Pulau Osi, Pulau Mungil Dengan Sejuta Pesona Keindahan Alam

Pulau Osi ini merupakan sebuah tempat pariwisata dengan beberapa pulau tak berpenghuni yang masih asri. Menjadikan pulau ini tampak beda dari yang lainnya. Terdiri dari beberapa pulau kecil dengan luas hanya beberapa hektare saja sebelum mencapai pulau terakhir.

Pulau Osi ini merupakan sebuah tempat pariwisata dengan beberapa pulau tak berpenghuni yang masih asri. Menjadikan pulau ini tampak beda dari yang lainnya.
Pulau Osi. Image via: avventuraindonesia.com

Pulau Osi dikelilingi oleh laut yang indah dan dangkal yang dihuni oleh berbagai macam jenis ikan. Airnya sangat jernih seolah sedang melihat aquarium raksasa. Karena begitu jernih air nya, pengunjung bisa melihat dengan mata telanjang ikan yang berwarna-warni di dasar laut.

Di bagian ujung Pulau Osi terdapat sebuah jembatan yang memanjang ke laut. Jembatan ini biasa digunakan oleh para pengunjung untuk dapat menikmati keindahan laut Pulau secara lebih dekat.

Selain itu pengunjung juga dapat sambil melihat aktivitas nelayan yang sedang menangkap ikan dengan perahu tradisional dari kejauhan.

Pulau ini memiliki penghuni kurang lebih sebanyak 100 kepala keluarga. Sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan. Penduduk pulau ini didominasi oleh para pendatang yang berasal dari Sulawesi Tenggara.

fasilitas Penginapan apung di pulau osi
Penginapan Pulau Osi. Image via: @wina_marrino

Simak juga: Lokasi Wisata di Maluku

Lokasi Pulau Osi

Pulau eksotis ini berlokasi di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.

Pulau indah ini adalah daratan terpisah dengan Pulau Seram yang bisa dicapai dengan berjalan kaki atau naik ojek dari daratan Pulau seram.

Rute Menuju Pulau Osi

Untuk menuju tempat Pulau Osi dari Ambon, pengunjung harus menyeberang menuju ke Pulau Seram dengan menggunakan kapal Ferry. Perjalanan kemudian dilanjutkan jalan darat kurang lebih selama 3 jam menuju Pulau indah ini.

Mobil hanya dapat sampai satu Desa yang bernama Pelita Jaya di pesisir Pulau Seram. Selanjutnya, pengunjung harus menggunakan ojek atau berjalan kaki hingga sampai di Pulau Osi.

Umumnya, pengunjung memilih menggunakan Ojek, karena bisa mempermudah membawa perlengkapan perjalanan dengan lebih mudah. Dari pangkalan ojek, jarak yang akan ditempuh adalah sekitar 2 kilometer lagi.

Rute Jembatan yang menghubungkan antar pulau di Pulau Osi
Rute ke Pulau Osi. Image via: malukupost.com

Tahap terakhir perjalanan menuju Osi dimulai dengan memasuki gerbang bertuliskan “Selamat Datang di Pulau Osi”. Jalur yang dilewati adalah dermaga panjang yang terbuat dari kayu dan berada di atas air tempat pohon-pohon bakau tumbuh.

Perjalanan ojek akan melalui sekitar 3 pulau berbeda yang terhubung dengan jembatan kayu. Hingga akhirnya sampai di Pulau mempesona ini.

Jam Buka Pulau Osi

Pulau Osi terbuka selama 24 jam untuk bisa dikunjungi dan diekplorasi berbagai aspeknya oleh para pengunjung.

Tiket Pulau Osi

Terdapat pos penjaga pintu masuk pulau. Penjaga nya seorang pria paruh baya yang ramah. Di situ tertulis biaya karcis masuk. Untuk pejalan kaki dikenai Rp 2.000, sedangkan kendaraan roda dua Rp 5.000.

Biaya masuk itu tergolong sangat murah jika dibandingkan suasana dan pemandangan yang tengah dan akan dirasakan di Selama kunjungan di pulau Osi.

pulau Osi tampak mempesona dengan kondisi hijau dan terhubunng oleh jembatan berkelok di atas laut
Pesona Pulau Osi. Image via: bachtiarheluth

SImak juga: Surfing di pantai Nemberala

Selepas melalui kawasan mangrove, rimbunan kelapa menyambut. Siang hari, pemilik tanaman itu menanti pengunjung yang ingin menikmati air dan daging kelapa muda. Harganya tak dipatok. Bahkan, kadang diberikan gratis jika mereka sedang panen.

Fasilitas Pulau Osi

Secara keseluruhan, fasilitas publik yang ditawarkan di lokasi wisata ini sangat minim sekali. Namun begitu pengunjung tidak perlu kawatir karena masih tetap dapat menikmati keindahan Pulau Osi dengan fasilitas jembatan yang disediakan.

Bagi pengunjung yang hobi memancing juga dapat menyalurkan hobi itu pada jembatan dermaga itu.

Beberapa penginapan dan resort tampak mulai dibangun di sekitar Pulau Osi. Mereka menyediakan fasilitas menginap yang cukup menarik bagi para wisatawan, dengan harga yang sesuai.

Daya Tarik Pulau Osi

  1. Bagian dari Kepulauan Yang Indah

Barisan Pulau Osi tampak berjajar rapi dengan pulau-pulau kecil lainnya
Barisan pulau. Image via: samudranesia.id

Walaupun pulau ini kecil tetapi daerah sekitarnya mempunyai potensi hasil laut yang besar. Daerah dengan terumbu karang yang beragam sebagai habitat dari berbagai jenis ikan. Kawasan Pulau ini masih termasuk daerah Taman Wisata Alam Laut Pulau Marsegu yang luasnya 11.000 Ha meliputi pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Pulau Osi merupakan pulau terbesar di antara lima pulau yang berjejer di tepi Pulau Seram, tepatnya Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Luas Pulau ini sekitar 9 hektar. dengan panjang 600 meter dan lebar 200 meter.

Empat pulau lain, yakni Tatobo Lasungke, Tatobo Besar, Tatobo Buntal, dan Tatobo Surati, luasnya masing-masing kurang dari 2 hektar.

Pulau Osi bertetangga dengan pulau-pulau kecil lainnya.
Pulau bertetangga. Image via: samudranesia.id

Simak juga: Air Terjun Saluopa

Kebanyakan orang menyebut lima pulau yang dirangkai jembatan itu dengan satu nama, yakni Pulau Osi. Barangkali karena hanya Pulau ini yang ada pemukimnya, yakni sekitar 300 keluarga.

Tidak hanya keindahan mangrove atau kesunyian di kala malam atau langit biru berpadu laut yang disajikan di tempat itu, Pulau ini juga menawarkan keindahan bawah laut lewat terumbu karang.

Akumulasi seluruh keindahan itu yang membuat wisatawan tergila-gila datang ke tempat itu. Dari Pulau Osi, wisatawan bisa menjelajah pulau-pulau terdekat, seperti Pulau Marsegu (pulau habitat kelelawar) dan Pulau Buano yang tak kalah indahnya.

  1. Island Hoping via Jembatan

Jembatan antar pulau, menghubungkan pulau Osi dengan pualu-pulau kecil lain di sekitarnya
Jembatan antar pulau. Image via: indonesia-tourism.com

Island Hoping mungkin sudah biasa dilakukan dI beberapa pulau wisata. Menjelajahi pulau-pulau di sekitar pulau utama memang menyenangkan. Biasanya aktivitas ini dilakukan dengan menyewa perahu. Namun untuk di pulau Osi, island hoping bsia dilakukan dengan jalur darat. Karena ada jembatan yang menghubungkan antar Pulau.

Pengunjung diajak buat melintasi pulau satu dengan pulau lainnya dengan melintasi jembatan kayu. Di sekitar Jembatan, pengunjung bisa memandangi pepohonan bakau yang tumbuh asri sambil bertegur sapa dengan para penduduk yang mendiami kawasan pesisir Pulau indah ini.

  1. Panorama Alam

Susnet di pulau Osi sempurna dinikmati dari beranda peginapan apung
Sunset di Pulau Osi. Image via: tourism.com

Simak juga: Air Terjun Tancak di Jember

Daya tarik utama dari Pulau Osi adalah taman laut-nya. Pengunjung bisa menikmati keindahan terumbu karang yang cukup terawat dari berbagai spot, baik di sebelah barat, utara, selatan maupun timur pulau ini.

Keindahan bawah laut Pulau ini nggak bisa dianggap remeh. Berbagai jenis ikan, baik reguler maupun yang langka sekalipun bisa ditemukan di sini. Jadi, tidak cuma dapat panorama di darat, tetapi juga di bawah laut.

Jika sore hari tiba, beberapa pesisir Pulau Osi juga menawarkan spot memandang sunset yang cantik. Dengan berdiri di atas dermaga maupun pantai, siap-siap dibuai dengan warna langit yang berubah menjadi jingga secara dramatis, cocok diabadikan melalui jepretan kamera.

  1. Kuliner Unik

Kuliner unik Ikan bakar Pulau Osi.
Ikan bakar Pulau Osi. Image via: tripadvisor.com

Masyarakat di pulau ini pekerjaannya sebagai nelayan dan menggantungkan hidupnya di laut. Banyak dari mereka yang membudidayakan rumput laut sebagai mata pencaharian. Berbagai Jenis ikan tersedia disini untuk para penggemar Sea Food dan “Ikan Bakar“.

Ikan segar hasil tangkapan nelayan dari laut maupun keramba yang dibudidayakan oleh masyarakat sekitar.  Makanan yang unik dari laut disini adalah “Saroa” sejenis hewan laut yang mempunyai bulu (duri) menutupi tubuh dan sering dikonsumsi oleh masyarakat setempat untuk meningkatkan stamina.

Menikmati alam pulau osi dari atas jembatan.
Menikmati alam. Image via: @lannytrianareflin

Simak juga: Pantai Sulamadaha Ternate

Objek Wisata Dekat Pulau Osi

Di Kabupaten Sumba Bagian Barat, selain wisata pulau dan laut, juga terdapat wisata air terjun. Salah satunya adalah Air Terjun Bertingkat Desa Lumoli. Total ada 5 air terjun yang letaknya berurutan dari atas ke bawah.

Oleh masyarakat sekitar dibagi menjadi dua bagian yang mereka sebut “air terjun laki-laki” di bagian atas dan “air terjun perempuan” di bawah. Dengan airnya yang sejuk dan bening serta diapit oleh dua punggung bukit yang rindang membuat pengunjung ingin menceburkan diri dan berenang disana.

Wisata lain di kabupaten Seram Bagian Barat, adalah Selat Valentine. Selat ini dinamai Selat Valentine oleh tentara Belanda tempo dulu karena jika dilihat sekilas dari ketinggian tertentu di pulau Buano, selat ini akan nampak berbentuk seperti sebuah hati.

Pesona selat ini sendiri sesungguhnya terletak pada barisan gunung, perbukitan hijau serta tebing-tebing batu yang berdiri  kokoh memisahkan daratan dengan lautan disepanjang 7,14 km selat ini.

Demikian bisa kami sampaikan sedikit hal mengenai keindahan Pulau Osi. Saatnya menyusun rencana untuk menjelajah di daerah penuh tantangan, Maluku yang mempesona.

Selamat Berlibur!

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment