Ketambe Aceh, Kekayaan Alam Bagian Barat Wilayah Indonesia

Aceh merupakan sebuah daerah di Indonesia yang terletak di sebelah barat, kondisi alam di Aceh masih bagus dan sangat alami. Kabupaten Aceh Tenggara khususnya berada di daerah pegunungan yang merupakan bagian dari Pegunungan Bukit Barisan.

Terdapat sebuah cagar alam nasional terbesar di Aceh Tenggara, yakni Taman Nasional Gunung Leuser. Terdapat sebuah kecamatan di Aceh Tenggara yang berbatasan langsung dengan kawasan taman nasional tersebut.

Yakni Kecamatan Ketambe, kawasan ini merupakan habitat dari berbagai macam satwa seperti burung dan orangutan. Di area tersebut terdapat sebuah sungai yang bernama Sungai Alas dan sering digunakan untuk melakukan kegiatan arung jeram.

Kawasan Ketambe ini berfungsi sebagai lokasi penelitian Orang Utan Sumatera dan merupakan pusat penelitian Rangkong. Maka tak heran jika banyak peneliti yang datang ke lokasi tersebut.

Selalu Digunakan Sebagai Tempat Penelitian
Selalu Digunakan Sebagai Tempat Penelitian. Sumber: gunungleuser.or.id

Simak juga: 11 Wisata di Bumi Serambi Mekah Aceh

Berikut ulasan lengkap mengenai Ketambe Aceh:

Lokasi Ketambe Aceh

Lokasi Ketambe Aceh berada di Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.

Rute Menuju Ketambe Aceh

Rute untuk menuju Ketambe Aceh jika kamu bergerak dari pusat kota hanya memakan waktu perjalanan sekitar 30 menit saja. Kamu tinggal mengikuti jalan saja, lokasi Ketambe Aceh berada di sebelah kiri jalan.

Jika kamu bergerak dari Kota Medan, kamu dapat melalui jalur dataran tinggi Karo dengan estimasi perjalanan sekitar 6 hingga 7 jam. Kamu dapat bertanya kepada warga sekitar yang ditemui, untuk menghindari kesalahan dalam mengambil rute.

Perjalanan Menuju Ketambe Aceh

Perjalanan yang akan kamu lalui ketika menuju Ketambe Aceh, akan sangat mengasyikkan. Dimana sepanjang perjalanan kamu akan menikmati pemandangan yang menakjubkan.

Pepohonan yang rindang kamu temui di sepanjang perjalanan, udara sejuk pun dapat kamu rasakan jika kamu mengendarai sepeda motor.

Jalan menuju Ketambe Aceh sudah beraspal, namun jalurnya dipenuhi dengan kelokan-kelokan yang cukup tajam khas jalan pegunungan. Serta kondisi jalan yang tidak terlalu lebar, membuat pengendara mobil harus lebih waspada dan berhati-hati.

Lokasi Ketambe Aceh terletak di sebelah kiri jalan, sesaat setelah melewati sebuah gapura sederhana kamu akan melanjutkan perjalanan di tengah hutan yang masih sangat asri.

Kondisi jalan memang tidak terlalu bagus, masih banyak jalan yang berlubang. Kamu masih menemukan jalan yang berkelok-kelok, dan merasakan sensasi berkendara di tengah hutan.

Jalur tersebut dapat dilalui kendaraan mobil, namun kamu harus siap dengan kondisi jalan yang kecil. Akan lebih mengasyikan jika menggunakan motor.

Jam Buka Ketambe Aceh

Jam operasional Ketambe Aceh tak terbatas oleh waktu, lokasi wisata alam yang satu ini dibuka selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Hindari melakukan perjalanan di malam hari, karena masih minim lampu penerangan jalan.

Tiket Ketambe Aceh

Tiket masuk Ketambe Aceh tidak dikenai pungutan sepeser pun alias gratis. Namun, karena lokasinya yang sangat luas sebaiknya kamu meminta didampingi oleh Tour Guide dengan biaya seikhlasnya.

Fasilitas Ketambe Aceh

Fasilitas yang tersedia di Ketambe Aceh terdiri dari:

  • Area parkir
  • Gedung pertemuan
  • Mushola
  • Panggung sederhana
  • Kamar mandi
  • Penginapan atau homestay

Daya Tarik Ketambe Aceh

Daya tarik yang coba ditawarkan Ketambe Aceh untuk memikat para pengunjung diantaranya:

1. Keindahan Hutan Hujan (Rain Forest)

Terdapat kawasan Hutan Hujan (Rain Forest) di sekitar kawasan Ketambe, yang menjadi tempat hidup berbagai ekosistem yang ada.

Hutan Ketambe Aceh
Hutan Ketambe Aceh. Sumber: www.mongabay.co.id

Untuk menjelajahi Hutan Hujan, alangkah baiknya jika ditemani oleh seorang guide. Kamu akan menapaki jalan setapak diantara rindangnya pepohonan, udara yang kamu rasakan sangat sejuk sekali.

Dengan melakukan kegiatan seperti ini, kamu dapat melihat dari dekat keindahan alam yang ada. Pas banget untuk kamu yang suka dengan petualangan.

2. Rafting (Arung Jeram)

Kegiatan Rafting atau Arung Jeram dapat kamu lakukan di Ketambe yang akan memberikan kamu sensasi rafting dengan menyusuri Sungai Alas sejauh 50 km dengan estimasi waktu 3 jam lamanya.

Jalur yang sempurna untuk kamu para pecinta alam yang senang dengan kegiatan yang penuh petualangan, karena Sungai Alas memiliki arus yang cukup deras serta kelokan yang akan membuat jantungmu sedikit berdegup kencang.

Menjajal Keseruan Arung Jeram Di Ketambe
Menjajal Keseruan Arung Jeram Di Ketambe. Sumber: www.mongabay.co.id

Sungai Alas ini membelah Tanam Nasional Gunung Leuseur dan melintasi beberapa daerah, otomatis kamu akan menyaksikan pemandangan alam yang luar biasa menakjubkan.

Kamu akan mendapatkan keseruan ketika melakukan kegiatan rafting apalagi jika dilakukan bersamaan dengan kawan seperjuangan.

3. Melihat Hewan Yang Dilindungi

Bebas Berkeliaran Tanpa Ada Yang Mengganggu
Bebas Berkeliaran Tanpa Ada Yang Mengganggu. Sumber: www.mongabay.co.id

Simak juga: Memandang Selat Bali dari Bukit Sewu Sambang Banyuwangi

Ketambe Aceh merupakan sebuah lokasi wisata yang juga dimaksudkan untuk lokasi penelitian khususnya orang utan. Kamu juga dapat berinteraksi tanpa merasa khawatir karena sudah ramah dan terbiasa berjumpa dengan manusia.

Kamu dapat melihat orang utan bergelantungan pada dahan pohon yang satu menuju pohon yang lainnya. Mereka kerap mendatangi kawasan Katambe Aceh ketika musim buah tiba, untuk mencari makan.

Selain Orang Utan terdapat satwa-satwa lain yang dengan bebasnya hidup di sekitar Katambe, seperti monyet, rusa atau sesekali muncul harimau sumatera pada saat malam hari. Mereka dapat berkeliaran tanpa diganggu oleh tangan jahil manusia.

4. Pemandian Air Panas

Pemandian Air Panas
Pemandian Air Panas. Sumber: www.industry.co.id

Setelah kamu puas mengeksplor kawasan Katambe, bersantailah dengan menikmati air panas di pemandian yang berada dekat dengan aliran sungai. Uap atau asap mengepul halus di atas pemandian tersebut.

Terdapat beberapa titik air di sekitar aliran sungai ini, yakni ada air dingin, hangat juga panas. Kamu dapat membedakannya dengan melihat warna bebatuan yang ada.

Bebatuan dengan warna merah bata memiliki sumber air panas sedangkan jika kamu melihat bebatuan dengan warna normal yang biasa kamu lihat, itu artinya tidak ada sumber air panas di sekitar aliran tersebut.

Sungai Alas
Sungai Alas. Sumber: bakata.net

Simak Juga: Kolam Alami Wana Wisata Wendit

Penginapan

Untuk mengunjungi Ketambe Aceh tak cukup jika hanya menghabiskan waktu beberapa jam saja, mengingat begitu luasnya daerah ini kamu harus menginap di sekitar lokasi wisata.

Ngga perlu jauh-jauh mencari tempat untuk menginap, di sekitar Ketambe Aceh terdapat beberapa penginapan atau homestay yang dapat kamu sewa.

Guest House Di Ketambe
Guest House Di Ketambe. Sumber: jayakartanews.com

Letaknya berada di pinggir jalan tak jauh dari area parkir, tempatnya pun sangat nyaman untuk ditinggali. Pemilik pondok biasanya menawarkan paket wisata adventure.

Paket yang ditawarkan seperti trekking ke Taman Nasional Gunung Leuser, Rafting di Sungai Alas, Bird Watching, Trekking di Rain Forest, bahkan hingga melakukan kegiatan night trekking yang menegangkan sekaligus mengasyikkan.

Tips Wisata

  • Karena lokasi Ketambe sangat luas baiknya kamu meminta seorang guide untuk menemani.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman ketika melakukan trekking.
  • Pada saat melakukan kegiatan Arung Jeram atau trekking di Rain Forest, harus selalu ikuti petunjuk dari pemandu.
  • Jaga selalu kebersihan dan keasrian lokasi Ketambe Aceh.
  • Hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
  • Siapkan gadget kamu untuk mengabadikan keindahan alam Ketambe Aceh.

Penutup

Wilayah Aceh memang masih menyimpan kekayaan alam yang masih sangat alami, lokasi Ketambe bukan hanya dijadikan sebagai tempat wisata saja namun juga digunakan oleh para peneliti untuk mengamati keanekaragaman flora dan fauna yang ada.

Kekayaan alam yang luar biasa ini sangat layak kamu kunjungi, eksplor, dan jaga bersama.


Leave a Comment