Memacu Adrenalin di Pantai Timang, Keren Banget!

| | ,

Gunung Kidul merupakan wilayah Kabupaten di bagian selatan Provinsi Yogyakarta.Disebut sebagai ‘Gunung’ karena topografinya berada di daerah pegunungan kapur dengan jalanan yang naik turun dan berkelok-kelok. Sedangkan ‘Kidul’ merupakan bahasa jawa dari arah ‘selatan’.

Meskipun letaknya cukup jauh dari pusat Kota Yogyakarta, tapi daerah ini sudah terkenal dengan berbagai macam wisata alamnya. Mulai dari air terjun, waduk, sampai pantai-pantai selatan memukau dengan pasir putih serta ombak besar. Dari semua obyek wisata pantai Gunung Kidul, ada satu pantai yang memiliki wahana unik dan memacu adrenalin. Sebut saja Pantai Timang.

Pantai timang
Pantai Timang. Image via: Google maps.

Mungkin Anda pernah mendengar nama-nama pantai populer di Gunung Kidul, seperti Baron, pantai Kukup, Sundak, pantai Indrayanti hingga pantai Pok Tunggal. Nama pantai timang seringkali belum didengar wisatawan. Nah, ingin tahu lebih lanjut tentang Pantai Timang? Simak terus ulasan lengkap di bawah ini ya.

Simak juga: daftar destinasi wisata di Jogjakarta

Sejarah Pantai Timang

Ciri khas dari Pantai Timang bukanlah suguhan pemandangan hamparan pasir putih maupun keindahan lautan biru. Justru ikonnya adalah gondola atau kereta gantung yang digunakan untuk menyeberang ke Pulau Timang atau Pulau Watu Panjang. Tidak seperti pulau lainnya yang berupa daratan tanah dengan banyak pepohonan, tapi Pulau Timang ini hanya berupa bukit karang bertebing batu.

Awalnya, Pantai Timang bukanlah obyek wisata, karena medannya memang cukup sulit dan tidak bisa dilalui kendaraan pribadi pada umumnya. Pantai ini hanya sebagai pusat mata pencaharian nelayan sekitar untuk mencari lobster. Hewan laut yang satu ini memang dikenal hidup di karang dan bebatuan, sehingga menjadi komoditas utama para nelayan.

dago dream park
dago dream park

Kemudian gondola atau kereta gantung tersebut digunakan oleh para nelayan sebagai alat transportasi penyeberangan.

Pantai timang
Jembatan Gantung. Image via: www.instagram.com/pantaitimang_/

Lama-kelamaan wisatawan tertarik dengan wahana ini dan warga sekitar berinisiatif untuk mengkomersilkannya. Apalagi ketenaran Pulau Timang semakin bertambah setelah salah satu variety show terkenal asal Korea Selatan, yaitu Running Man, berkunjung ke tempat ini dan mengirimkan dua perwakilan anggotanya untuk mencoba wahana gondola.

Aktivitas menyeberang dengan gondola ini tergolong ekstrem, karena tepat di bawahnya merupakan kumpulan air laut biru dengan ombak ganas. Selama cuaca sedang cerah, ombak tersebut akan tenang.

Namun bila cuacanya kurang baik, Anda bisa saja tersiram ombak meskipun berada di ketinggian 9 – 11 meter di atasnya.Terlebih lagi jarak dari Pantai Timang ke Pulau Timang lumayan jauh, yakni 100 meter.

Pantai timang
Foto keluarga dengan latar gandola. Image via: www.instagram.com/pantaitimang_/

Simak juga: wisata Kalibiru Jogja

Lokasi Pantai Timang

Letak Pantai Timang berada di Dusun Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, DIY. Anda masih harus menempuh perjalanan sekitar 35 kilometer dari ibukota Kabupaten, yaitu Wonosari. Sementara dari pusat Kota Yogyakarta sendiri waktu tempuhnya kurang lebih 2 – 3 jam, tergantung hari. Jika Anda pergi sewaktu weekend atau hari libur, kemungkinan jalanan macet.

Untuk alat transportasinya sendiri memang lebih disarankan menggunakan kendaraan pribadi. Atau bila Anda pergi bersama rombongan besar, sewa saja minibus atau bus besar.

Tapi ketika sampai di parkiran Pantai Timang, Anda masih harus mengaksesnya dengan ojek maupun sewa mobil jeep, karena kondisi jalanan yang masih terjal dan sulit dilalui kendaraan biasa.

Rute Menuju Pantai Timang

Bagi Anda yang belum pernah datang ke pantai-pantai di Gunung Kidul tentu masih bingung bagaimana rute menuju ke sana. Misal Anda dari Bandara Adi Sucipto kemudian menyewa kendaraan, ambillah jalur menuju ringroad timur Yogyakarta kemudian ikuti petunjuk jalan ke arah Wonosari. Setelah itu lanjutkan sampai bundaran Wonosari, lurus saja.


Setelah melewati Pasar Wonosari, Anda akan menemui pertigaan kedua yang jalannya terbagi menjadi dua arah. Ambil yang kanan menuju Pantai Baron, kemudian sesampainya di pertigaan Mulo, belok ke kiri mengikuti arah Pantai Siung.

Sampai di situ Anda akan menemui banyak papan petunjuk menuju pantai-pantai Gunung Kidul. Anda harus melihatnya dengan jeli, sebab deretan pantai Gunung Kidul sangat banyak. Jangan lupa bahwa Anda harus menuju daerah Purwodadi, begitu berada di pertigaan Pantai Siung, ambil jalan yang kanan dan Anda akan sampai di pos retribusi Pantai Timang dan sekitarnya.

Pantai timang
Pantai Timang. Image via: Google maps.

Baca juga: review wisata Hutan Pinus Pengger

Harga Tiket Masuk Pantai Timang

Saat sampai pos retribusi, Anda harus membayar tiket masuk bukan?Sistem retribusi Gunung Kidul biasanya menggabungkan beberapa pantai dalam satu kawasan menjadi satu. Artinya, Anda hanya membayar satu kali saja untuk beberapa obyek.

Satu kali bayar ini dikenakan biaya 10 ribu rupiah. Sangat murah bukan? Anda bisa mengunjungi pantai lain di sebelah Pantai Timang setelah puas menikmati wahana di sana.

Tapi biaya tersebut belum termasuk dengan biaya lain yang dikenakan ketika Anda menikmati wahana-wahana yang ada di Pantai Timang. Belum lagi harus naik ojek sebesar 50 ribu rupiah (PP) atau menyewa jeep berkisar 350 ribu rupiah, supaya sampai ke titik lokasi. Untuk wahana gondola sendiri dikenakan tarif 150 ribu rupiah dan jembatan 100 ribu rupiah. Jadi, siapkanlah kocek lebih bila Anda berminat mencobanya.

Jam Buka Pantai Timang

Pantai Timang buka setiap hari, baik itu di hari kerja maupun libur. Sedangkan untuk jam bukanya sebenarnya bebas, selama 24 jam. A

kan tetapi, untuk menikmati wahana gondola atau kereta gantung, biasanya wisatawan datang di pagi hingga sore hari. Sewaktu malam daerah ini gelap gulita dengan penerangan seadanya, sehingga Anda tidak bisa menikmati suasana sekeliling pantai.

Simak: info seputar Pantai Drini

Daya Tarik di Pantai Timang

Apa saja yang menjadi daya tarik Pantai Timang? Berikut jawabannya :

Gondola

gondola-pantai-timang
Gandola. Image via: toptier.id

Jawaban yang pertama pastinya gondola atau kereta gantung. Tanpa wahana ini, mungkin saja Pantai Timang tidak ada artinya. Mengapa demikian?Sebab yang menjadikannya terkenal adalah gondolanya. Apalagi keunikan wahana ekstrem ini cukup berbeda dibandingkan lainnya.

Jangan bayangkan Anda akan menaiki gondola atau kereta gantung yang ada pintunya, berkaca dan sangat nyaman. Gondola di Pantai Timang ini masih sangat tradisional, hanya berbahan dasar kayu dan ditarik secara manual oleh manusia menggunakan tali tambang.

Inilah yang menjadi poin penting mengapa gondola Pantai Timang tergolong aktivitas ekstrem. Anda membutuhkan mental dan nyali besar untuk melewati keganasan ombak di bawahnya.

Pulau Timang

pulau timang
Pulau timang. Image via: gotogunungkidul.com

Daya tarik selanjutnya adalah Pulau Timang. Anda akan mendarat di sini setelah menyeberang dengan gondola dari Pantai Timang. Silahkan gunakan waktu sebaik-baiknya untuk mengabadikan momen dan mengambil gambar-gambar dari sudut pandang Pulau Timang. Anda pasti akan terkesima dengan panorama di sekitarnya. Ketakutan yang sempat mendera saat menaiki gondola pun akan hilang seketika.

Jembatan Gantung

jembatan gantung
Jembatan gantung. Image via: www.instagram.com/kenjavatour/

Selain wahana gondola, sekarang dibangun pula jembatan gantung sebagai sarana lain untuk menyeberang ke Pulau Timang. Bila Anda tertarik, cobalah rasakan ketegangannya berjalan melewati jembatan gantung yang juga terbuat dari kayu dan tali tambang ini.

Lobster Hasil Tangkapan Nelayan Setempat

nelayan lobster
Nelayan lobster. Image via: maioloo.com/

Para nelayan yang tinggal di sekitar Pantai Timang memang menjadikan lobster sebagai komoditi utama mereka. Lobster dapat diolah menjadi seafood super lezat dengan gizi tinggi. Jangan sampai lewatkan kesempatan untuk mencicipi lobster khas Gunung Kidul ketika sudah sampai di sini.

lobster
Menu lobster. Image via: www.instagram.com/shelrasella/

Baca juga: review Bukit Panguk Kediwung

Jika Anda tertarik, ambil saja paket kuliner lobster yang diolah oleh warga setempat dengan harga berkisar dari 250 ribu rupiah per kilogramnya. Dalam satu paket, Anda akan mendapatkan nasi hangat, olahan lobster, krupuk, rempeyek dan teh hangat. Kenikmatan seperti ini mungkin sangat jarang didapatkan ditempat lain.

Jadi, apakah Anda tertarik menguji nyali dengan wahana yang ada di Pantai Timang? Anda tak perlu khawatir, meskipun infrastrukturnya masih sederhana dan manual, penduduk setempat dapat menjamin keamanannya. Terbukti sudah banyak wisatawan yang mencobanya dan kembali dengan selamat.

Tunggu apalagi, segera rencanakan liburan Anda ke sana!

Memacu Adrenalin di Pantai Timang, Keren Banget!
4.6 (92%) 5 vote[s]

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Previous

14 Tempat Wisata di Magelang Yang Hits Saat Ini

10 Tempat Wisata di Majalengka Untuk Liburan Anda

Next

Artikel Wisata Lainnya

Leave a Comment