlu membayar Rp5.000 per orang. Itu pun muat untuk beberapa orang.

Kalau perahu bebek  tarifnya Rp 20.000 per perahu. Bisa diisi dua orang dewasa, kalau ada anak kecil mungkin bisa dipangku. Ini sistemnya sepeda air jadi dikayuh dengan kaki. Tarifnya berlaku untuk setengah jam. Lewat dari itu akan dihitung akumulasinya.

Waktu terbaik untuk menjelajahi taman nasional ini adalah saat musim hujan sekitar Desember hingga Februari. Saat musim hujan, permukaan air sungai akan naik. Hal ini akan memudahkan kamu untuk menjelajahi beberapa lokasi yang hanya bisa dilalui oleh kapal. Saat musim kemarau kawasan ini jadi kering sehingga kamu harus banyak berjalan.

  1. Spot Foto

rumah dan banguan di sekitar dermaga kereng bangkirai di cat waran warna pastel warna warni untuk memeriahkan suasana
Penuh warna. Image via: @nonacadel_

Simak juga: warna warni budaya kampung naga.

Dermaga kereng bangkirai yang biasanya digunakan hanya untuk transportasi sungai ke pedalaman Kalteng menjadi tempat wisata telah ditata menjadi objek wisata. Adapun perubahannya termasuk pembangunan dermaga baru, pondok, dan gazebo untuk bersantai, dan spot foto.

Warga sekitar pun mengecat rumah mereka menjadi warna-warni untuk menarik pengunjung. Pengunjung juga bisa menikmati indah momen sunset dengan panorama siluet di ufuk yang sangat menawan. Penggemar fotografi bisa mengabadikan keindahan sunset berlatar pemandangan alam sekitar yang sangat indah.

Diantara tempat favorit pengunjung untuk spot foto adalah berfoto dengan latar bangunan dan hiasan alami dari rerumputan sungai dan pondok bersantai dermaga Kereng Bangkirai.  Spot favorit lainnya berupa mengambil Foto dengan latar keindahan lokasi wisata dermaga kereng bangkirai. Ada juga yang berfoto dengan latar tumbuhan dan dermaga Kereng Bangkirai.

  1. Gerbang Taman Nasional Sebangau

Susur taman nasional lahan gambut bisa dimulai dari dermaga kereng bangkirai.
Susur taman nasional. Image via: nasional.tempo.co

Dermaga kereng bangkirai ini adalah titik masuk bagi pengunjung yang ingin mengunjungi taman nasional Sebangau. Kaena luasnya, wilayah taman nasional secara administratif masuk dalam 3 kabupaten kota, yakni Kabupaten Katingan, Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.

Taman Nasional Sebangau baisi luas sekitar 568.700 hektar. Koleksi dan kekayaan alam yang ada di dalamnya misalnya nangkaya 106 macam tumbuhan, 35 macam mamalia, 116 macam burung khas Kalimantan, urang hutan, bakantan, lutung, dan bangkuy habuk.

Meski letaknya dekat dengan Kota Palangka Raya, pengunjung di TN Sebangau akan menemukan lanskap dan suasana khas pedalaman Kalimantan. Tak ada suara bising kendaraan. Udara pun sangat bersih. Pengunjung seakan berada jauh dari hiruk pikuk kota. Tidak sedikit turis asing yang menyambangi tempat ini, dan pulang dengan senyum mengembang.

Pagelaran kebudayaan lokal Tarian di kerap diselenggarakan di dek dermaga kereng bangkirai.
Tarian di dek dermaga. Image via: Erwin Zainudin

Simak juga: The Lost World Castle Merapi.

Objek Wisata Dekat Dermaga Kereng Bangkirai

Setelah paus berkeliling menikmati luas dan asrinya panorama di air hitam, pengunjung yang ingin paham lebih jauh soal dayak bsai mencoba kunjungan ke museum balanga. Museum di pusat kota Palangka Raya ini berjarak 13 km dari dermaga kereng bangkirai.

Museum yang satu ini dapat juga dikategorikan sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Indonesia. Hal ini dikarenakan museum yang satu ini menyimpan banyak sekali artefak budaya suku dayak yang ada di Kalimantan Tengah. Saat berkunjung ke museum ini, maka kita akan dapat melihat banyak sekali berbagai macam barang yang memiliki kaitan erat dengan kehidupan suku dayak.

Namun jika masih ingin melanjutkan dengan wisata alam, bisa mencoba melanjutkan perjalanan 42 km ke utara. Di sana akan bertemu dengan danau Tahai. Hal menyenangkan dari danau alami ini, pengunjung bisa duduk-duduk santai pada gazebo. Lokasi dari gazebo itu sendiri cukup unik dan menarik, karena berada di tengah danau tahai, bukan di tepian seperti lazim di tempat lain.

Sekian sedikit hal yang bisa kami sampaikan mengenai dermaga kereng bangkirai Palangka Raya ini. Tentu masih sangat banyak hal yang tak terungkap dalam tulisan singkat ini. Untuk itu temukan kesempurnaan keindahan dermaga dengan datang langsung ke lokasi wisata ini. Selamat menikmati.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment