Museum Gunung Merapi, Mengenal Lebih Dalam Gunung Legendaris Jogja

Di hadapan kemegahan Gunung Merapi, museum ini didirikan dengan niat untuk didedikasikan sebagai perekam jejak gunung api tua ini. Memori dari tiap letusan tersimpan rapi, bahkan gemuruh suaranyanya pun dapat didengar berkali-kali. Di museum ini, Gunung Merapi dikagumi sebagai pemberi pelajaran berarti.


Museum Gunung Merapi merupakan salah tempat yang dibangun untuk menjadi sarana pembelajaran tentang gunung teraktif di dunia ini. Di museum ini pengunjung dapat mempelajari banyak hal mengenai Gunung Merapi. Baik  dari sisi legenda, kearifan lokal, sejarah panjang letusannya, bahkan sampai melihat sisa-sisa efek dasyat letusan yang membuat merinding.

Efek erupsi
Efek erupsi merapi. Image via: republika.co.id

Sebagai negara yang berada di lokasi paling aktif dari ring of fire vulkanik bumi, tentu pemahaman kebencanaan geologi adalah hal yang penting untuk diberikan kepada masyarakat. Salah satu langkah untuk memberikan pemahaman pentingnya upaya mitigasi bencana, maka dibangunlah Museum Gunung Merapi ini.

Terletak di kaki Merapi yang sejuk, Museum Gunung Merapi memiliki arsitektur bangunan yang khas, berupa segitiga yang menyerupai gunung. Saat cuaca cerah, pengunjung bisa menyaksikan gunung merapi nan gagah dari pelataran museum.

Simak juga: daftar tempat liburan di Jogja

museum gunung merapi
museum gunung merapi. image via: bonvoyagejogja.com

Alamat Museum Gunung Merapi Jogja

Museum ini tepatnya berada dia Jl. Boyong, Dusun Banteng, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman Pakem, Yogyakarta

Rute Menuju Museum Gunung Merapi Sleman Yogyakarta

Dari pusat kota, yaitu Stasiun Tugu atau Malioboro ke arah utara menuju kawasan jalan Kaliurang. Selanjutnya mengikuti jalan Kaliurang ke arah Gunung Merapi sekitar 26 km dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam. Sebelum sampai di gerbang utama Ngipiksari atau Banteng, belok kiri, setelah sampai di Panti Asih, banyak penunjuk arah ke lokasi Museum.

Museum tidak berada dipinggir jalan raya, namun masuk gang antara jalan Kaliurang dan jalan Boyong dan jika takut tersesat, bisa bertanya kepada warga setempat.

Jam Buka Museum Gunung Merapi Jogja

Museum melayani pengunjung setiap hari, kecuali hari Senin, dan libur nasional.

Pada hari Selasa-Kamis dan sabtu -minggu,  museum dibuka utuk umum mulai jam 08.00 pagi sampai jam 03.30 sore. Sedangakn untuk hari jumat, museum dibuka jam 08.00 pagi dan tutup jam 02.30 sore.

Jadwal buka museum
Jam Buka Museum Gunung Merapi Jogja. Image via: mgm.slemankab.go.id

Tiket Masuk Museum Gunung Merapi Jogja

Untuk tiket masuk gedung museum tergolong sangat murah. Pengunjung hanya dikenakan uang tiket sebesar 3 ribu rupiah. Jika pengunjung ingin menikmati penayangan film pendek, dikenakan tiket lains ebesar 5 ribu rupiah.

Untuk karcis parkir, berlaku tarif normal. Sebesar 2 ribu rupiah untuk sepeda motor, dan 3 ribu rupiah untuk mobil.

Fasilitas Museum Gunung Merapi Jogja

Seperti tempat wisata pada umumnya, fasilitas yang di sediakan berupa WC Umum, Rest Area, Mushola, dan Lahan parkir. Pelataran dan halaman juga yang cukup luas, sehingga kita dapat memanfaatkannya sebagai tempat untuk hunting foto.

foto di halaman museum
Foto di halaman Museum. Image via: instagram.com/ambros_setyo

Sayangnya belum tersedia warung makan atau restoran di sekitaran Museum Gunung Merapi jogja ini. Tapi itu bukan soal besar. Tidak jauh dari tempat museum terdapat beberapa warung makan khas Yogyakarta yang dikelola oleh masyarakat lokal.

Jika kita datang dari luar kota dan merencanakan wisata selama beberapa hari di jogja ini, kita dapat menginap di beberapa hotel yang dekat dengan Museum Gunung Merapi.

Simak juga: indahnya Puncak Becici di Jogja

Atraksi di Museum Gunung Merapi Jogja

Museum Gunung Merapi terdiri dari dua lantai. Di lantai dasar, saat memasuki gedung museum, pengunjung disambut dengan maket Gunung Merapi berukuran besar yang bersuara gemuruh dan mengeluarkan asap. Di salah satu sisi terdapat tombol tahun yang merupakan tahun erupsi. Jika salah satu tombol ditekan maka akan ada peragaan erupsi sesuai dengan kondisi erupsi pada tahun tersebut.

Maket di Pintu masuk
Maket Gunung Merapi di pintu Museum. Image via: jejakpiknik.com

Museum Gunung Merapi Jogja memiliki koleksi peralatan pemantau aktivitas gunung merapi seperti: teleskop, seismograf, alat pencatat aktivitas gunung merapi, alat pengolah data, hingga piranti kuno yang di gunakan petugas peneliti aktivitas gunung merapi di masa lalu.

Tiltmeter
Tiltmeter. Alat megamati permukaan tanah akibat aktifitas dapur magma gunung. Image via: mgm.slemankab.go.id

Di sini juga ada informasi kawasan atau daerah yang rawan terkena bencana dan juga sembaran yang detail mengenai endapan lava gunung merapi yang dilengkapi dengan material endapan serta hasil muntahan lava. Di museum ini terdapat koleksi benda dari korban bungker Kaliadem pada tahun 2006 yaitu berupa sepeda motor yang terkena semburan “wedus gembel” kala itu.

Korban Wedus Gembel
Korban Wedus Gembel. Image via: panduanwisata.id

Melanjutkan kunjungan ke ruangan lain, pengunjung bisa menemukan display tipe letusan gunung api, batuan dari Gunung Merapi sejak tahun 1930, koleksi benda-benda sisa letusan tahun 2006 hingga koleksi foto-foto Gunung Merapi dari zaman ke zaman yang dipajang sedemikian rupa sehingga mudah diamati.

Peragaan erupsi
Maket letusan pada tahun tertentu. Image via: www.jejakpiknik.com

Simak: liburan bersama keluarga ke Sindu Kusuma Edupark

Di ruangan ini, Panel-panel ilustrasi dengan gambar kartun yang ramah bagi anak anak dapat dijumpai. Ada juga foto-foto pohon dan rumah- rumah penduduk yang rusak terkena dampak dari erupsi Gunung Merapi.

Salah satu koleksi benda yang menarik perhatian, adalah sampel batu bom (volcanic bomb). Batu ini terlihat seperti batu biasa dengan bentuk yang tak beraturan. Namun sesungguhnya ada cerita dasyat di balik batu ini. Batu ini adalah lava pijar bersuhu 700 – 1.200 derajat celcius yang terlempar ke udara dan mengalami proses pendinginan cepat sampai akhirnya ketika jatuh sudah berbentuk batu padat.

batu bom
Sampel batu bom (volcanic bomb). Image via: mgm.slemankab.go.id

Setelah puas menjelajah di lantai dasar, pengunjung bisa melanjutkanpenjelajahan ke lantai dua museum. Ada sembilan tipe benda koleksi dan alat peraga yang tersimpan di lantai dua. Display letusan dan erupsi Merapi, lorong peraga simulasi LCD, peraga simulasi tsunami sampai peraga simulasi gempa.

Masing-masing koleksi tersebut sangat menarik untuk dieksplorasi, apalagi koleksi alat peraga yang ada masih berfungsi dengan baik. Melalui berbagai simulator ini pengunjung dapat melihat serta merasakan sensasi situasi bencana dan gempa bumi mini yang dahsyat namun tak membahayakan.

simulator bencana alam
Simulator Bencana dengan LCD. Image via: www.instagram.com/natalieanggraini

Saat pengunjung menyelesaikan semua sesi kunjungan ke berbagai bagian museum, masuk ke dalam teater mini museum ini adalah pilihan yang tepat. Sambil beristirahat meregangkan kaki, pengunjung disuguhi film pendek berdurasi 24 menit berjudul Mahaguru Merapi.

Film ini menunjukkan dua sisi Merapi yang sangat berbeda. Pada satu sisi, Merapi memberi kesuburan dan kehidupan bagi tiap makhluk di sekitarnya. Sebaliknya pada sisi lain Merapi juga meluluh lantakkan semuanya tanpa tersisa.

teater
Teater museum Gunung Merapi. Image via: instagram.com/vincentius_kuori

Sejarah Museum Gunung Merapi Jogja

Bangunan museum berdiri di atas lahan seluas 3,5 Ha ini memiliki luas 4.470 meter persegi. Museum Gunung Merapi Jogja pembangunannya diprakarsai oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Departemen ESDM.

Pembangunan museum ini terlaksana berkat kesepakatan bersama antara pemerintah pusat, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kabupaten Sleman. Bangunan berbentuk kerucut yang menyerupai gunung api ini dibangun sesuai dengan filosofi dan budaya yang disesuaikan dengan aturan adat Jogja.

Museum Gunung Merapi Sleman diresmikan pada tanggal 1 Oktober 2009 oleh Menteri Purnomo Yusgiantoro yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri ESDM.

Lokasi Wisata Di Dekat Museum Gunung Merapi

Saat mengunjungi Museum Gunung Merapi jogja, kita tidak perlu kawatir akan kebingungan untuk melanjutkan perjalanan wisata kema lagi. Dalam jarak kurang dari 1 km dari museum. Di sekitaran kaliurang ada berbagai pilihan objek wisata yang bisa dipilih sebagai objek lanjutan.

Untuk yang suka outbond bisa melanjutkan ke Out Bond Ledok Sambi, Merapi Park, Gardu Pandang Kaliurang, atau petualangan Jeep Merapi Adventure.

Untuk pemburu foto instagramable, The Lost World Castle dan Merapi Park merupakan rujukan utama. Kedua lokasi taman ini berjarak kurang dari 3 km dari museum Gunung Merapi Jogja.

Bagi yang terlanjur jatuh cinta sama museum, perjalanan bisa dilanjutkan ke Museum Ullen Sentalu, yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari museum Gunung Merapi. Museum tentang sejarah masa lalu raja-raja Mataram. Namun perlu diperhatikan di museum ini ada pembatasan aktitas pengambilan foto.

Demikian sudah kita obrolkan info lengkap seputar objek wisata Museum Gunung Merapi Jogja. Semoga memberikan referensi berarti bagi penyempurnaan rencana jalan-jalan kalian. Terimakasih.

Museum Gunung Merapi, Mengenal Lebih Dalam Gunung Legendaris Jogja
4.7 (93.33%) 6 vote[s]

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment