Museum Gunung Merapi, Koleksi Dan Sejarah Dahsyatnya Letusan Gunung Merapi

Museum Gunung Merapi atau MGM dibangun untuk merekam jejak salah satu gunung berapi yang paling aktif di Indonesia. Selain itu merupakan sarana untuk pembelajaran mengenai gunung-gunung berapi aktif yang ada di belahan dunia.

Di museum ini kamu juga dapat mempelajari banyak hal tentang Gunung Merapi serta proses bagaimana terjadinya gunung berapi meletus.

bangunan museum gunung merapi
bangunan museum gunung merapi. google maps. sumber: Desy Scout

Simak juga: daftar tempat liburan di Jogja

Suasananya sangat sejuk, karena berada di kaki gunung dengan memiliki arsitektur bangunan yang khas. Bahkan jika cuaca mendukung kamu dapat melihat Gunung Merapi yang masih berdiri dengan gagahnya.

Museum Gunung Merapi merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik ketika berada di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Sayangnya, Museum Gunung Merapi ini tutup selama PPKM Jawa-Bali masih berlanjut hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Sejarah Museum Gunung Merapi

Di Museum Gunung Merapi (MGM) kamu dapat mempelajari banyak hal mengenai Gunung Merapi dari berbagai sisi, baik dari sisi legenda atau mitos, kearifan lokal, sejarah panjang letusan Gunung Merapi, bahkan sampai melihat sisa-sisa efek dahsyat letusan yang masih tersisa.

Indonesia berada di lokasi ring of fire vulkanik, sehingga kehadiran Museum Gunung Merapi sangat tepat sebagai salah satu cara memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.

Museum Gunung Merapi (MGM) berdiri di atas lahan seluas 3,5 Ha dengan luas sekitar 4.470 meter persegi. Atas prakarsa dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Departemen ESDM.

spot foto favorit pengunjung
spot foto favorit pengunjung. google maps. sumber: Tutik yuliatun

Berdasarkan kesepakatan antara Pemerintah Pusat, Pemeritah daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Bentuk bangunannya pun unik dan dibangun berdasarkan filosofi dan budaya yang disesuaikan dengan aturan adat Jogja, yakni berbentuk kerucut yang menyerupai gunung api.

Pada tanggal 1 Oktober 2009 Museum Gunung Merapi diresmikan oleh Menteri Purnomo Yusgiantoro yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri ESDM.

Museum ini dibangun dengan tujuan untuk memberikan edukasi, informasi, tentang ilmu gunung berapi yang dibalut dengan konsep pariwisata.

Daya Tarik Museum Gunung Merapi Jogja

Biasanya orang-orang akan merasa jenuh bahkan malas untuk berkunjung ke sebuah museum, tapi Museum Gunung Merapi hadir dengan susana alam yang sangat sejuk serta koleksi yang sangat menarik.

Sehingga pengunjung yang datang tidak akan merasa jenuh apalagi bosan, berikut daya tarik yang dimiliki Museum Gunung Merapi Jogja:

1. Atraksi Gunung Merapi

maket gunung merapi
maket gunung merapi. google maps. sumber: Desy Scout

Simak juga: indahnya Puncak Becici di Jogja

Ketika memasuki Museum Gunung Merapi kamu akan disambut oleh maket Gunung Merapi dengan ukuran yang cukup besar, maket tersebut dapat mengeluarkan asap serta suara yang bergemuruh.

Serta di salah satu sisinya terdapat tombol tahun yang merupakan tahun erupsi, jika salah satu tombol ditekan akan memberikan gambaran erupsi pada tahun-tahun tersebut. Sedangkan di ruangan yang lain, kamu akan menemukan display dari tipe letusan gunung api.

Sehingga anak-anak akan sangat bersemangat mempelajari segala hal tentang Gunung Merapi, karena tidak membosankan dan pastinya seru.

2. Koleksi Museum Gunung Merapi Yang Beragam dan Lengkap

fenomena merapi dari masa ke masa
fenomena merapi dari masa ke masa. google maps. sumber: Inggar Arum

Simak: liburan bersama keluarga ke Sindu Kusuma Edupark

Museum Gunung Merapi memiliki koleksi yang sangat lengkap, bahkan disini ada juga sisa-sisa barang yang terselamatkan dari dahsyatnya letusan Gunung Merapi yang terjadi pada tahun 2006 lalu.

Barang-barang tersebut berasal dari korban bungker Kaliadem berupa sepeda motor yang terkena semburan “wedus gembel” kala itu.

Koleksi lainnya yang ada di Museum Gunung Merapi, diantaranya:

  • Batuan Gunung Merapi sejak tahun 1930,
  • Koleksi foto-foto Gunung Merapi dari zaman ke zaman,
  • Peralatan Pemantau aktivitas Gunung Merapi, seperti teleskop, seismograf, alat pencatat aktivitas Gunung Merapi, alat pengolah data, piranti kuno yang digunakan petugas untuk meneliti aktivitas di masa lalu.
  • Sampel batu bom (volcanic bomb),
  • Display letusan dan erupsi Merapi,
  • Lorong peraga simulasi LCD,
  • Peraga simulasi tsunami, dan
  • Peraga simulasi gempa.

Gedung Museum Gunung Merapi terdiri dari dua lantai, ketika berada di dalam museum kamu akan diarahkan ketika hendak melihat koleksi-koleksi yang ada.

3. Menyaksikan Film Tentang Gunung Merapi

Setelah puas melihat-lihat koleksi yang ada di Museum Gunung Merapi, kamu dapat menyaksikan sebuah film pendek yang berjudul Mahaguru Merapi.

Film pendek ini akan memberikan gambaran tentang keberadaan Gunung Merapi yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar, serta ketika Gunung Merapi yang meluluh lantakkan semua yang ada di sekitarnya.

Durasi film pendek tersebut hanya sekitar 24 menit saja. Kamu harus membayar biaya tambahan jika hendak menontonnya yakni dengan membayar Rp. 5.000,- untuk wisatawan lokal dan Rp. 10.000,- untuk wisatawan mancanegara.

Lokasi dan Alamat Museum Gunung Merapi

Letak Museum Gunung Merapi berada sekitar 5 km dari objek wisata Kaliurang. Alamat lengkapnya berada di Jl. Boyong, Dusun Banteng, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rute Menuju Museum Gunung Merapi

Rute menuju Museum Gunung Merapi (MGM) dari pusat kota Jogja dengan mengarahkan kendaraan menuju Jalan Kaliurang. Sebelum tiba di gerbang utama Ngipiksari atau Banteng beloklah ke arah kiri.

Setelah tiba di Panti Asih kamu tinggal mengikuti petunjuk arah menuju museum. Atau dapat juga dengan bertanya pada warga sekitar, jika takut tersesat.

saksi dahsyatnya letusan gunung merapi
saksi dahsyatnya letusan gunung merapi. google maps. sumber: Anindia Ariestiana

Jam Buka Museum Gunung Merapi

Jam operasional Museum Gunung Merapi sebagai berikut:

  • Dibuka setiap hari Selasa hingga Minggu
  • Mulai pukul 08.00 hingga 15.30
  • Khusus hari Jumat mulai pukul 08.00 hingga 14.30
  • Setiap hari Senin Tutup

Tiket Masuk Museum Gunung Merapi

Harga tiket masuk Museum Gunung Merapi dibedakan antara wisatawan lokal dan mancanegara, yakni :

  • Wisatawan lokal membayar Rp. 5.000,- per orang
  • Wisatawan mancanegara membayar Rp. 10.000,- per orang

Itu belum termasuk tiket parkir kendaraan

gunung api di indonesia dan dunia
gunung api di indonesia dan dunia. google maps. sumber: Su Ah Lim 5122

Fasilitas Museum Gunung Merapi

Fasilitas yang ada di Museum Gunung Merapi (MGM), seperti:

  • Toilet umum,
  • Mushola, dan
  • Area parkir kendaraan.

Tinggalkan komentar