Gunung Lembu, Melihat Jatiluhur Dari Ketinggian 792 mdpl

Gunung Lembu di Purwakarta menarik untuk didaki pengunjung yang bukan pendaki Pro. Gunung ini punya makam keramat dan juga pemandangan indah Waduk Jatiluhur dari atas ketinggian.


Gunung Lembu memeiliki view Waduk Jatiluhur dan gunung lain di sekitarnya
Gunung Lembu. Image via: @yusantaavi

Bagi pendaki pemula yang ingin menikmati keindahan Gunung Lembu, tak usah khawatir karena gunung ini tidak terlalu tinggi. Treknya pun cocok bagi pengunjung yang jarang mendaki atau bahkan belum pernah mencoba pendakian. Di gunung ini Pengunjung dapat menikmati keindahan pemandangan dari puncak tanpa perlu terlalu bersusah payah.

Gunung Lembu mungkin bukanlah gunung favorit di kalangan pendaki. Namun, mendaki gunung ini tak akan membuat pengunjung menyesal. Keindahan pemandangan yang ditawarkan dari puncaknya memberikan satu kenangan indah saat mengunjungi Purwakarta.

Panorama ciamik dari batu besar yang dinamai Batu Lembu tak jauh dari titik puncaknya, jadi alasan pertama tempat ini wajib dikunjungi. Batu besar ini terletak persis di bibir tebing jurang yang langsung menghadap ke tengah waduk, membuat mata bisa memandang jauh landskap Jatiluhur.

Pemandangan Waduk Jatiluhur dari puncak Gunung Lembu
Jatiluhur dari ketinggian. Image via: @ade_martha_dedex

Simak juga: lokasi wisata di sekitar Purwakarta.

Mitos Mistis Gunung Lembu

Gunung Lembu merupakan gunung yg memiliki mitos sebagai salah satu gunung paling angker di Purwakarta. Adanya petilasan orang terdahulu yang oleh warga sekitar menamai nya petilasan “Eyang Suryakencana” menambah kisah mistis gunung ini. Di patilasan itu terdapat Makam Mbah Jongrang Kalipitung, yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Selain itu, Juga terdapat Makam Raden Surya kencana di salah satu puncak gunung ini.

Ada beberapa mitos pantangan disana, salah satu nya adalah larangan untuk bersiul. Konon yang nekat bersiul akan hilang diambil oleh dedemit gunung. Orang itu akan  tidak tahu jalan pulang dan berakhir nyasar di hutan gunung. Konon sudah 8 orang hilang karena melakukan larangan tersebut. Salah satunya adalah perempuan, yang akhirnya setelah beberapa tahun selamat dan masih hidup.

Terlepas dari percaya atau tidak pada mitos tersebut, pengunjung sebaiknya tetap mematuhi larangan bersiul. Hitung-hitung menjaga perasaan dan menghormati adat istiadat warga setempat.

titik Start, awal perjalanan pendakian Gunung Lembu
Titik Start. Image via: @denyputraperdana

Lokasi Gunung Lembu

Gunung Lembu terletak di Kabupaten Purwakarta. Alamat lengkapnya di dukuh Manunggal, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani. Dengan ketinggian puncak pada 792 mdpl, gunung ini memiliki pesona pemandangan luar biasa.

Rute Menuju Gunung Lembu

Gunung lembu bisa diakses dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Dengan kendaraan pribadi  bisa melalui jalan tol Jakarta – Cikampek dan keluar tol Jatiluhur. Dari gerbang tol Jatiluhur ikuti arah Purwakarta – Bandung hingga pertigaan Sukatani. Kurang lebih 8 km lagi hingga sampai Base camp Gunung.

Sementara jika pengunjung menggunakan moda transportasi  kereta, bisa turun di Stasiun Purwakarta. Sayangnya, tidak ada angkutan yang melewati rute sampai Basecamp. Masalah ini bisa diatasi dengan mencarter angkutan di Stasiun Purwakarta. Biaya carter per mobil berkisar pada angka Rp 250.000.

Jalur Pendakian Gunung Lembu dengan panorama yang tidak kalah indah dengan setelah tiba di puncak
Jalur Pendakian. Image via: @denyputraperdana

SImak juga: Gunung Bongkok.

Jam Buka Gunung Lembu

Gunung Lembu buka 24 jam, namun sebagian besar orang melakukan pendakian pada pagi hari karena lebih aman. Bagi yang ingin menyaksikan momen matahari terbit, biasanya pendaki memulai perjalanan ke puncak gunung pada malam hari atau menjelang subuh.

Tiket Gunung Lembu

Gunung Lembu dikelola secara swadaya secara bersama-sama oleh masyarakat Desa Panyindangan. Biaya pendaftaran sendiri dikenakan Rp 15.000 untuk satu orang pendaki yang bermalam atau mendirikan tenda, dan Rp 10.000 untuk pendaki yang tidak menginap.

Fasilitas Gunung Lembu

Di pos keberangkatan, terdapat fasilitas yang cukup memadai mulai dari toilet umum, warung makan, tempat parkir, hingga musala.

Beberapa fasilitas yang belum tersedia adalah aula atau tempat khusus untuk beristirahat. Jika merasa lelah akibat perjalanan jauh, kamu bisa beristirahat sejenak di warung-warung milik warga, sembari menikmati aneka makanan dan minuman.

Daya Tarik Gunung Lembu

  1. Sunrise dan Sunset

Sunrise dari puncak gunung Lembu terkenal keindahannya, disempurnakan oleh lanscape waduk jatiluhur
Sunrise. Image via: brobali.com

Kebanyakan pendaki yang mengunjungi Gunung Lembu memilih datang pagi dan pulang di sore hari (one day trip). Padahal, jika menginap di puncaknya pengunjung bisa mendapatkan bonus yang luar biasa indah.

Pagi hari menjadi waktu tepat untuk membayar rasa lelah akibat mendaki dengan melihat matahari terbit dari puncak. Apalagi, dengan Waduk Jatiluhur dan Gunung Parang menjadi latar pemandangan cantik, sunrise di puncak Gunung Lembu akan sempurna.

Selain matahari terbit, para pendaki juga sering mengejar momen matahari terbenam. Pengunjung juga seklaigus bisa melihat lampu-lampu kota dan keramba yang menyala di sekitar waktu waduk saat petang.

Keindahan sunset dan sunrise dari pegunungan memang menakjubkan. Satu hal lagi yang menjadi kelebihan gunung ini adalah suasana yang damai. Gunung Lembu cocok menjadi tempat untuk relaksasi bagi pengunjung yang mencari ketenangan di tengah alam.

  1. Pendakian yang tidak Sulit

Anak-anak pun bisa ke Bunung Lembu
Anak-anak pun bisa. Image via: @maltabella21

Simak Juga: Gunung Kareumbi.

Jalur pendakian Gunung Lembu tergolong pendek dengan banyak tanjakan. Pengunjung rata rata memerlukan waktu sekitar 3 jam. Pengunjung akan melewati jalur pendakian berupa tanah merah setapak. Beberapa jalur di tanjakan dibuat berundak untuk memudahkan pendakian.

Setelah melewati hutan bambu dan tanjakan, pengunjungakan sampai di tanah lapang yang disebut Pondok Saung Ceria. Di sini, terdapat sebuah saung bambu yang bisa digunakan untuk beristirahat setelah melewati medan terjal yang menguras tenaga. Pengunjung bisa menemukan beberapa warung sederhana di sekitar tanah lapang.

Selanjutnya, perjalanan tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Jalan setapak dikelilingi hutan lebat akan menemani perjalanan. Di puncak pertama, terdapat sebuah petilasan yang dianggap sebagai makam siluman bernama Jonggrang Kalapitung. Meskipun terkesan seram, dari tempat ini pengunjung bisa menyaksikan pemandangan alam.

Selanjutnya akan melewati jalan setapak dengan jurang di kedua sisi. Di sini tersedia pegangan dari bambu untuk membantu para pendaki melewati jalur tersebut dengan aman. Trek seperti ini akan terus hingga sampai di puncak kedua Gunung Lembu yang ditandai dengan makam Raden Suryakencana.

Landscape Waduk Jatiluhur
Landscape Waduk Jatiluhur. Image via: beritasatu.com

Perjalanan menuju puncak ketiga tidak terlalu jauh dari puncak kedua. Setelah melewati area perkemahan, pengunjung akan menjumpai puncak ketiga yang menjadi puncak tertinggi di Gunung Lembu. Puncak ini ditandai dengan adanya plang “Puncak Gn. Lembu” yang ditempel di salah satu pohon.

  1. Landscape Waduk Jatiluhur

Di puncak kedua Gunung Lembu, Pengunjung bisa mendirikan kemah dan menikmati pemandangan yang jauh lebih indah daripada di puncak pertama. Pengunjung bisa melihat pemandangan barisan gunung batu andesit dan Waduk Jatiluhur dengan jelas.

Namun, jangan langsung merasa puas. Spot terbaik untuk menikmati pemandangan dari Gunung ini berada di Batu Lembu, sebuah batu besar yang berada di bawah puncak ketiga Gunung Lembu.

  1. Camping

camping di Spot Sunrise Gunung Lembu
Camping di Gunung Lembu. Image via: detik.com

Tempat mendirikan tenda cukup terbatas di Gunung Lembu, karena hanya ada beberapa lahan datar yang cukup layak untuk mendirikan tenda. Namun demikian lokasi mendirikan tenda di area puncak gunung cukup baik, karena berada di antara rimbun pohon tinggi yang akan melindungi tenda dari terpaan angin.

Dari lokasi camping ini pengunjung dapat memandang keindahan waduk Jatiluhur sisi barat. Tampak membentang luas dengan pulau kecil yang ada di tengahnya. Garis tepian jatiluhur tampak meliuk liuk indah di tengah hamparan hijau pegunungan. Atap-atap rumah pun tampak kecil dari atas Gunung lembu ini.

  1. Batu Lembu

Batu Lembu di "punuk" lembu tidur Gunung Lembu
Batu Lembu. Image via: maszaladventure.com

Penamaan Gunung Lembu kepada gunung ini, karena gunung tampak seperti sapi yang sedang duduk dari kejauhan. Letak Batu Lembu seperti berada di punuk sapi atau punggung sapi yang paling menjulang. Posisi ini membuatnya jadi lokasi terbaik menikmati panorama Jatiluhur, terutama saat terbit dan terbenam matahari.

Untuk ke Batu Lembu, pengunjung harus menuruni trek sekitar 100 meter dari puncak ketiga hingga menjumpai sebuah tebing. Batu besar yang mirip bentuk punuk sapi inilah yang dinamakan Batu Lembu. Di sini tempat terbaik untuk menikmati panorama sekitar Gunung. Sejauh mata memandang, pengunjung akan dibuat kagum lanskap Waduk Jatiluhur, persawahan yang hijau, serta gunung-gunung di sekitar Gunung ini.

Gemerlap Lampu Kota. Image via: https://catwalkus.wordpress.com/2017/10/18/catatan-pendakian-gunung-lembu-purwakarta-sunset-sunrise-nightscape-danau-kurang-view-apalagi/

Tips Mengunjungi Gunung Lembu

Walau gunung lembu tergolong tidak tinggi dan tingkat kesulitan yang mudah, namun bagaimanapun berwisata di sebuah gunung tetap harus penuh kesiapsiagaan. Berikut beberapa tips aman saat wisata mendaki ke gunung ini:

  • Gunakan Sepatu Gunung Agar saat kita tracking lebih nyaman dan safety.
  • Bawa lotion anti nyamuk, karena di Gunung banyak nyamuk.
  • Siapkan Jas Hujan untuk jaga-jaga karena cuaca tidak tahu
  • Membawa tenda untuk istirahat sejenak di Puncak Gunung
  • Bisa juga bawa anak di bawah 5 thn tidak apa apa asal anaknya kuat. Hal ini terlihat pernah dilakukan oleh beberapa pengunjung.
  • Tas Gunung jangan terlalu besar. Karena Gunung tidak terlalu tinggi (792Mdpl) cukup 50L cukup.
  • Pastikan tidak terlalu pinggir dan tetap waspada dengan hembusan angin saat ada di sekitar Batu Lembu.
  • Ingat Jangan berbuat Vandilisme. Semua sampah yang kita hasilkan harap dibawa kembali turun gunung.
Plakat Puncak Gunung Lembu terpaku di batang Pohon
Plakat Puncak Gunung Lembu. Image via: rafieqfarazi

Objek Wisata Dekat Gunung Lembu

Objek wisata gunung lembu, letaknya cukup dekat dengan lokasi wisata alam Gunung Bongkok. Kedua lokasi wisata pendakian ini hanya berjarak 9 km. Gunung Bongkok juga bisa didaki oleh pendaki pemula. Dan menyuguhkan pemandangan di puncak yang tidak kalah indah.

Bagi wisatawan dari luar daerah yang berwisata untuk waktu lama, setelah mendaki gunung esok harinya bisa merencanakan untuk relaksasi. Relaksasi bisa dilakukan dengan berendam melepas lelah di Pemandian air panas Cirasas. Sumber air panas alai ini berjarak 43 km dari gunung Lembu.

Semoga informasi seputar Gunung Lembu yang telah kami bagikan, bisa menjadi panduan pada saat berkunjung ke sana.

 

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment