Pantai Watu Leter, Keindahan Pantai Dibalik Rimbunan Pohon Cemara

Pantai Watu Leher memiliki panorama alam indah dengan hamparan pasirnya yang landai dan cukup luas. Pantai ini lokasinya bersebelahan dengan Pantai Goa Cina.

Pantai ini memang tak sepopuler Pantai Goa Cina, namun keindahan serta fasilitas yang ada di sekitar pantai sudah sangat memadai.

pantai watu leter
pantai watu leter. google maps. sumber: Septa Widya

Ciri khas dari pantai ini ialah rimbunan pohon cemara yang cukup lebat, seakan melindungi keindahan Pantai Watu Leher. Selain itu pantai ini dihiasi pula dengan bukit hijau yang berada di kiri dan kanannya.

Pengunjung yang datang akan dibuat betah dan enggan untuk meninggalkan salah satu pantai indah di Kabupaten Malang ini. Kondisi alamnya yang masih terjaga dengan baik, serta tak begitu ramai membuat kamu dapat mengistirahatkan fikiran barang sejenak.

Alam memang selalu punya cara tersendiri untuk menghibur kita. Berikut ulasan lengkap mengenai Pantai Watu Leher, Malang.

Asal Muasal Nama Pantai Watu Leter

tebing batu dengan bagian datar
tebing batu dengan bagian datar. google maps. sumber: Fajar Febrian

Simak juga: daftar tempat wisata di Malang yang populer

Sekilas nama yang tersemat dari pantai ini tak begitu populer di telinga, padahal padanan kata tersebut berasal dari bahasa Jawa yang terdiri dari dua suku kata.

Yakni Watu yang berarti batu dan Leter yang berarti datar. Hal tersebut didasari adanya sebuah tebing batu dengan bentuk datar di bagian ujungnya.

Tebing batu tersebut berada tak jauh dari pantai, dan memiliki bentuk yang sangat unik. Pantai Watu Leter oleh masyarakat sekitar disebut juga dengan nama Pantai Ngleter.

Lokasi & Alamat Pantai Watu Leter

Lokasi Pantai Watu Leter berada di pesisir selatan Jawa, secara administratif beralamat di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

pintu masuk menuju pantai watu leter
pintu masuk menuju pantai watu leter. google maps. sumber: Nuril Mufidah

Rute Menuju Pantai Watu Leter

Rute menuju Pantai Watu Leter yakni dengan mengarahkan kendaraan menuju Sumbermanjing Wetan, akses jalannya sudah beraspal dan mulus.

Kemudian tinggal meneruskan perjalanan menuju Pantai Goa Cina, lalu kamu akan menemukan sebuah landmark Pantai Watu Leter yang cukup besar.

Perjalanan tak berhenti sampai disitu, kamu masih harus melanjutkan perjalanan dengan kondisi jalan yang belum begitu mulus. Namun masih dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Jika kamu berangkat dari Malang, akan menempuh perjalanan kira-kira sejauh 60 km dengan estimasi waktu sekitar 2 jam perjalanan.

Jam Buka Pantai Watu Leter

Pantai ini terbuka untuk kunjungan wisatawan sepanjang hari. 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

mengabadikan sunset
mengabadikan sunset. google maps. sumber: Hendrik Suhendrik

Tiket Masuk Pantai Watu Leter

Tiket masuk Pantai Watu Leter sebesar Rp. 10.000,- dan belum termasuk biaya parkir kendaraan. Sedangkan untuk kamu yang berniat menginap parkir kendaraannya sebesar :

  • Parkir motor Rp. 15.000,-
  • Parkir mobil sebesar Rp. 20.000,-

Fasilitas Pantai Watu Leter Malang

Fasilitas yang ada di sekitar Pantai Watu Leter Diantaranya:

  • Area parkir kendaraan
  • Kamar mandi umum
  • Mushola
  • Warung makanan dan minuman
  • Penginapan

Penginapan di Sekitar Pantai Watu Leter

Di sekitar Pantai Watu Leter terdapat penginapan yang dapat kamu sewa, dimana jarak ke pantai sangatlah dekat. Kamu tinggal menghubungi pihak terkait untuk memesan kamar di penginapan tersebut.

Ragam Wisata Di Pantai Watu Leter

Pantai Watu Leter memiliki magnet tersendiri sehingga menarik pengunjung untuk datang mengunjunginya. Berikut beberapa ragam wisata seru yang dapat kamu lakukan ketika berada di Pantai Watu Leter, Malang:

1. Menikmati Alam Yang Asri

dihiasi rimbunnya pohon cemara
dihiasi rimbunnya pohon cemara. google maps. sumber: lanny luo

Pantai Watu Leter terlihat masih sangat asri dan alami, pemandangan yang tersaji sangat menyejukkan. Ketika memasuki area pantai kamu akan disambut dengan ratusan pohon cemara yang berderet dengan rapih.

Keberadaan pohon cemara akan membuat suasana yang teduh meski di siang hari yang terik. Angin sepoi-sepoi melengkapi kesejukan udara yang dirasa.

Kondisi pantai yang memiliki hamparan pasir yang landai serta luas, membuat pengunjung lebih leluasa untuk melakukan aktivitas di sekitar pasirnya.

Pasir di Pantai Watu Leter berwarna putih kecokelatan dan cukup lembut, kamu dapat berjalan-jalan diatas hamparan pasirnya tanpa menggunakan alas kaki.

Deburan ombaknya cukup besar namun tenang ketika mendekati area pantai, sehingga yang terlihat hanyalah buih-buih putih dipadu dengan birunya air laut.

Di tengah lautnya terdapat beberapa batu yang kokoh tegak berdiri meski terus menerus diterpa ombak yang cukup kuat.

2. Bermain Air

bermain air
bermain air. google maps. sumber: rizdhan official video

Ragam keseruan lain yang dapat kamu lakukan ketika berada di Pantai Watu Leter ialah bermain air laut, yang dapat kamu lakukan di pinggir pantai.

Keseruan akan semakin terasa tatkala kamu bermain air bersama keluarga atau kawan, namun harus berhati-hati ya bermain airnya jangan terlalu ke tengah.

3. Camping Seru

camping di pantai watu leter
camping di pantai watu leter. google maps. sumber: Ma’ruf Assidiq

Meski tersedia penginapan di sekitar Pantai Watu Leter, tak sedikit pengunjung yang lebih memilih untuk mendirikan tenda dekat dengan pantai. Sehingga mereka dapat menyaksikan secara langsung keindahan pantai dari balik tenda.

Keseruan camping akan lengkap ketika sore hari dapat menyaksikan sunset yang menakjubkan, dan pagi hari dapat menikmati sunrise yang cantik.

Banyak spot untuk camping di sekitar Pantai Watu Leter, kamu dapat mendirikan tenda di antara rimbunya pohon cemara atau bisa juga di atas hamparan pasirnya yang lembut.

4. Lokasi Persinggahan Penyu

Kawasan Pantai Watu Leter terpilih menjadi pusat pelestarian penyu dan ekowisata, hal tersebut mungkin dikarenakan kondisi pantainya yang tak begitu ramai.

Jika beruntung kamu dapat menyaksikan proses pelepasan penyu abu-abu ke alam bebas, atau menyaksikan mereka bertelur di pasir pantainya.


Tinggalkan komentar