Moja Museum, Petualangan Imajinasi Dalam 14 Ruang Pamernya

Moja Museum merupakan tempat liburan yang berbeda dari museum lainnya, museum ini sangatlah hits sehingga dapat dijadikan tujuan berlibur kekinian yang hits. Museum ini menawarkan pengalaman yang seru dan berbeda ketika berkunjung ke museum.

Museum Moja adalah salah satu bukti nyata bahwa museum bukanlah sekadar tempat kuno untuk menyimpan barang-barang berdebu dari masa lampau. Museum ini merupakan tempat liburan alternatif yang hits.

Moja Museum. Image via: dakatour.comPara pengunjung dapat berswafoto sepuasnya sambil menikamati karya-karya unik di dalam museum. Museum ini memberiakn pengalaman yang berbeda kepada pengunjung karena pengelola menyuguhkan berbagai macam tema yang berbeda,

Setidaknya terdapat 14 ruangan tenatis yang yang akan membuat pengunjung penasaran. Inilah yang menjadi daya tarik dari museum ini dimana pengunjung dapat bernostalgia dengan tema-tema yang tersedia.

Pengunjung juga dapat menjumpai berbagai benda jaman dulu yang ada di ruangan-ruangan tersebut. Tentu saja benda-benda tersebut sangat lah identik dengan tema yang ada. So, mengunjungi museum ini bisa menjadi alternatif yang pas untuk mengisi liburan karena tak hanya unik dan menarik, pengunjung juga dapat berswafoto sepuasnya disini.

Unik dan artistik! Itulah kesan yang timbul ketika memasuki tiap ruangan di Museum Moja.

Museum interaktif. Image via: hipwee.comSimak juga: 21 Wisata Populer di Jakarta

Lokasi dan Rute Moja Museum

Moja Museum berada di Jl. Metro Pondok Indah Blok Tb No. 27, RT.9/RW.16, Pondon Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Pengunjung yang ingin menuju ke Museum Moja, bisa naik kendaraan umum seperti halnya Bus Trans Jakarta ataupun Busway. Pilihan jalanannya dalah jurusan Harmoni – Lebak Bulus dan turun di Halte Pondok Indah Mall.

Setelah sampai dari halte Pondok Indah, bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 500 meter ke arah museum.

Jam Buka Moja Museum

Jam buka Moja Museum berbeda dari museum umumnya. Jika museum umumnya buka sepanjang hari, Museum Moja buka dengan 3 sesi, yakni slot 1 dari jam 11.00-13.30. Slot 2 dari jam 14.00 sampai jam 16.30. Dan terakhir slot 3 dari 17.00 sampai 19.00.

Berburu Kata, salahs atu ermainan nostalgia yang populer di era 80-an.. I
Berburu Kata. Image via: mediaindo.co.id

Tiket Moja Museum

Harga tiket untuk masuk ke Mojo Museum dikenakan biaya sebesar Rp 100.000 saat weekdays. Sementara untuk hari libur dikenakan biaya Rp 125.000 pengunjung, harga tersebut untuk orang dewasa.

Beda lagi dengan anak-anak di bawah 6 tahun dan orang tua di atas 65 tahun, akan dikenakan biaya Rp90.000 weekday dan Rp115.000 weekend.

Fasilitas Moja Museum

Fasilitas loket tiket didesain lucu dan menggemaskan. Sesuai dengan konsep Cinema, di dalam museum terdapat ornamen-ornamen yang bertema cinema seperti Bak Popcorn dan Bola Popcorn. Saat memasuki ruangan, pengunjung akan mendapatkan cemilan-cemilan kekinian seperti popcorn, jellybean dan biscuit secara gratis.

Daya Tarik Wahana Moja Museum

  1. Sepatu roller skate

pengunjung dapat menjelajahi seluruh area museum mengenakan sepatu roller skate seperti di era 80-an.
Meluncur di Museum. Image via: @ivanachristiani

Simak juga: Saygon Waterpak, milik Ratu Goyang Ngebor

Ada yang berbeda di Moja Museum dengan museum pada umumnya dimana disini pengunjung dapat berkeliling area museum dengan menggunakan roller skate. Pengunjung dapat meminjam sepatu ini kepada petugas. Pengelola menyediakan sepatu ini mulai dari ukuran 30 sampai 45.

Pengunjung dapat dapat meluncur denagn bebas museum yang cukup luas ini. Pengelola juga menyediakan papan beroda sebagai alat bantu bagi pengunjung yang kurang mahir mengenakan sepeatu roller skate.

Kemudian, disini terdapat ring yang diterangi lampu berwarna-warni yang akan membuat pengunjung semakin betah bermain disini.

Bagi yang sudah mahir, coba bersenang-senang di rink yang diterangi tata lampu warna-warni dan musik. Suasana seru seperti ini bakal membuat semangat dan semakin betah bermain.
Kaya warna. Image via: travel.tempo.co
  1. 14 Ruangan

Ruangan-ruaangan ini terletak di lantai dua bangunana. Pengunjung akan di arahkan oleh satpam untuk menuju ruangan ini. Pengunjung akan memasuki ruangan-ruangan ini secara berurutan, dan setelah pengunjung menuju ruang berikutnya mereka tak dapat kembali lagi ke ruang sebelumnya.

Semua ruangan-ruangan ini memiliki tema yang unik dan berbeda-beda. Hal ini tentu saja membuat ruangan ini menjadi spot yang cocok untuk dijadikan latar untuk berfoto. Salah satu tema yang diterapkan dalam ruangan ini adalah tema Charlie and The Millenial Pink Candy Room, disini pengunjung akan diberikan permen yang dibagiakan oleh petugas.

ruang ruang di moja museum mengajak pengunjung untuk berimajinasi dengan berbagai icon film

Imajinatif. Image via: @siskaanggunpratiwiSimak juga: 2 kolam dan 2 Slide, di Dayu waterpark

Kemudian ada juga ruangan seperti wahana mandi bola. Disini pengunjung dapat berfoto sambil menenggelam kan diri pada bak yang diisi dengan bola berwarna putih dan kuning.

Selain dua tema di atas masih banyak lagi tema-tema yang menarik seperti ruangan yang bertemakan game legendaris Mario Bross, hingga ruangan yang bertemakan coretan gravity pun ada.

, ruangan ayunan diatas awan. Dimana terdapat banyak ayunan yang dibawahnya terdapat bulu putih, mirip dengan awan yang ada di angkasa.
Ayunan pelangi. Image via: @riekisptr
  1. Berburu Foto instagenic

Dengan mengunakan sepatu roller skate pengunjung dapat menjelajahi satu per satu spot instalasi seni yang ada dalam museum. Instalasi ini sangatlah cocok dijadikan sebagai latar untuk berfoto karena dihisasi berbagai dekorasi yang unik dan juga lucu.

Museum ini memiliki ruangan untuk berswafoto dengan tema yang berbeda. Selain itu petugas akan menyuguhi cemilan kepada pengunjung tanpa harus membayar lagi. Museum ini sangatlah unik, tidak seperti museum lain yang dilarang membawa makanan, di Moja Museum justru diperbolehkan makan di dalam studio.

ruangan yang terdapat bak bola kecil. Di dalam ruangan ini ada sebuah bak yang dipenuhi bola warna kuning dan putih yang siap untuk pengunjung selemi
Kolam bola. Image via: @mojamuseum

Simak juga: Belajar bertani bareng Pak Budi

Selain diperbolehkan menikmati cemilan, pengunjung juga dapat membawa kamera sendiri. Tidak hanya handphone, tapi kamera profesional dapat kamu bawa tanpa biaya tambahan. Kelengkapan kamera seperti tripod pun boleh dibawa.

Tak hanya itu saja, pengunjung juga dapat meminta tolong kepada petugas untuk membantu dalam berfoto. Petugas disini dapat membantu dengan mengarahkan pose yang cocok dan pengambilan gambar dari angle yang tepat.

Tips Wisata Moja Museum

Sebelum berkunjung ke Museum Moja, ada baiknya mengetahui beberapa tips berikut ini.

  • Patuhi aturan

Ada beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh pengunjung Museum Moja. Beberapa aturan tersebut antara lain tidak boleh memanjat, tidak boleh merokok di dalam area museum, tidak boleh berlari, dan tidak boleh memindahkan barang yang ada di dalam ruangan.

Imajinasi 2 warna
2 warna. Image via: misteraladin.com
  • Antre dengan sabar

Karena antusiasme para pengunjung sangat tinggi, tak heran tempat ini selalu ramai, terutama pada akhir pekan. Jadi, sebaiknya tetap sabar menanti giliran hingga area yang dituju sudah kosong.

  • Berikan kesempatan kepada yang lain

Manfaatkan waktu dengan efektif dan efisien sehingga orang lain tidak terlalu lama menunggu giliran.

  • Bawalah perlengkapan kamera

Aktivitas yang paling utama di tempat ini adalah berswafoto dengan latar Museum Moja yang unik. Jadi, persiapkan diri dengan kamera terbaik. Pengunjung dapat bergaya yang variatif dan kreatif sehingga hasil jeperetannya menjadi sempurna.

foto imajinatif di Moja Museum
Bungkus!!! Image via: anakjajan.com

Simak juga: Belanja dan Renang di SKI Bogor

Objek Wisata Dekat Moja Museum

Walau Jakarta Selatan dieknal sebagai area Jakarta yang paling high class, namun bukan berarti di kota semua wisatanya berbau “mahal”. Justru Jakarta selatan memiliki banyak lokasi wisata murah dan bertema Alam.

Yang paling terkenal, tentu saja Kebun Binatang Ragunan. Kebun binatang tertua di Jakarta ini memamerkan aneka satwa, seperti harimau, jerapah, gajah, beruang, reptil dan lain-lain.

Jakarta selatan juga punya pusat konservasi kebudayaan Betawi. Di sana ada Setu Babakan. Di sekitar waduk, terdapat rumah-rumah adat Betawi yang memiliki teras cukup luas. Bagi yang ingin mencicipi kuliner khas Betawi bisa menghampiri penjual makanan. DI sana tersedia mulai dari dodol, kerak telor, nasi uduk, nasi ulam, es selendang dan bir pletok,

Inilah ulasan singkat mengenai destinasi wisata populer Museum Moja. Untuk menikmati semua fasilitas di dalamnya, silakan berkunjung pada jadwal yang tertera di atas.

Baca juga:

Leave a Comment