Bukit Tanarara, 1 dari 2 Bukit Savana Menawan di Sumba Timur

Bukit Tanarara ini memiliki keunikan yaitu bukit yang hampir seluruh permukaannya di selimuti dengan rumput. Lekak – lekuk perbukitan yang seakan penari meliuk-liukkan tubuhnya, gemulai, menciptakan pemandangan nan apik membuat pengunjung nyaman berlama-lama di tempat ini.

Bukit Tanarara ini memiliki keunikan yaitu bukit yang hampir seluruh permukaannya di selimuti dengan rumput. Lekak – lekuk perbukitan yang seakan penari meliuk-liukkan tubuhnya, gemulai, menciptakan pemandangan nan apik membuat pengunjung nyaman berlama-lama di tempat ini.
Bukit Tanarara. Image via: camerawisata.com

Tanarara sendiri berarti tanah merah. Hal ini mengacu pada kondisi tanah di bukit tersebut yang memiliki warna merah. Namun, berkebalikan dengan namanya, hamparan perbukitan ini malah dilapisi rumput yang tampak hijau hingga kekuningan.

Bukit Tanarara terdiri dari beberapa bukit yang saling bersinggungan dan membentuk lekuk-lekuk cantik sehingga cocok dijadikan latar belakang berfoto.

Selain panorama alamnya yang memukau, Bukit Tanarara juga cocok dijadikan tempat menanti sunrise hingga sunset. Lalu, ada pula bukit karang-karang yang juga akan mempercantik suasana di Bukit ini.

Warna perbukitan di sini sendiri akan berubah tergantung musim. Bagi Anda yang ingin mendapatkan hamparan bukit hijau nan asri, Anda bisa datang di musim hujan. Sementara di musim kemarau, warna bukit Tanarara akan cenderung kuning kecokelatan namun tetap tak kalah indah.

puncak batu di bukit Tanarara
Puncak Bukit. Image via: jalanblog

Simak juga: Ragam Wisata di Pulau Sumba

Lokasi Bukit Tanarara

Lokasi Bukit Tanarara ini berada di Katiku Luku, Matawai La Pawu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Tim.

Dari kota kabupaten Sumba Timut, destinasi ini berjarak sekitar 19 Km.

Rute Menuju Bukit Tanarara

Mengenai rute menuju Bukit Tanarara, pengunjung tidak perlu khawatir. Untuk menuju Bukit cantik ini pengunjung bisa membawa kendaraan roda 2 maupun roda 4.

Walau wisata ini adalah wisata perbukitan, pengunjung tidak perlu capek capek menadaki. Karena tempatnya cukup landai dan sudah memiliki akses yang lumayan baik. Mungkin pengunjung hanya perlu berjalan kaki beberapa meter untuk mendapatkan spot foto yang indah.

Walau jalannya landai dan bagus, pengunjung sangat disarankan tetap berhati hati. Karena jalannya berkelok kelok, tidak lurus macam jalan perkotaan pada umumya.

Untuk menuju Bukit Tanarara ini pengunjung bisa membawa kendaraan roda 2 maupun roda 4.
Rute Bukit Tanarara. Image via: explorewisata.com

Jam Buka Bukit Tanarara

Bukit Tanarara ini sebuah kawasan terbuka. Jadi tidak ada pintu masuk dan keluar, maka lokasi ini dapat dianggap terbuka 24 jam sehari, 7 hari sepekan.

Berbicara mengenai waktu yang tepat untuk datang ke Bukit indah ini ialah pada saat sore hari. Karena perlu diketahui apabila datang pada saat siang hari, tentu terik matahari akan menjadi salah satu faktor yang harus dipikirkan.

Tiket Bukit Tanarara

Untuk harga tiket masuk ke Bukit tanarara ini belum ada alias masih free. Namun jika tidak membawa kendaraan sendiri, pengunjung bisa menyewa atau memakai jasa transportasi yang ada. Maka dari itu walaupun free disarankan tetap membawa uang cash untuk berjaga-jaga.

BUkit Tanarara ini sebuah kawasan terbuka. Jadi tidak ada pintu masuk dan keluar, maka lokasi ini dapat dianggap terbuka 24 jam sehari, 7 hari sepekan.
Bersama rekan. Image via: @cuhirakatesa

Simak juga: Pantai Batu Taka Urung

Fasilitas Bukit Tanarara

Tidak ada fasilitas pendukung sama sekali di sini. Jadi jangan lupa untuk membawa bekal manakan dan minuman dari rumah.

Daya Tarik Bukit Tanarara

Bukit Tanarara sendiri merupakan sebuah kawasan dimana pengunjung bisa mendapatkan sebuah pemandangan padang savana yang sangat luas. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa mendapatkan beberapa hal lainnya yang tentunya akan membuat seru waktu liburan.

  1. Bentangan Savana

Pada saat menginjakkan kaki di Bukit Tanarara, pertama kali yang tersaji di depan mata adalah keindahan alam dengan panorama yang menawan
Savana. Image via: dolanyok.com

Pada saat menginjakkan kaki di Bukit Indah ini, pertama kali yang tersaji di depan mata adalah keindahan alam dengan panorama yang menawan. Bukan hanya itu saja, tentunya dengan perbukitan yang terpampang di depan mata, menjadi salah satu hal yang membuat kawasan ini sering sekali diperbincangkan oleh banyak kalangan.

Lanskap Bukit Tanarara yang sangat luas dan unik. Perbukitan Tanarara sendiri tersusun dari bukit karang-karang yang gersang. Lalu punggung dari perbukitan ini pun relatif datar dan sambung menyambung antara satu dengan lainnya.

  1. Warna Savana

Keindahan alam Bukit Tanarara memiliki keunikan yang jarang sekali didapatkan di tempat. Karena warna di perbukitan ini pun akan berubah tergantung musimnya. Misalkan pada musim kemarau, warna dari bentangan savana yang ada berubah menjadi warna kekuningan.

pada musim kemarau, warna dari bentangan savana yang ada berubah menjadi warna kekuningan.
Menguning. Image via: camerawisata.com

Simak juga: Curug Penganten Tasikmalaya

Lalu pada saat musim penghujan, secara langsung warna dari perbukitan atau bentangan savana berubah menjadi sebuah hamparan hijau yang sangat menyegarkan. Hal ini pun merupakan salah satu alasan mengapa banyak orang yang ingin datang serta ingin menghabiskan waktu mereka di Bukit mempersona ini.

  1. Perbukitan Yang Landai

Di Bukit Tanarara terdapat sebuah puncak, yang dimana pengunjung dapat melihat berbagai keindahan dari atas puncak tersebut. Oleh sebab itu tidak heran apabila banyak orang yang berbondong-bondong untuk bisa sampai di atas puncak tersebut.

Kelebihan dari puncak ini, adalah dengan kontur alam perbukitan yang cukup landai, membuat siapapun yang hendak menuju puncak tersebut tidak akan mengalami kesulitan. Karena memang, pengunjung tidak akan menemukan banyak kesulitan di perjalanan menuju puncak, seperti halnya tanjakan atau tangga.

Selain dapat menuju ke puncak dari perbukitan yang ada di kawasan ini, pengunjung juga harus mencoba untuk mengeksplorasi segala penjuru dari Bukit Tanarara ini. Karena selalu terbuka peluang auntuk menemukans pot indah yang spesial, diantara bentang keindahan yang luas ini.

  1. Panorama Senja

Puncak keindahan panorama alam di bukit Tanarara dapat dijumpai pada sore hari.
Senja di Padang. Image via: korinatour.co.id

Puncak keindahan panorama alam di bukit Tanarara dapat dijumpai pada sore hari. Pengunjung akan mendapatkan sebuah suasana yang cocok sekali untuk dapat bersantai di atas puncak sambil menikmati keindahan panorama alam yang ada di sekitar bukit ini.

Pada saat sore hari pula, pengunjung akan berkesempatan untuk mendapatkan keindahan matahari terbenam yang tentunya sangat indah.

Selain soal matahari terbenam, sebenarnya pengunjung juga bisa mendapatkan suasana matahari terbit di kawasan ini. Untuk mendapatkan moment itu saat subuh hari sudah harus siap di sekitar kawasan bukit ini.

  1. Spot Foto

Bagi pengunjung yang memiliki hobi fotografi, Bukit Tanarara ini bisa menjadi salah satu tempat yang bisa mendatangkan banyak sekali hasil foto yang memuaskan. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa melihat banyak sekali panorama alam yang tentunya sangat layak untuk diabadikan.

Bukit Tanarara ini bisa menjadi salah satu tempat yang bisa mendatangkan banyak sekali hasil foto yang memuaskan
Spot Foto. Image via: magazine.job-like.com

Simak juga: Janjang Sajuta Sumetera Barat

Jadi pada saat berkunjung ke Bukit Tanarara ini, jangan lupa untuk membawa peralatan foto. Karena memang banyak momen-momen indah yang secara tidak sengaja bisa lo dapatkan di kawasan ini. Selain itu insting fotografi akan ditantang di kawasan ini.

  1. Menyerupai Grand Canyon

Satu hal yang menjadi sebuah keunggulan dari Bukit ini ialah dengan keindahannya yang menyerupai Grand Canyon yang berada di Amerika Serikat tersebut. Memang kalau secara lanskap banyak kemiripan antara Bukit Tanarara dengan Grand Canyon itu sendiri.

Namun yang membuat perbedaan ialah dari warna dan suasananya. Bilamana musim penghujan Bukit Tanarara ini akan berubah menjadi hamparan hijau yang menyegarkan. Kalau Grand Canyon sendiri biarpun dalam kondisi alam apapun, warnanya akan selalu sama dan tak berubah.

Bilamana musim penghujan Bukit Tanarara ini akan berubah menjadi hamparan hijau yang menyegarkan
Kuda Timor. Image via: treya.io

Simak juga: Taman Gunung Batu Karang

Objek Wisata Dekat Bukit Tanarara

Mengunjungi Sumba timur, selain menemukan Bukit Tanarara juga akan menemukan Bukit Wairinding. Mengunjungi tanah Sumba Timur ini, akan merasa menemukan sekeping surga yang terhampar diantara perbukitan.

Lanskap Bukit Wairinding yang demikian elok dan sangat mempesona, membuat para pengunjung seperti tak ingin berkedip. Hamparan padang savana yang terhampar luas itu akan berwarna kuning saat musim kemarau dan sebaliknya berwarna hijau pada musim penghujan.

Terletak di bagian selatan pulau dan berjarak sekitar 100 Km dari Waingapu, terdapat Taman Nasional Laiwangi Wanggameti. Taman ini menjadi habitat satwa langka antara lain burung kakatua, Julang Sumba, Pungguk Wengi dan 3 jenis kupu-kupu.

Itulah sedikit bocoran dari kami mengenai keindahan Bukit Tanarara. Bukit wisata cantik yang wajib disambangi jika sedang jalan-jalan di sekitar Sumba Timur. Dijamin tak bakal menyesal deh. Jadi tunggu apa lagi, segera rencanakan perjalanan agar bisa jalan ketika Wabah ini berakhir.

Baca juga:

Leave a Comment