Pantai Clungup, Surga Tersembunyi di Rindang Hutan Bakau

Di kalangan pencinta pantai, Pantai Clungkup kurang populer sebagai pantai wisata.  Kondisi ini menyebabkan pantai ini relatif sepi dari pengunjung. Hal ini justru menguntungkan. Karena dengan pengunjung yang sepi, pantai menjadi lebih yang asri.


Pantai jadi tetap  indah dan bersih dari sampah wisatawan. Jika pun ada beberapa potong sampah, itu adalah sampah alami berupa serpihan kayu dan ranting pohon  yang terdampar terbawa ombak.

pantai clungup
Pantai Clungup. Image via: pantai99

Pantai Clungup, walau terletak di sisi selatan pulau jawa, tidak memiliki ombak besar, seperti umumnya pantai di laut selatan. Pantai ini memiliki ombak yang cukup tenang. Setidaknya sampai  500 m ke tengah laut, ombak tetap tenang. Hal ini karena pantai terlindung oleh beberapa pulau kecil di depan pantai.

Pantai Clungup menyatu dengan Pantai Gatra dengan karang-karang yang unik di sebelah selatan. Ketika surut Pengunjung bisa menuju Pantai Gatra melewati ‘lautan’ pasir Clungup. ‘Lautan pasir’ inilah yang menjadi batas antara Clungup sisi barat dan timur.

Keberadaan tiga pulau kecil dan karang-karang, tidak hanya berdampak pada ombak yang tenang. Keberadaan pulau-pulau itu juga mempercantik panorama pantai ini. Komposisi alam tertata dalam harmoni yang indah. Kombinasi antara perbukitan, kebun penduduk dan lebatnya hutan bakau, bagai komposisi warna dalam makeup di wajah seorang gadis manis.

Cantik di Pantai Clungup
Cantik di Pantai. Image via: photomalang.com

Simak juga: daftar tempat wisata di Malang populer

Lokasi Pantai Clungup

Pantai Clungup adalah salah satu pantai di Kabupaten Malang yang masih termasuk pantai baru. Terletak di tepi Samudera Indonesia, tepatnya di Desa Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Rute Menuju Pantai Clungup

Pantai Clungup terletak 72 km dari Kota Malang. Untuk sampai ke pantai ini, setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam menggunakan kendaraan bermotor.

Rute ke pantai Clungup, sama dengan Rute ke Goa Cina. Perjalanan bisa dimulai dengan ke arah Turen hingga bertemu papan petunjuk arah pantai di sebuah pertigaan. Dari pertigaan tersebut, ambil arah ke kiri ke Pantai Sendang Biru. Berjalan terus hingga menemukan papan petunjuk jalan ke Pantai Clungup.

Ikuti petunjuk tersebut hingga sampai di sebuah desa tempat kantor Clungup Mangrove Conservation. Dari sini, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 1 km untuk menuju lokasi.

Rute alternatif juga bisa melalui Pantai Balekambang. Dari Kota Malang ke Gondanglegi, kemudian melanjutkan perjalanan ke Bantur hingga sampai di perempatan sebelum masuk Balekambang. Belok kiri, ikuti terus Jalan Lintas Selatan tersebut hingga sampai di depan Clungup Mangrove Conservation.

Gerbang Lokasi Pantai Clungup
Gerbang Pantai. Image via: jejakpiknik.com

Jam Buka Pantai Clungup

Pantai ini jam operasional nya 24 jam. Hal ini berhubungan dengan adanya kegiatan camping yang juga difasilitasi di lokasi ini.

Tiket Pantai Clungup

Harga tiket masuk Pantai Clungup sangatlah terjangkau yakni Rp 6.000. Bagi yang membawa sepeda motor bisa memarkir kendaraan dengan biaya Rp 3.000. Sementara itu membayar Rp 5.000 untuk parkir kendaraan roda empat.

Ada juga tour guide Rp 100.000 untuk kuota 10 orang.

Fasilitas Pantai Clungup

Sebagai pantai yang tergolong sepi, Clungup tidaklah menyediakan fasilitas selengkap layaknya pantai yang lebih populer dikunjungi di Kabupaten Malang.

Jika beruntung, pengunjung dapat menyewa perahu nelayan yang berlabuh. Perahu yang disewa bisa dimanfaatkan untuk penjelajahan, snorkeling atau scuba diving. DI pantai Clungup sudah ada fasilitas penyewaan perlengkapan Snorkeling. Sedangkan untuk Diving, pengunjung masih harus membawa sendiri.

Fasilitas penunjang publik yang tersedia adalah tempat parkir dan area berkemah yang cukup luas. Areal perkemahan dilengkapi dengan toilet serta tungku api. Mengingat tidak adanya penjual makanan, pengunjung harus membawa bekal makanan dari luar.

Daya Tarik Wisata Pantai Clungup

  1. Pemandangan yang Indah

Sunset-Pantai-Clungup
Indahnya Sunset. Image via: pantaipedia.com

Panorama Pantai ini sangat indah. Pemandangan lepas pantai berupa tiga pulau kecil dan karang berserakan memanjakan setiap mata yang memandang. Suasana pantai masih sangat alami. Untuk pengunjung yang suka aktivitas outdor, dapat mencoba memanjat salah satu pulau karang. Namun tetap kewaspadaan harus dijaga. Karena karang itu cukup tajam.

Sejauh mata memandang, terlihat keasrian panorama Pantai Clungup yang sangat berbeda dari pantai-pantai lain. Di sekitar pantai masih banyak terdapat hutan bakau yang masih lebat. Bila ingin ke Pantai Goa China bisa berjalan ke sisi kanan dari Pantai Clungup.

Sebenarnya banyak tempat yang tak kalah bagus yang bisa dapat dijelajahi bila Anda mendatangi Pantai Clungup ini. Pengunjung tidak akan menyesal setelah mendatangi dan menikmati keindahan Pantai Clungup ini.

Untuk menuju Clungup sisi barat yang menuju arah Pantai Mbangsong dan Tiga Warna, pengunjung harus seijin dan didampingi petugas. Karena terdapat area konservasi lainnya: Penyu dan Terumbu Karang. Area camping hanya diperbolehkan di sekitar Clungup dan Pantai Gatra.

  1. Camping

Camping Pantai Clungup
Camping. Image via: https://www.jejakpiknik.com/pantai-clungup/

Lokasi pantai yang asri dan lengang, sangat cocok bagi pengunjung yang menyukai camping. Selain keindahan pantainya, suasananya yang sepi membuat hati pengunjung tenang. Sayangnya di pantai ini sulit menemukan air bersih. Karena itu sebaiknya membawa bekal air yang cukup banyak dari rumah.

Pantai ini sepi, hampir tidak ada orang lewat di pantai ini, bahkan penduduk lokal sekalipun. Biasanya hanya ada petani warga sekitar yang sedang memancing atau bekerja di kebun mereka. Selebihnya hanya ada alam yang asri dan Anda.

karena di pantai-pantai tersebut disediakan persewaan tenda dan juga lahan. Harga untuk sewa tenda dihargai 25.000 rupiah untuk satu tenda. Sementara untuk sewa lahan juga dikenai biaya 25.000 rupiah.

  1. Berenang

main air Pantai Clungup
Main Air. Image via: iqbalazhari.com

Jika pada umumnya pantai di Malang atau pantai yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia memiliki ombak besar dan kasar, berbeda dengan Pantai Clungup ini, sebab pantai ini memiliki ombak yang sangat tenang. Sehingga aman bagi kamu untuk bermain air.

Mengingat kedalaman pantai yang dangkal, berenang adalah aktivitas yang ideal. Hanya saja perlu hati-hati dengan tajamnya batu dan karang yang ada di dasar pantai.

Tidak perlu takut bahkan jika kamu membawa anak kecil sekalipun. Selain itu pengelola juga menyewakan pelampung, jadi pasti aman jika kamu berenang di sini. Cuma hati-hati saja pada karang di dasar air, beberapa banyak yang tajam.

Pasir putih, alam bersih, ombak yang tenang, pantai terpencil. Ketika kamu datang kemari pada hari sibuk, maka di jamin seolah kamu akan memiliki pantai pribadi, dan akan betah berada di sini.

  1. Snorkeling dan Diving

Snorkeling Pantai Clungup
Snorkeling. Image via: kampoenkcerita

Tersedia cukup banyak perahu yang dapat kita sewa untuk menuju lokasi snorkeling. Perahu itu umumnya adalah perahu nelayan yang sedang singgah di pantai itu.

Panorama bawah laut di Pantai Clungup dan sekitarnya sangat menawan, tentu saja sangat sayang untuk dilewatkan. Anda akan diantar menuju spot snorkeling terbaik di wilayah pantai Clungup oleh pemandu lokal dengan menggunakan perahu.

Spot diving ini merupakan satu satunya spot diving di Malang. Untuk kegiatan olah raga air seperti snorkeling, pengunjung bisa menyewa alat snorkeling pantai clungup dengan membayar Rp 15.000/orang. Paket itu sudah termasuk baju pelampung, kaca mata dan alat bantu nafas. Kamu bisa berenang dan melihat keindahan bawah laut pantai Clungup secara langsung dan akan menjadi pengalaman yang menyenangkan.

  1. Wisata dan Tanam Mangrove

wisata mangrove CMC
Wisata Mangrove. Image via: myblogwiddy

Berwisata tidak selalu hanya bersenang-senang semata. Tidak pula selalu identik dengan merusak lingkungan.  Di lokasi ini wisata justru menjadi bagian dari kegiatan pelestarian alam. Salah satu paket wisata di pantai ini adalah wisata menanam mangrove. Kegiatan ini ditujukan untuk merecovery lahan yang sudah rusak sehingga bisa hijau kembali.

Awalnya, mungkin pengunjung akan mengira kegiatan menanam mangrove bukan tawaran yang menarik. Namun menurut penuturan pengunjung yang sudah pernah mengikuti kegiatan ini, itu hanya awalnya saja. Setelah diawal dengan sedikit memaksa turun dan akhirnya “nyemplung” ke rawa pesisir Pantai Clungup, sensasinya mulai terasa.

Apalagi kegiatan wisata edukasi yang oleh pengelola, kelompok pecinta lingkungan Bakti Alam Sendang Biru (BASB), itu dilakukan beramai-ramai. Senda-gurau beriring menapaki lumpur, membuat perjalanan sulit itu terasa menyenangkan. Lumpur yang menyimpan “ranjau-ranjau” pecahan cangkang kerang atau kepiting tidak menjadi halangan yang berarti.

Lokasi edukasi menanam mangrove diarahkan oleh pengelola ke zona yang masih kosong atau vegetasi nya renda. Pemilihan lokasi itu supaya tujuan konservasi tercapai. Dalam wisata ini, pengunjung tidak diajak menanam terlalu banyak. Masing-masing anggota rombongan diberi hanya beberapa batang bibit mangrove dengan tinggi sekitar 25-40 centimeter.

Papan Nama CMC yang Cantik
Papan nama Cantik. Image via: photomalang.com

Objek Wisata Dekat Pantai Clungup

Setelah puas berwisata di Pantai Clungup, namun masih ingin mengunjungi pantai lain yang juga berkarakter landai, pengunjung punya pilihan. Pengunjung dapat memilih melanjutkan wisata ke pantai Kondang Merak. Pantai ini berjarak 20 km ke arah sebelah Barat.

Sebaliknya, jika pengunjung sudah puas dengan pantai landai berombak rendah, dan menginginkan berwisata di suasana berbeda. Pengunjung bsia melanjutkan ke pantai Batu Bengkung. Pantai ini jaraknya 7 km di barat Pantai Clungup. Pantai Batu Bengkung memiliki karakter pantai teluk dengan bebatuan karang di pantainya.

Demikianlah cerita nativeindonesia.Com mengenai pantai asri ini. Bagaimana tertarik untuk berkunjung? Rencanakan dengan matang perjalanan anda. Dan ingat pantai ini bebas sampah. Jangan sampai anda merusak reputasi itu, hanya karena keteledoran atau kemalasan menjaga kebersihan.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment