Bukit Tangkiling, Spot Terbaik Melihat Palangkaraya Dari Ketinggian

Bukit Tangkiling  ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata terpadu unggulan. Selain panorama alam, disini pengunjung juga bisa melihat beberapa jenis satwa, melakukan wisata religi, dan menikmati kegiatan outbound.


Bukit Tangkiling sebuah lokais wisata yang menyajikan keindahan pemandangan sudut luas dari ketinggian perbukitan
Bukit Tangkiling. Image via: @ediyasmi

Untuk mencapai titik pemandangan terindah di Bukit Tangkiling dengan tinggi sekitar 500mdpl, pengunjung harus menempuh setengah jam perjalanan mendaki. Namun segala rasa lelah pun segera terbayar ketika sampai di puncak.

Hamparan hijau dari pepohonan menyambut setiba di puncak Bukit Tangkiling. Dari tempat yang termasuk Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Tangkiling itu, bisa tampak ikon Palangkaraya, yakni Jembatan Kahayan, berwarna jingga.

Di sisi lain terlihat Bukit Baranahu, Kalalawit, Tabala, Tunggal, Bulan, Buhis, Lisin, dan Liau yang masih termasuk kawasan TWA Bukit Tangkiling. Pengunjung bisa naik sebongkah batu besar yang berada di puncak Bukit Tangkiling. Di sana, seantero Palangkaraya bisa dilihat dengan leluasa.

Menuju puncak Bukit Tangkiling bisa melalui anak anak tangga yang dibuat dari susunan batuan lokal.
Menuju puncak. Image via: travel.detik.com

Simak juga: Wisata Balikpapan

Legenda Bukit Tangkiling

Alkisah tersebutlah pemuda bernama Tangkiling, seorang saudagar kaya dengan kapal besarnya yang kerap melanglang buana. Suatu hari, singgahlah ia di pelabuhan dan turun dari kapal untuk berjalan-jalan.

Tangkiling kemudian bertemu perempuan dan terpesona. Demikian pula si perempuan yang bernama Bawi Kuwu itu tertarik dengan kegagahan Tangkiling. Tidak perlu lama bagi mereka memutuskan untuk menikah.

Pesta pernikahan megah digelar dan Tangkiling menikmati masa-masa indah bersama pasangannya. Lebih kurang tiga bulan setelah pernikahan, Bawi Kuwu diminta mencari kutu di kepala Tangkiling.

Ketika menyibak rambut yang lebat, sadarlah Bawi Kuwu bahwa Tangkiling adalah anaknya. Tangkiling pun teringat kejadian 35 tahun lalu. Saat itu, Tangkiling kecil yang lapar merintih-rintih meminta makan kepada ibunya, Bawi Kuwu. Rengekan Tangkiling yang tak henti membuat Bawi Kuwu hilang kesabaran. Dipukulnya kepala Tangkiling hingga terluka.

batu banama Bukit Tangkiling, batu yang dilegendakans ebagai perahu yang terkutuk menjadi batu
Batu Banama. Image via: beautiful-indonesia.umm.ac.id

Bocah itu menangis menjerit-jerit kesakitan dan berlari terus hingga pelabuhan. Seorang saudagar yang merasa iba kemudian mengajak Tangkiling naik ke kapalnya. Keberuntungan Tangkiling berlanjut. Ia diangkat sebagai anak dan punya kapal besar.

Singkat cerita, cinta terlarang itu dikutuk para dewa, sehingga Tangkiling berubah ujud menjadi batu, termasuk kapalnya. Kapal yang menjadi Batu Banama kini bertengger di Bukit Tangkiling.

Lokasi Bukit Tangkiling

Lokasi Bukit Tangkiling berada di Jl. Tjilik Riwut Km 32 arah luar kota, Palangka Raya.

Bukit Tangkiling terletak tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan Kota Palangka Raya dengan Kasongan, ibukota Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Rute Menuju Bukit Tangkiling

Jarak Bukit Tangkili dari pusat Kota Palangka Raya kurang lebih 34 Km, atau sekitar 30 menit perjalanan normal. Untuk memasuki areal kaki Bukit Tangkiling, dari Kelurahan Banturung harus menempuh jarak 1.600 m lagi.

Gapura bukit. Tangkiling dibuat untuk menyambut kehadiranpengunjung di lokasi wisata indah ini
Gapura bukit. Image via: kataomed.com

Simak juga: Bukit Doho Indah

Bisa dikatakan untuk menuju ke sana, tidak ada kesulitan. Kulaitas jalan sangat bagus. Walau medan medan yang harus dilintasi menuju kaki bukit, hal tersebut tidak soal karena jalan tersebut sudah beraspal. Walau sesekali tergenang air bila hujan turun lebat.

Tantangan baru terasa setelah berada di punggung bukit, jalan menanjak dan terjal terhampar di depan mata. Perlu waktu kurang lebih 40 menit untuk mencapai puncak BUkit.

Jam Buka Bukit Tangkiling

Tidak ada ketentuan jam buka dan tutup bukit Tangkili. Namun demikian waktu terbaik mengunjungi perbukitan ii adalah mulai jam 07.00 sampai jam 18.00.

Tiket Bukit Tangkiling

Untuk memasuki kawasan taman wisata alam Bukit Tangkiling tidak ada pungutan uang tiket. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 2.000,- untuk kendaraan roda dua, dan Rp. 5.000,- untuk kendaraan roda empat.

Fasilitas Bukit Tangkiling

Mengenai fasilitas penunjang wisata di bukit tangkiling memang belum begitu memadai. Tapi aling tidak sudah ada lintasan pendakian, beberapa petunjuk jalan, serta pemandu yang bisa diperoleh dengan menghubungi kantor kantor resor BKSDA Kalteng atau Anak Himba Outbound.

Unutk penginapan, di lokasi bukit ada sebuah penginapan. Namun perlu dicatat, itu penginapan khusus untuk peserta wisata religi yang menghsusukan diri datang untuk bertapa, berdoa, dan bermeditasi di biara Karmel. Jadi sebaiknya jika tujuan kunjungans elian, itu, jangan menginap di sana, agar tidak menganggu aktifitas mereka yangs ednag khsusuk berdoa.

Daya Tarik Bukit Tangkiling

  1. Mendaki

Mendaki bersama BUkit Tangkiling keap dilaukan organisasi irganisasi kepemudaan dan siswa sekolah dalam rangka pelatihan disiplin dan mental anggotanya
Mendaki bersama. Image via: palangkaraya.go.id

Lokasi ini banyak dituju sebagai tempat pendakian akhir pekan. Mendaki di tempat ini tidak diperlukan persiapan macam-macam seperti ketika hendak mendaki gunung. Ini murni pendakian rekreasi. Mungkin lebih tepat disebut Hikking dari pada pendakian.

Bagi pengunjung yang datang bersama teman, pasangan atau keluarga dan tak biasa mendaki gunung, tidak perlu risau. Puncak Bukit Tangkiling setinggi 197 mdpl bisa dicapai dengan berjalan kaki hanya sekitar 30 menit.

Trek pendakian diawali dengan menembus pepohonan rimbun di kaki bukit. Jika menyusuri jalur itu pada pagi hari, akan terasa kesejukan dan segarnya udara disela-sela pohon cempedak, rambutan, meranti, dan pilau.

situs dayak kaharingan di area sekitar bukit tangkiling.
Spot ritual dayak kaharingan. Image via: kataomed.com

Simak juga: Bukit Siguntang.

Karena itu, pendakian Bukit Tangkiling disarankan pagi hari sekitar pukul 07.00-08.00. Lebih siang lagi, matahari bersinar kian terik, sehingga kurang nyaman untuk mendaki. Pendakian juga bisa dilakukan pada sore hari, disarankan mulai pukul 15.30. Namun jika mendaki sore, tentu saja waktu untuk bersantai jadi lebih terbatas karena berkejaran dengan malam.

Tersedia dua jalur utama untuk pendakian. Setiap jalur bisa dilewati secara bergantian masing-masing pada saat naik dan turun. Titik dimulainya pendakian itu pun tak berjarak jauh dari lokasi parkir kendaraan.

Bila tidak kuat menanjak nonstop, jangan dipaksakan. Setelah sekitar 15 menit berjalan, ada tempat yang cukup lapang untuk beristirahat dengan beberapa bangku panjang dan meja kayu. Namun, dari titik itu pula setengah hasil pendakian sudah dicapai.

  1. Menikmati Panorama

Berdiri Di atas batu di puncak bukit tangkiling memebrikan pandangan yang lebih luas lagi pada panorama hutan dan kota di sekitar bukit.
Di atas batu puncak. Image via: bloggerkalteng.id

Sebagian panorama memukau Bukit Tangkiling telah terlihat walau baru setengah perjalanan mendaki bukit. Beberapa panorama cantik yang bisa dilhat meliputi Bukit Baranahu, Sungai Rungan, dan hutan di sekitar Palangkaraya.

Setela h sampai di atas, barulah jerih payah dari napas yang terengah-engah selama 30 menit perjalnaan terbayarkan. Kota Palangkaraya pun bisa dinikmati dari puncak bukit Tabfkiling ini. Pandangan paling leluasa didapatkan jika wisatawan memanjat batu besar yang terletak tepat di atas Bukit Tangkiling.

Saat cuaca amat cerah, hampir seluruh panorama Palangkaraya bisa terlihat. Bahkan termasuk Jembatan Kahayan yang berwarna jingga. Jembatan dengan panjang 640 meter itu merupakan salah satu ikon Kota Palangkaraya.

Jangan lupa untuk membawa minuman dan lebih nikmat jika dingin. Di atas puncak batu itu, sensasi paling mantap terasa saat meneguk minuman segar sambil memandang panorama Palangkaraya. Ditambah belaian angin sepoi-sepoi di puncak bukit, tubuh terasa sejuk setelah didera keletihan.

Sunrise rimba Kaliamntan tengah bsia dinimatid engans empurna dari puncak bukit tangkiling.
Sunrise rimba. Image via: bloggerkalteng.id

Simak juga: Bukit Campuhan Ubud

Jika lupa membawa air, bisa mencoba mencari penjual makanan dan minuman, karena beberapa penjual makanan ringan dan minuman mudah ditemukan. Akan tetapi, para pedagang itu biasanya hanya berjualan pada Sabtu, Minggu, atau hari-hari besar.

  1. Kawasan 9 Bukit

Bukit Tangkiling termasuk dalam kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit  Tangkiling. Di sana terdapat sembilan bukit yakni Baranahu, Kalalawit, Tabala, Tunggal, Bulan, Buhis, Liau, Lisin, dan yang paling populer tentunya Tangkiling.

Di TWA Bukit Tangkiling, wisatawan juga bisa melihat beberapa satwa yang ditempatkan di sangkar, seperti kasuari, kera, binturung, dan landak.

  1. Wisata Religi

Bukit Tangkiling sangat dikenal dengan wisata religiusnya. Di sini terdapat Biara pertapaan Karmel
14 kisah sengsara. Image: tripadvisor.com.ph

Bukit Tangkiling sangat dikenal dengan wisata religiusnya. Di sini terdapat Biara pertapaan Karmel dan Pura Hindu Kaharingan yang bernama Pura Sali Paseban.

Pada pertapaan Karmel Tak hanya komunitas umat Katolik, umat agama lainnya juga tertarik untuk memanfaatkan suasana sakral penuh pesona kerohanian dan meneduhkan dari komplek  biara yang terletak di Bukit Batu Tangkiling ini.

Bahkan warga dari berbagai latar belakang agama seperti Budha, Hindu, Muslim dan Protestan ikut bertandang ke komplek pertapaan ini untuk bermeditasi, merenung atau bersyukur.  Bahkan pada saat Idul Fitri, kunjungan di Bukit Doa ini juga tak kalah banyaknya seperti kunjungan di hari keagamaan umat Katolik.

Komplek pertapaan terdiri dari gereja, patung 14 kisah sengsara dalam perjalanan  Kristus, gua Maria dan juga penginapan khusus pengunjung yang menginap. Bukit doa ini memiliki suasana syahdu, sejuk menentramkan dan memiliki pesona alam yang menawan

berfoto di Puncak bukit tangkiling yang cantik bisa menghasilkan foto yang memebanggakan untuk dipajang di wall sosmed.
Puncak yang cantik. Image via: @__sulvialeonisa

Simak juga: Gunung Andong

Tips Mengunjungi Bukit Tangkiling

Demi memaksimalkan kegembiraan serta terjaganya kenyamanan selama berkunjung ke Bukit Tangkiling, ada beberapa hal yang sebaiknay diperhatikan dan dipersiapkan dalam perjalanan itu.

  • Pendakian sebaiknya dilakukan pada pagi hari antara pukul 07.00 – 08.00 karena udara masih sangat segar.
  • Sebelum suasana menjadi gelap sebaiknya sobat sudah harus turun dari bukit tangkiling ini.
  • Siapkan bekal makan dan minuman yang cukup, karena kecuali akhir pekan dan hari libur di sini jarang ada dagang makanan.
  • Pakai sepatu yang nyaman dan bersol datar. Akan sangat bagus jika memakai sepatu khusus mendaki.
  • Jaga sikap hormat pada situs-situs ritual suku dayak kaharingan yanga da disepanjang lintasan pendakian. Terlepas dari perbedaan kepercayaan, menghormati orang lain adalah perbuatan bermartabat.
  • Jaga sikap ketika mengunjungi biara. Selalu ingat bahwa kompleks itu adalah kompleks religius, bukan wisata hiburan atau hura-hura. Jangan buat kegaduhan yang berlebihan.
Bukit Tangkiling sangat dikenal dengan wisata religiusnya. Di sini terdapat Pura Hindu Kaharingan yang bernama Pura Sali Paseban.
Pura dari kejauhan. Image via: agungrangga.com

Objek Wisata Dekat Bukit Tangkiling

Setelah mengunjungi Bukit Tangkiling yang penuh situs kaharingan, mungkin hati tergerak untuk paham lebih banyak soal dayak. Untuk itu bisa mencoba singgah di Museum Balanga yang berjarak 40 km.  Museum ini memiliki berbagai jenis benda yang biasanya digunakan oleh Suku Dayak, seperti Rumah Betang, baju pernikahan, alat untuk prosesi kelahiran, senjata, tempat menyimpan padi, dan alat untuk berbagai ritual upacara.

Jika ingin melanjutkan ke objek wisata yang juga alam, bisa mencoba Danau Tahai sejauh 16 km. Pada danau ini ada jembatan kayu yang mengelilingi area hutan, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan indah secara leluasa.  Air Danau Tahai berwarna merah. Penyebabnya adalah akar-akar pohon di lahan gambut. Di sekitar danau ini banyak terdapat rumah terapung yang disebut rumah lanting.

Sekian pembahasan kami mengenai bukit tangkiling yang indah dan penuh cerita. Semoga bisa menjadi referensi dan bahan utuk merencanakan kunjungan ke bukit indah ini. Selamat berlibur.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment