Pantai Srau, Pantai Dengan 3 Zone yang Kaya Sensasi

Pantai Srau merupakan salah satu pantai indah di kota seribu goa ini. Pantai ini dijuluki sebagai pantai perawan karena pemandangan yang indah dan belum banyak terjamah orang. Pantai Srau bisa jadi alternatif bagi pantai Slayar. Jika pengunjung merasa Pantai Slayar sudah terlalu ramai atau terlalu mainstream, pantai surau adalah pilihan yang tepat.


pantai Srau
Pantai Srau. Image via: gunungkidulku.com

Pantai Srau ini merupakan salah satu pantai yang sepi pengunjungnya meskipun pantainya sangat indah. Belum banyak wisatawan yang mengetahui tempat ini. Kondisi sepi ini menyebabkan perasaan berada di pantai sendiri, ketika mengunjungi pantai ini. Pemandangannya pun akan terlihat lebih indah karena pemandangan tidak bercampur dengan ramainya wisatawan.

Seperti pada pantai lainnya di pacitan, Pantai Srau mempunyai pasir putih dan ombak yang cukup besar. Ombak besar khas pantai selatan ini dapat dimanfaatkan oleh pengunjung untuk olahraga surfing. Pantai Srau dilengkapi dengan pemandangan terumbu karang di sekitar pantai. Objek tersebut dapat dijadikan sebagai spot foto yang baik.

Pantai ini juga menyimpan cerita mistis dan legenda setempat. Jadi sebaiknya tetp jaga sikap selama berada di pantai ini. Jangan melakukan hal-hal yang tidak baik di sekitar pantai.

Senja di Pantai Srau
Menanti Senja. Image via: @februhartiani

Pantai Srau Angker

Pantai Srau merupakan salah satu pantai indah yang ada di Pacitan. Namun di sisi barat Pantai Srau, ada sumber air dan bekas penginapan yang disebut angker oleh penduduk setempat.  Menurut cerita penduduk lokal, sebenarnya itu nggak seluruh lokasi Pantai Srau itu angker. Namun hanya sisi barat yang ada mata air dan penginapan tua yang angker.

Pada sumber air di sisi barat pantai itu, jarang ada penduduk yang berani ambil air hingga malam hari. Karena sumber air ini dianggap angker. Tidak jauh dari sumber air juga ada penginapan yang telah lama ditinggalkan.

Konon pernah ada bule yang bangun penginapan di situ. Namun penginapan tersebut ditutup oleh sang pemilik. Hal ini karena pemilik dan orang-orang yang menginap diteror oleh penampakan penampakan. Ada dugaand ari masyarakat lokal kalau penampakan itu ada hubungan dengan sumber air angker yang berdekatan.

Keindahan Pantai Surau
Keindahan Pantai Surau. Image via: @imemteguh

Lokasi Pantai Srau

Pantau Srau terletak di Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Jarak tempuh dari Kota Pacitan hanyalah sekitar 21 kilometer, dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.

Rute Menuju Pantai Srau

Kondisi aspal pada rute menuju pantai Srau cukup mulus. Sepanjang perjalanan pengunjung disuguhi dengan pemandangan alam yang indah sepanjang perjalanan.

Untuk pengunjung yang datang dari Pacitan dapat mengambil Jalan W.R. Supratman yang nanti akan lewat Pantai Telengria. Setelah itu di pertigaan Tumpang Rinjing, ambil arah kiri.

Bagi pengunjung yang datang dari Surabaya dan sekitar dapat berangkat melalui Mojokerto. Sementara yang datang dari Jawa Tengah, Jawa Barat dan Yogyakarta dapat melalui jalur Tol Cipali dan Nasional III hingga sampai di Pacitan. Setelah tiba di Pacitan bsia melanjutkan perjalanan seperti petunjuk rute di atas.

Hal yang perlu diperhatikan adalah medan nya yang cukup sulit sehingga pengunjung dihimbau untuk waspada.

Jam Buka Pantai Srau

Jam operasional wisata Pantai Srau sepanjang hari, 7 hari seminggu. Dengan pantai yang buka 24 jam, banyak pengunjung yang memanfaatkan nya untuk berkemah di Pantai Srau.

Tiket Pantai Srau

Harga tiket masuk ke Pantai Srau amat terjangkau, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000,-.

Daya Tarik di Pantai Srau

  1. Perbukitan Karang

bukit menghijau
Bukit Menghijau. Image via: ratjoen.in

Pantai Srau sendiri terbagi menjadi 3 bagian pantai yang dikeliling bukit karang. Bagian pertama, adalah pantai yang letaknya tidak jauh dari pos tiket. Ombaknya besar dan warna laut masih biru laut serta pasir putih yang bersih. Di tengah laut menonjol beberapa bukit karang yang terlihat hidup ketika diterpa ombak yang besar.

Pada lokasi pertama ini terdapat bebatuan karang yang mencuat dan banyak membentuk bukit di sekeliling bibir pantai. Bebatuan karang ini adalah pembeda yang paling menonjol dan merupakan keunikannya dibandingkan dua lokasi lain.

Untuk masalah perairannya, sangat jernih dengan dominasi warna biru. Air berwarna biru menunjukkan jika pantai bersih dari alga namun airnya dalaman. Wilayah pasang surutnya berpasir bukan berbatu. Wilayah pasir ini dihiasi dengan ombak yang cukup, ganas walau kadang tidak terlalu tinggi.

  1. Spot Sunset

sunset
Sunset. Image via: shakaroar

Satu hal paling spesial dari Pantai Srau adalah pengunjung dapat menyaksikan sunset indah dari bibir pantai. Dari pembagian 3 area pantai di atas, sunset dapat diamati dengan cantik dari bagian ke tiga.

Lokasi ketiga ini, terletak di sebelah barat lokasi kedua. Terletak pada bagian paling barat dari Pantai Srau tersebut. Pada bagian ini terdapat fasilitas berupa anjungan kecil. Dari anjungan tersebut kita dapat menikmati pemandangan sunset yang menawan. Pantai ini sendiri tidak terlalu menarik karena hanya merupakan teluk kecil yang langsung menghadap ke Samudera. Panti ini memiliki karakter pantai berpasir dan ombak yang relatif kecil namun perairan nya cukup dalam.

Untuk mencapai pantai ini, Teman Traveler harus melewati jalan beraspal mulus, namun sempit, berkelok, dan naik turun. Bagi yang baru pertama kali ke sini, tak usah khawatir tersesat. Ada banyak petunjuk arah mulai dari jalan raya utama.

Pengunjung tidak hanya bisa menikmati sunset. Dari lokasi ke tiga ini pengunjung bahkan dapat menikmati sunrise juga.

  1. Lokasi Camping

camping
Camping di Pantai Srau. Image via: indonesiapunyasegalannya

Untuk pengunjung yang ingin mendirikan tenda untuk bermalam, hal itu bisa dilakukan di pantai ini. Tentu saja sebelumnya lapor dulu ke warga setempat. Di sekitar Pantai ada beberapa tempat penyewaan barang camping yang dikelola oleh warga.

Yang menyenangkan dari pantai Srau adalah pantai dengan area pasir putih dan juga adanya spot memancing. Di tabah dengan lokasi yang agak jauh dari perkotaan sehingga suasana tidak terlalu ramai. Kombinasi 3 hal itu membuat pantai ini ideal untuk lokasi camping rekreasi.

Pantai ini memiliki camping ground yang cukup luas. Memenuhi syarat untuk digunakan buat pesta pantai atau sekedar camping ceria. Saat camping di pantai ini jangan lupa bawa lotion anti nyamuk, untuk berjaga jaga karena ini area terbuka.

Jika tidak ingin bersusah menangkap ikan sendiri, untuk keperluan bakar ikan, pengunjung bisa membeli hasil tangkapan nelayan. Nelayan pantai Srau biasanya mancing ikan panjo. Spesies ikan mirip ikan cucut, tapi dengan tulang berwarna hijau agak kebiru-biruan.   1 ekor ikan dengan panjang sekitar 60cm dihargai 40 ribu an.

pemancing lokal Pantai Srau
Pemancing lokal. Image via: fajartristifler
  1. Sumber Air Tawar

Selain dari keindahan alam berupa tebing bebatuan dan panorama sunset-sunrise, pantai Srau menyimpan keunikan lain. Pantai ini memiliki mata air tawar. Walau keunikan ini jarang diketahui pengunjung luar dan jarang pula diceritakan oleh warga loka. Mungkin berkaitan dengan anggapan warga sekitar mengenai keangkeran mata air tawar itu.

Keberadaan mata air tawar ini cukup unik. Biasanya pantai atau laut itu identik dengan air asin yang melimpah, namun pantai ini justru menyediakan air tawar. Jaraknya tidak terlalu jauh dari pantai, sekitar 800 meter.

Keberadaan mata air tawar ini sangat berguna untuk pengunjung yang camping di pantai. Mata air ini bisa menjadi sumber air tawar. Minimal untuk cuci mencuci dan sekedar cuci muka.

Dekat sumber mata air berdiri sebuah villa milik warga negara asing. Namun sang pemilik telah lama meninggalkan villa tersebut dan belum kembali. Berdasarkan cerita warga, sang pemilik villa merasa ketakutan akibat adanya makhluk halus di sekitar sumber air. Hingga saat ini villa masih tak berpenghuni dan tidak terurus.

main di pantai
Menikmati pasir pantai. Image via: radarmojokerto.
  1. Kegiatan Air

Selain dari obyek-obyek wisata berupa pasir, bukit karang, dan sunset-sunrise, pantai Srau juga memiliki aktivitas bahari yang bisa dicoba. Disini umum digunakan untuk aktivitas renang, diving ataupun bermain papan selancar. Ombak pantai dan laut biru membentang sangat cocok sekali untuk melakukan aktivitas permainan air.

Pengunjung yang ingin bermain air, harus membawa alat-alat sendiri. Pantai ini belum tersedia tempat penyewaan peralatan aktivitas air.

Selama bermain air di pantai, tetap jaga kewaspadaan terhadap ombak besar yang bisa datang tiba-tiba. Pantai Srau sampai saat ini belum memiliki penjaga pantai atau lifeguard, yang bertugas mengawasi keselamatan pengunjung.

anjungan Sunset Pantai Srau
Anjungan Sunset Pantai Srau. Image via: pacitantourism.net

Tips Mengunjungi Pantai Srau

Saat mengunjungi pantai Srau ada beberapa hal ringan yang sebaiknya diingat. Agar wisata menyenangkan tidak terganggu oleh hal-hal kecil. Hal-hal yang sebenarnya dapat diantisipasi dengan mudah sejak awal.

  • Bawa topi dan Sunblock.
  • Bawa camilan dan minuman
  • Bawa kacamata hitam
  • Jangan pakai Sepatu Kets, cukup pakai sandal.
  • Jangan pakai pakaian berwarna gelap, apalagi hitam.
  • Bawa kotak P3K. Terutama jika memutuskan untuk caping.
  • Bawa Waterproof Case untuk HP.
  • Bawa Power Bank.

Objek Wisata Dekat Pantai Srau

Saat mengunjungi objek wisata di Pacitan, tentukan terasa rugi jika hanya mengunjungi 1 objek wisata. Saat berkunjung ke pacitan, ada baiknya juga mengunjungi obek wisata lain yang berdekatan dengan pantai Srau.

Pantai Watu Karung jaraknya 3 km dari pantai Srau. Pantai Watu karung terkenal dengan ciri khas berupa dikelilingi oleh perbukitan karang dengan sabana hijau. Pantai yang terletak di Dusun Pringkuku ini seringkali dikunjungi wisatawan mancanegara untuk sekedar berjemur hingga bermain selancar.

Pantai klayar jaraknya 6 km dari pantai Srau. Di pantai ini terdapat semburan air laut unik yang terbentuk secara alami. Kontur tebing yang unik, dengan cekungan di bagian bawahnya serta rekahan karang menyebabkan ombak yang datang terdorong ke dalam rekahan ini. Ombak itu kemudian menyembur cukup tinggi disertai dengan suara siulan seperti seruling. Mengingatkan pada semburan air ikan paus.

Demikian cerita singkat kami soal pantai indah tiga zone ini. Jadi pastikan ketika anda berlibur ke Pacitan, pantai Srau jangan sampai terlewatkan.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment