Pulau Diyonumo, Pulau Tak Berpenghuni Lokasi Ideal Menikmati Sunrise

Pulau Diyonumo merupakan satu pulau kecil tak berpenghuni yang masih jarang dikunjungi. Pulau ini menyimpan keindahan yang tak kalah cantik dengan wisata lain di Gorontalo. Nama pulaunya mungkin masih sedikit asing di telinga para wisatawan bahkan di telinga warga Gorontalo sekalipun.

Pulau Diyonumo merupakan satu pulau kecil tak berpenghuni yang masih jarang dikunjungi. Pulau ini menyimpan keindahan yang tak kalah cantik dengan wisata lain di Gorontalo
Pulau Diyonumo. Image via: satyawinnie.com

Pulau Diyonumo menyajikan berbagai keindahan alam di pantai, daratan, dan bawah air. Salah satu yang paling mudah dinikmati adalah keindahan alam puncak bukit ilalang dan pantai putih yang begitu menawan.

Pulau Diyonumo menjadi salah satu objek wisata bahari yang sangat indah dan cocok untuk menghabiskan liburan. Pengunjung bisa menikmati suasana pantai yang air lautnya sangat jernih, serta bisa menjelajah daratan di pulau itu. Termasuk tentu saja mendaki di puncak ilalang Diyonumo.

Perpaduan warna hijau dari hamparan rerumputan di puncak bukit Pulau Diyonumo, dengan birunya air laut di sekitar pulau ini, menambah cantiknya lukisan yang Maha Kuasa di Gorontalo Utara.

Selain bisa berburu sunset cantik, Pulau Diyonumo mempersilahkan pengunjung buat menjelajahi isi lautnya. Berbagai kegiatan seru seperti snorkeling maupun diving bisa pengunjung lakukan di sini. Namun mesti diingat peralatan snorkeling maupun diving harus dibawa sendiri.

Garis pantai Pulau diyonumo berhiaskan pasir putih.
Garis pantai Pulau. Image via: skygrapher.id

Simak juga: 11 lokasi indah di Gorontalo

Lokasi Pulau Diyonumo

Pulau Diyonumo terletak di Desa Deme, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Rute Menuju Pulau Diyonumo

Jika berangkat dari pusat Kota Gorontalo, lokasi Pulau Diyonumo didahului dengan menempuh waktu dua atau tiga jam perjalanan darat. Setelah menempuh waktu tersebut, pengunjung akan tiba di wilayah Kecamatan Sulamata.

Dari Kecamatan Sulamata, pengunjung dapat meneruskan perjalanan hingga Desa Deme 2 yang menjadi tempat penyeberangan menuju Pulau Diyonumo. Penyeberangan dilakukan menggunakan kapal kecil milik warga yang biasa dipakai untuk mencari ikan.

Penyeberangan hanya menghabiskan waktu kurang dari 15 menit saja. Untuk menuju lokasi tersebut, para pengunjung bisa menggunakan perahu ketinting yang disewakan warga setempat. Dengan tarif Rp 20 ribu per orang untuk biaya pulang-pergi.

perahu penyeberangan ke pulau diyonumo biasa menggunakan perahu milik nelayan lokal
Perahu penyeberangan. Image via: @eska121

Jam Buka Pulau Diyonumo

Pulau Diyonumo terbuka 24 jam sepanjang pekan untuk dikunjungi. Dengan demikian pengunjung bisa leluasa mengatur waktunya sesuai dengan kesempatan yang dimiliki.

Tiket Pulau Diyonumo

Untuk bisa masuk dan menikmati keindahan area Pulau Diyonumo, pengunjung tidak diwajibkan membeli tiket masuk. Kondisi berlaku sepanjang pekan, termasuk di akhir pekan dan hari libur.

Fasilitas Pulau Diyonumo

Karena pulau ini terbilang masih perawan dengan belum adanya fasilitas wisata yang biasa ditemukan di tempat-tempat wisata lainnya. Unutk megakali kurangnya fasilitas, berkemah bersama teman-teman perjalanan di Pulau Diyonumo bisa menjadi pilihan menyenangkan.

Pengunjung dapat puas mengelilingi pulau ini

Daya Tarik Pulau Diyonumo

  1. Pulau yang Indah

Pulau diyonumo tempat yang indah, terutama jika diamati dari atas bukit ilalang.nan indah.
Pulau nan indah. Image via: superadventure.co.id

Simak juga: Pantai Malalayang Sulawesi

Sesaat tiba di tepi pantai pulau ini, memang nampak biasa, terlihat seperti pantai pada umumnya. Namun jangan terburu-buru, cobalah untuk sedikit mendaki ke bagian bukitnya. Pengunjung akan tercengang dengan keindahan yang ditampilkan dari pulau yang tak berpenghuni ini.

Hamparan rumput tinggi seakan menyambut hangat siapapun yang datang ke pulau ini. Rerumputan yang tumbuh tinggi dan luas memenuhi puncak bukit, sangat cocok dijadikan tempat untuk berfoto.

Alamnya yang begitu bersih, sehingga tidak ada sampah yang berserakan, membuat tempat ini pantas untuk dijadikan tempat liburan akhir pekan.

Masyarakat desa ini sangat menjaga kebersihan Pulau Diyonumo, Kabupaten Gorontalo Utara. Mereka kerja bakti setiap minggunya untuk membersihkan sampah-sampah plastik yang berada di sekitar kawasan wisata.

  1. Bukit Ilalang tepi pantai

Bukit ilalang pulau diyonumo adlaahs alah satu faktor utama yang menimbulkan daya tarik kunjungan ke pulau ini
Bukit Ilalang. Image via: zhafirarental.com

Saat mendarat di bibir pantainya, berjalanlah sedikit mendaki ke atas bukitnya. Mata akan terbelalak lebar saat melihat hamparan rumput hijau di atas punuknya, yang akan langsung membuat berdecak kagum. Panorama 360 derajat terbentang untuk dipandang  di sekeliling pulau.

Pulau Diyonumo menawarkan pesona pantai dengan bukit ilalang di belakangnya. Hamparan pasir putih yang lembut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi Pulau Diyonumo.

Keberadaan bukit ilalang di balik pulau ini ternyata menarik banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Karena, dengan berada di atas bukit ini, pengunjung bakal puas memandang lautan biru dengan beberapa pohon kelapa di atas pantai.

Spot ini yang biasanya dimanfaatkan wisatawan buat ber-selfie ria. Kamu bebas, mau foto dengan latar lautan biru atau latar ilalang yang asri.

Dari puncak bukit ilalang ini juga pengunjung bisa menikmati momen sunset dengan puas. Tanpa terhalang bangunan atau halangan apapun. Jadi, tidak bakal nyesel datang jauh-jauh ke Pulau Diyonumo.

  1. Berkemah

kemah di pulau diyonumo jamak dilakukan untuk memperoleh pemandangan sunrise yang paripurna
Kemah di pulau. Image via: ireztia.com

Simak juga: Danau Habema Papua

Berkemah bersama teman-teman perjalanan di Pulau Diyonumo sangat direkomendasikan. Pengunjung dapat puas mengelilingi pulau ini. Untuk menambah pengalaman seru, bisa juga memancing dan membakar rupa-rupa ikan dan hewan laut untuk mengganjal perut setelah seharian berkeliling pulau.

Pengunjung bisa mempersiapkan tenaga dan peralatan, tentu termasuk perbekalan, untuk mengelilingi pulau ini besok pagi. Atau bisa jadi, saat tiba, pengunjung keliling dulu baru berkemah pada malam harinya sambil memancing.

Setelah memancing, pengunjung bisa membakar atau merebus hasil tangkapan langsung di sini, karena tak ada yang melarang. Tentu, pengunjung juga tahu bahwa harus memastikan api dari sisa bakaran tak menyebar kemana-mana.

Tapi jika tak mau repot, ada cara praktis untuk mendapatkan ikan untuk dibakar. Para nelayan dari daratan di sebelahnya suka singgah di sini saat tahu ada wisatawan bermain di sana. Mereka datang untuk menawarkan ikan hasil tangkapannya. Pengunjung bisa menawar, beli, dan mulailah bakar-bakar.

  1. Mengejar Sunrise

sunrise di pulau diyonumo bisa diamatid negan menawan dari atas bukit
Sunrise dari bukit ilalang. Image via: @ttreasureggorontalo

Di pagi hari, para pengunjung dapat menikmati sunrise atau matahari terbit dari sebelah timur Pulau Diyonumo. Terlihat dari puncak bukit ilalang beberapa pulau ketika matahari mulai memancarkan cahayanya.

Tak jarang, momen ini dimanfaatkan para pencinta media sosial mengabadikan untuk dijadikan foto profil ataupun sekadar koleksi album foto mereka. Setelah memuaskan mata dan menghirup udara segar dari atas puncak ilalang Pulau Diyonumo, pelancong bisa istirahat sejenak dan turun dari puncak bukit lewat jalur pendakian sebelah barat pulau.

Sepanjang jalan, telinga pelancong langsung dimanjakan suara kicauan burung yang menghuni tempat tersebut. Keringat bercucuran menuruni bukit ini akan terbayarkan dengan nyanyian alam dan embusan udara pagi.

Pengunjung banyak yang rela menginap semalaman bersama sejumlah rekan, hanya untuk berburu sunrise di pagi hari. Mata pengunjung termanjakan dengan melihat keindahan alam dan pemandangan laut yang begitu indah.

Sunrise di bukit ilalang.
Sunrise di bukit ilalang. Image via: superadventure.co.id 

Simak juga: Tanjung Mareha NTT

Objek Wisata Dekat Pulau Diyonumo

Walaupun kabupaten Gorontalo Utara adalah kabupaten termuda di Provinsi ini, namun bukan berarti  keindahan wisatanya tertinggal dari para seniornya. Ada banyak pilihan pantai cantik di kabupaten termuda ini.

Yang pertama Pantai Monano. Pantai ini cocok dijadikan sebagai lokasi bermain bersama keluarga. Selain pasir putihnya yang melandai, juga memiliki garis pantai yang tampak terhampar panjang dan dihiasi kerang-kerang yang berbentuk unik dan lucu.

Suasana pantai yang sejuk karena banyak pepohonan. Bagi yang penasaran, langsung saja datang ke lokasi wisata.

Selanutnya ada Pantai Minanga. Banyak orang yang mengatakan keindahan Minanga terletak pada garis pantai yang panjang dan tekstur pasir yang halus. Pantai Minanga sangat aman untuk tempat liburan bersama keluarga.

Selain keindahan alam, Pantai Minanga memiliki sejumlah fasilitas, seperti cottage dan juga aula. Juga ada beberapa gazebo yang bisa digunakan untuk bersantai.

Itulah sedikit hal daya tarik Pulau Diyonumo, Gorontalo Utara. Yang tentunya masih sebagian kecil saja dari apa yang bisa ditemukan oleh pengunjung jika kita datang berkunjung ke Pulau ini.

Nah sekarang, apa kamu sudah siap menjelajahi Gorontalo?

Baca juga:

Leave a Comment