Taman Sabin, 2 Hektar Sawah Yang Disentuh Kreativitas Seni

Taman Sabin memiliki luas sekitar dua hektar. Lokasi satu ini merupakan lahan pertanian yang diintegrasikan dengan konsep wisata. Di lahan persawahan dengan tidak menghilangkan fungsi awalnya, pengunjung dapat melihat area persawahan yang telah dimodifikasi dengan seni.

Taman Sabin merupakan wujud dari sebuah kreatifitas memanfaatkan lahan persawahan seluas 2 hektar, dengan penataan dan menyulap sawah tersebut jadi taman wisata berbasis hortikultura dan mina padi.

Taman Sabin. Image via: kelilinglampung.netDengan nilai seni yang dimiliki tempat wisata ini pengunjungdapat menemukan spot-spot menarik sebagai latar untuk berswafoto.Area persawahan yang membentang dengan sentuhan bunga-bunga yang elok nan cantik ini sungguh menjadi daya tarik tersendiri. Selain nilai seni, are persawahan ini juga terintegrasi dengan perkebunan dan perikanan.

Pengunjung dapat menyaksikan tanaman hortikultura seperti labu, cabai, sawi dan juga buah-buahan. Kemudian terdapat pula bunga-bunga dengan warna yang cantik terhias berderet di kolam-kolam ikan. Hal ini tentunya menambah daya tarik serta keasrian suasana pedesaan di lokasi wisata ini.

Spot yang biasa dipakai latar foto diantaranya seperti; spot panggung bambu, jembatan bambu, saung bambu, tempat duduk bambu, dan lain-lain serta didukung dengan aneka hiasan seperti; miniatur kura-kura, burung, kolam, taman bunga, dan masih banyak lagi.
2 Sawung unik. Image via: liburanlampung

Simak juga: 13 lokasi wisata di Lampung

Lokasi Taman Sabin

Wisata taman sabin masih berada di wilayah Pringsewu, tepatnya di Desa Wonodadi, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Bagi pengunjungr yang ingin berkunjung ke tempat ini memang lokasinya sangat strategis, jadi sangat mudah untuk dijangkau. Dari kota Bandar Lampung hanya ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam perjalanan atau dengan jarak sekitar 32 km.

Rute Menuju Taman Sabin

Rute menuju Taman Sabin dari kota Bandar Lampung adalah melalui jalan ke arah Pringsewu dengan rute perjalanan melalui Gedong Tataan. Setelah sampai di pasar Gading Rejo, Cari jalan menuju Desa Wonodadi. Beberapa meter dari titip terakhir itu, pengunjung sudah sampai di Wisata Taman Sabin.

Spot yang biasa dipakai latar foto diantaranya seperti; spot panggung bambu, jembatan bambu, saung bambu, tempat duduk bambu, dan lain-lain serta didukung dengan aneka hiasan seperti; miniatur kura-kura, burung, kolam, taman bunga, dan masih banyak lagi.
Lorong Lima. Image via: jumanto.com

Jam Buka Taman Sabin

Untuk jam oprasionalnnya, Taman Sabin ini dibuka mulai jam 07.00 hingga jam 18.00, dari hari Senin hingga Minggu.

Waktu yang pas untuk menikmati liburan di wisata ini yaitu ketika pagi maupun sore, karena salah satu kekurangannya tidak banyak pohon besar. Jadi ketika siang hari kondisinya cukup panas, sehingga untuk berteduh harus mengandalkan saung bambu dan tanaman-tanaman rindang yang ada.

Tiket Taman Sabin

Harga tiket masuk ke Taman Sabin memang masih sangat terjangkau, pengunjung dewasa hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp. 5000,- per orang. Sedangkan pengunjung anak anak dikenakan tiket Rp 3.000.

Selain itu ada juga biaya parkir bag yang membawa sepeda motor, yaitu sebesar Rp 2.000,

Fasilitas Taman Sabin

Ketika berkujung ke Taman Sabin pengunjung akan dilayanid negan fasilitas yang memadai. Pengelola telah menyiapkan fasilitas penunjang seperti saung untuk beristirahat, Toilet yang bersih serta fasilitas parkir yang nyaman. Pengunjung juga dapat berfoto-foto dispot yang telah disediakan oleh pengelola.

Daya Tarik Taman Sabin

  1. Area Persawahan

Taman sabin dikembangkan dalam area persawahan aktif. Namun uniknya pengembangan fasiliats rekreasi wisata ini tidak menganggu fungsi sawah sebagai kawasan produksi padi maupun palawija. Kedua kegiatan dapat berpadu berdampiangan dalam 1 area yang sama, Sungguh jenius.
Sawah yang “senikan”. Image via: @_vivovsh

Simak juga: 12 Jembatan Logam Banto Royo

Taman sabin dikembangkan dalam area persawahan aktif. Namun uniknya pengembangan fasiliats rekreasi wisata ini tidak menganggu fungsi sawah sebagai kawasan produksi padi maupun palawija. Kedua kegiatan dapat berpadu berdampiangan dalam 1 area yang sama, Sungguh jenius.

Bagian yang dimanfaatkan untuk memebnagun wahana wisata berupa spot foto, adalah bagian pematang. Dengan cara ini suasana asli persawahan yang lega, asri dan sear tetap dapat dipertahankan, di objek wisata ini.

Taman wisata berbasis Sawah ini juga ramah anak, karena memang didesain tidak berbahaya untuk anak anak. Namun sebagai orang tua kita harus tetap berhati hati dan waspada dalam menjaga buah hati tercinta.

Tangan kreatif Bapak Muhammad Faturrohman lah yang menyulap area persawahan disini menjadi tempat wisata yang recomended. Tak hanya pemandangan persawahan yang unik saja yang ditawarkan tempat ini, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan gunung Betung. Tentunya hal ini akan membuat wisatawan merasa takjub dengan pemandangan disini, disamping areanya yang strategis pula.

  1. Aneka Spot Foto

Spot yang paling menonjol dan tampak paling niat saat membangunnya adalah struktur pentagram (bintang segi lima) raksasa berbahan Bambu. Struktur setinggi 6 meter lebih ini tampak gagah dan elok di tengah hamparan sawah.
Bintang 5 Taman Sabin. Image via: @LampungEksis

Sajian utama di objek wisata Taman Sabin ini adalah berburu Spot Foto. Ada berbagai jenis Spot foto yang dibangun secara kreatif, berdampingan dengan persawahan. Spot spot foto itu dibangun diantara pematang sawah, dan juga kolam/ empang kecil yang memang sudah ada sejak lama di area persawahan ini.

Di dalam Kolam kecil di area ini dibangun dengan beberapa miniatur burung dan kura-kura tersebut sangat indah untuk dilihat, di sekeliling kolam tersebut juga dihiasi oleh kebun bunga celosia, taman buah dan saung untuk beristirahat, serta fasilitas penunjang lainnya.

Aneka Spot foto juga tertata unik. Mulai dari saung pak tani, yang secara tradisional digunakan oleh pak tani untuk istirahat siang dan ngopi, di taman ini dibangun dengan artistik. Bertiang 4, dengan atap ilalang, dan desain tiang yang hampir kerucut, membuat saung bukan sekedar tepat berteduh, namun juga artistik sebagai latar berfoto.

Di dalam Kolam kecil di area ini dibangun dengan beberapa miniatur burung dan kura-kura tersebut sangat indah untuk dilihat
Kura-Kura Taman Sabin. Image via: @jalanjalandilampung

Simak juga: Aneka wisata di Tahura Raden Soerjo

Spot lain yang paling menonjol dan tapak paling niat saat membangunnya adalah struktur pentagram (bintang segi lima) raksasa berbahan Bambu. Struktur setinggi 6 meter lebih ini tampak gagah dan elok di tengah hamparan sawah.

Struktur pentagram ini, pada bagian segi lima di pusat bintang, sejatinya berupa sebuah panggung yang cukup untuk tempat bagi 3-5 orang. Di panggung inilah biasanya pengunjung mengambil posisi untuk kemudian diabadikan oleh temannya dalam selembar foto.

  1. Kebun Celosia

Bunga celosia memiliki warna yang menarik sehingga banyak dijadikan tanaman hias. Warna warna cerah dari bunga celosia ini sangat lah cocok menjadi latar untuk berfoto. Namun sejatinya, bunga celosia sudah ada di area ini jauh sebelum area ini disulap jadi area wisata. Hal ini karena bunga celosia juga berfungsi sebagai pengendali hama.

Warna-Warna Alam dari tanaman bunga celosia di Taman Sabin.
Warna-Warna Alam. Image via: @hobby.alam

Sejak lama sudah diketahui bahwa Warna cerah dari bunga Celosia, dan juga mad yang dihasilkan, dapat mengundang serangga untuk datang ke area itu. Serangga ini adalah serangga penghisap madu adalah musuh alami dari serangga perusak padi. Dengan menghadirkan keseimbangan ini, maka populasi serangga/ ulat pengganggu padi bisa ditekan secara alami.

Di Kolam Taman juga tersedia Spot Foto.
Kolam Taman. Image via: @izma2303

Simak juga: 3 Air Terjun Coban Srengenge

Tips Mengunjungi Taman Sabin

Untuk menikmati waktu liburan yang maksimal di lokasi ini, ada baiknya pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Waktu terbaik untuk berkunjung di Taman Sabin adalah saat pagi menjelang siang.
  • Datang di hari biasa, karena saat weekend dan hari libur biasanya ramai oleh pengunjung.
  • Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan.

Objek Wisata Dekat Taman Sabin

Sekalinya jauh jauh datang ke Lampung, tentu tidak afdol kalau hanya mendatangi 1 objek wisata. Lampung, khususnya Pringsewu, memiliki beberapa pilihan ibjek wisata yang pantas diperhitungkan untuk mengisi waktu liburan.

Sawah yang Nyeni.
Sawah yang Nyeni. Image via: @Muli-meghanai-Lampung

Simak juga: Air melimpah dan bening dia Aek Sijornih

Bagi yang ingin melanjutkan berburu foto instagramable, setelah dari taman Sabin, bisa lanjut ke Bukit Pangonan. Bukit Pangonan dilengkapi fasilitas untuk foto selfie maupun wefie berbahan Bambu. Hal ini mungkin karena berlokasi di Pringsewu, yang dalam bahasa Jawa memiliki arti harafiah “seribu bambu” atau “banyak bambu”.

Perburuan bisa dilanjutkan ke Bukit PJR. Tak kalah indahnya dari Bukit Pangonan, Bukit PJR juga pantas untuk diperhitungkan. Dari atas bukit, pengunjung disuguhkan pemandangan alam Pringsewu. Hamparan kebun dan sawah hijau membentang membuat mata adem. Dari sini juga terlihat rest area Pringsewu yang memiliki tugu bambu yang sangat ikonik.

Itulah tadi beberapa hal yang berkaitan dengan Taman Sabin yang mungkin sudah Anda ketahui dan mungkin juga ada sebagian yang belum Anda ketahui. Dengan membaca informasi di atas, diharapkan dapat menambah pengetahuan Anda dan membuat Anda lebih mengenal lokasi wisata yang masih baru ini.

Baca juga:

Leave a Comment