Coban Baung, Air Terjun Misterius Area ”Wasapda” Bagi Lelaki Tampan

Air terjun Coban Baung memiliki ketinggian sekitar 100 m. Air terjun ini merupakan pertemuan dua aliran sungai, yaitu Sungai Welang dan Sungai Beji.

Air terjun Coban Baung memiliki ketinggian sekitar 100 m. Air terjun ini merupakan pertemuan dua aliran sungai, yaitu Sungai Welang dan Sungai Beji.
Coban Baung. Image via: dakatour.com

Air terjun Baung atau Coban Baung menjadi salah satu wisata alam untuk liburan wisata. Karena debit airnya yang cukup deras, aliran sungai yang berasal dari air terjun Baung juga kerap digunakan sebagai wisata rafting.

Air terjun ini memberikan pemandangan alam yang dapat menenangkan hati dan menghilangkan penat bagi para pengunjung yang mengunjungi wisata alam satu ini. Tepi sungai di sekitar air terjun disuguhkan sebuah daerah pasir hitam padat, serta bebatuan yang tersusun di sekujur sungai.

Kondisi air di Coban Baung sendiri sangatlah jernih, membuat suasana sekitar menjadi sejuk dan tentram saat berada di kawasan Air Terjun Coban Baung. Dilihat dari tepi, air terjun akan terlihat dari bawah seakan-akan membelah dua tebing.

Tebing Air Terjun ditumbuhi sejumlah tumbuhan hijau yang menambah kesan alami dan natural pada tempat wisata alam ini. Meskipun di bawah air terjun terdapat kolam, pengunjung dilarang untuk berenang. Hal ini dikarenakan arus yang sangat deras dan juga air sungai yang sangat dalam.

berfoto di Air terjun coban baung dari dekat
Dari dekat. Image via: tripadvisor.co.id

Simak juga: 11 lokasi indah di Pasuruan

Lokasi Coban Baung

Air terjun Coban Baung berada di Dusun Sumbersuko, Desa Kertosari, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur.

Air terjun ini berada di lereng Gunung Baung.

Rute Menuju Coban Baung

Jalan untuk sampai di air terjun ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi mobil atau pun motor. Pengunjung bisa menjadikan Kebun Raya Purwodadi untuk tanda jika sudah dekat dengan Coban Baung. Letak jalan masuk tempat rekreasi ini ada di sebelah Kebun Raya Purwodadi.

Apabila dari Malang, ambil arah ke Kota Probolinggo, nantinya akan melewati Purwosari dan Wonosari. Jarak yang harus Anda lalui hingga 2 jam berjarak 30 km

Apabila Anda dari Surabaya, bisa melewati Pandaan dengan jarak yang berbeda yaitu kurang lebih 65 km serta memerlukan waktu hingga 3 jam. Ada cukup banyak transportasi yang bisa digunakan, entah menggunakan bis atau angkutan kota.

Dari tempat parkir, untuk menuju coban baungpengunjung diajak Melewati anak tangga menurun kurang lebih berjumlah 200.
Tangga Coba Baung. Image via: @ivanjkembuan

Sesudah sampai di Pasuruan, cari petunjuk ke Kebun Raya Purwodadi. Ambil jalan ke arah kanan. Pengunjung bisa mengikuti arah yang ada. Hal yang harus diketahui, jalanan ini sudah mulai mengecil. Setelah mengambil jalan lurus, akan sampai di Coban Baung.

Saat sudah ada di tempat parkir, seluruh petualangan akan dimulai. Melewati anak tangga menurun kurang lebih berjumlah 200. Jalanan ini cukup terjal sehingga harus benar-benar berhati-hati. Sesudah itu, akan menemui sungai.

Untuk bisa sampai di air terjun, harus melewati pinggir sungai. Hati-hati aliran sungai cukup deras

Jam Buka Coban Baung

Sebetulnya tidak ada jam buka tutup lokasi wisata ini. tetapi disarankan datang ketika matahari muncul. Kita bisa datang di pagi hari, dan menikmati air terjun hingga seharian penuh. Sore harinya bisa meninggalkan Coban Baung.

Suara Gemuruh Coban Baung terdengar menggelegar, karena ketinggian air terjun ini
Gemuruh Coban Baung. Image via: @jeffricahyono

Simak juga: Indahnya Pulau Osi

Tiket Coban Baung

Harga tiket masuk di sini cukup murah, bahkan sangat bersahabat untuk kantong anak kuliahan. Pengunjung hanya perlu membeli tiket dengan harga Rp 5.000 saja. Dengan tiket tersebut, sudah bisa menikmati keindahan yang disajikan oleh wisata ini.

Bila membawa kendaraan pribadi, pengunjung wajib membayar karcis parkir. Untuk parkir motor hanya Rp 3.000 sedangkan untuk mobil Rp 5.000.

Fasilitas Coban Baung

Untuk ukuran wisata yang masih perawan, sebenarnya fasilitas yang disediakan sudah cukup memadai karena sudah terdapatmushola dan kamar mandi umum. Namun, untuk jajanan atau makanan, masih terbatas.

Oleh sebab itu, lebih baik jika membawa bekal dari rumah. Entah akan membawa nasi atau membawa snack dan minuman. Tetapi, usahakan membawa bekal yang ringan, karena kita harus berjalan kaki dari loket menuju lokasi air terjun.

Daya Tarik Coban Baung

  1. Pesona Alam nan Asri

HUtan sekitar coban baung tampak hijau menghampar
Alam nan asri. Image vi: @fandiahmad97

Air Terjun Coban Baung hadir dengan suasana yang sejuk dan pepohonan di sekelilingnya. Menjadi daya tarik tersendiri buat air terjun ini. Gemuruh air terjun menyambut pengunjung begitu tiba di air terjun yang berada dalam kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Baung ini.

Derasnya air terjun yang jatuh dari atas bebatuan seperti mengajak pengunjung untuk menceburkan diri ke dalam sungai yang berada tepat di bawah air terjun. Namun, ada larangan dari pihak pengelola untuk para pengunjung yang ingin mandi dan berenang di sekitar area air terjun ini.

Selain menyajikan air terjun, kawasan ini juga menyajikan suasana penuh kesejukan khas kawasan hutan. Udara yang masih terasa segar juga begitu terasa di sini sehingga memberikan nuansa kenyamanan saat kita menghirupnya.

Panorama alam nan asri di kaki air terjun coban baung.
Panorama asri. Image via: @istynafiya

Simak juga: Surga Surfing di Namberala

  1. Berkemah

Bagi pengunjung yang suka berkemah di alam terbuka, Taman Wisata Alam Gunung Baung menyediakan fasilitas camping ground. Fasilitas ini disediakan untuk pengunjung yang ingin bermalam sambil menikmati segarnya udara dan gemericik air terjun di sekitar kawasan ini.

Menginap di area hutan terbuka tentunya akan menjadi pengalaman yang menyenangkan buat pengunjung yang belum pernah merasakannya.

Sebelum berkemah di area Coban Baung, Pengunjung sebaiknya menyiapkan peralatan dan perlengkapan sebaik mungkin. Termasuk persediaan logistik berupa makanan dan minuman. Karena di area bumi perkemahan belum ada warung makan.

Jika lupa membawa dari rumah, pengunjung bisa membelinya di Pasar Tumpangrejo yang berada satu jalur menuju Dusun Gendogo.

  1. Rafting

Start Rafting di kaki air terjun coban baung.
Start Rafting di kaki air terjun. Image via: wikimapia.org

Sungai di dalam kawasan TWA Gunung Baung dapat digunakan untuk kegiatan susur sungai rafting dan river boat.  Kegiatan susur sungai menggunakan perahu karet dengan memanfaatkan batuan sungai sebagai track.

Selama melakukan fun rafting, pengunjung dapat melihat kelelawar besar yang bertengger di pohon pada musim tertentu atau sambil memancing dan bermain di sungai.

Pengunjung muda-mudi yang akan rafting biasanya datang saat akhir minggu. Kantor rafting tak setiap hari buka, sehingga pengunjung yang ingin rafting harus telepon dulu, baru akan disediakan peralatan raftingnya.

  1. Legenda dan Misteri

Air terjun coban baung koknon keramat dan meminta korban, khususnya pria pria berwajah tampan
Hati-Hati Jika Anda Merasa Tampan!!. Image via: @wal_lang12

Simak juga: 12 tingkat air terjun Saluopa

Coban Baung mempunyai mitos yang berkembang di masyarakat. Yaitu mengenai seorang putri Raja Madura yang bertapa pada goa yang terletak di balik air terjun. Menurut mitos, jika seorang lelaki mandi di air terjun ini dan putri tersebut menyukainya, maka lelaki tersebut bisa hilang atau meninggal dunia.

Hal ini menjadikan masyarakat sekitar selalu menghubung-hubungkan peristiwa hilang maupun tenggelamnya wisatawan dengan mitos tersebut.

Nama Baung sendiri diambil berasal dari suara auman macan yang sangat keras hingga terdengar sampai air terjun ini.

pesona coban baung
Pesona Coban Baung. Image via: @amazingmalang

Tips Mengunjungi Coban Baung

Demi kenyamanan dan keselamatan selama berwisata, Ada beberapa tips dan saran yang sebaiknya diperhatikan benar ketika mengunjungi wisata alam Coban Baung ini.

  • Siapkan fisik.

Persiapan fisik memang harus dilakukan karena jarak antara loket masuk dan air terjun tidak dekat. Jaraknya cukup jauh dan sudah pasti akan memakan tenaga yang tak sedikit.

  • Menggunakan sepatu yang kasar.

Hindari menggunakan sepatu dengan sol licin karena jalanan yang akan dilalui meskipun bebatuan akan terasa licin. Apalagi ketika musim penghujan

  • Perhatikan cuaca.

Usahakan mengunjungi tempat rekreasi ini ketika musim panas agar jalanan umum dan jalanan menuju air terjun yang akan dilalui tak terlalu licin

  • Hati-hati membawa anak-anak.

Karena arus yang cukup deras, bila membawa anak-anak, awasi mereka dengan baik. Jangan sampai Anda lalai mengawasi, karena kedalaman air cukup dalam.

menatap air terjun coban baung Dari jauh
Dari kejauhan. Image via: @dianmey23

Simak juga: Guyuran air terjun Tancak

Objek Wisata Dekat Coban Baung

Masih di sekitar Pasuruan, hanya 8 km dari Coban Baung terdapat Saygon Waterpark Pasuruan. Berbeda dengan beberapa waterpark lainnya, Waterpark ini dibangun di areal yang cukup luas lengkap dengan berbagai wahana permainan air dan juga penginapan.

Wahana permainan seperti kolam arus, kolam ombak dan water slide bahkan wahana simulasi Pesawat Boeing 737 seri 400 bisa ditemui. Tentu tidak ketinggalan beragam permainan air lainnya mulai dari kolam arus, water slide, hingga kolam ombak.

Sementara jika singgah ke pusat kota Pasuruan, yang berjarak 28 km, pengunjung bisa mengunjungi Taman Hayati. Tempat wisata murah meriah ini cocok untuk dikunjungi bareng keluarga atau teman-teman. Di tempat ini pengunjung bisa bersantai sambil berselancar di dunia maya atau ngobrol asik bareng teman-teman.

Sekian kami bisa suguhkan ringkasan soal lokasi, rute, tiket, dan juga daya tarik dari Coban Baung. Semoga bisa jadi bahan referensi untuk merencanakan kunjungan ke daerah Pasuruan.

Selamat Berlibur!!

Baca juga:

Leave a Comment