Pesona Pantai Banyu Tibo Pacitan, Pantai dengan Air Terjun Cantik

Pantai adalah objek wisata favorit dikalangan wisatawan, termasuk di Indonesia. Negara kita yang berbentuk kepulauan ini memiliki jumlah pantai yang banyak dan sebagian diantaranya menjadi daya tarik wisata utama bagi wisatawan lokal ataupun asing.


Nah, bicara masalah pantai yang mempesona dan unik, Anda dapat menemukannya di daerah Pacitan, Jawa Timur. Pantai Selatan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia memang memiliki magnet tersendiri.

Begitu pula dengan Pantai Banyu Tibo dengan karakteristiknya yang berbeda. Mungkin Anda pernah mendengar sekilas tentang pantai ini, karena sekarang eksistensinya semakin meningkat.

pantai banyu tibo
image dari https://www.instagram.com/masniaazizah/

Simak: daftar tempat wisata di Pacitan yang populer

Lokasi Pantai Batu Tibo

Pacitan merupakan sebuah Kabupaten yang terletak di sebelah selatan Provinsi Jawa Timur dan berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Tengah.

Sebelum Pantai Banyu Tibo populer di mata wisatawan domestik, sebelumnya terdapat obyek wisata lain terkenal di daerah ini. Sebut saja Pantai Klayar. Namun seiring dengan semakin digalakkannya eksplorasi wisata pantai di Indonesia, termasuk Pacitan, muncullah pantai-pantai lainnya yang tak kalah menakjubkan. Pantai Banyu Tibo menjadi salah satunya.

Lalu di mana lokasi Pantai ini?

Dari segi administratif, Pantai Banyu Tibo berada di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan. Tepatnya di sebelah barat Kabupaten Pacitan atau sekitar 40 km dari pusat Pacitan.

Anda dapat menempuhnya dengan kendaraan pribadi selama kurang lebih 1 jam dari sana. Sedangkan bila Anda berangkat dari Solo, jarak yang harus ditempuh adalah 100 km dengan waktu kira-kira 3 – 4 jam.

Tapi perjalanan cukup jauh ini akan terbayar dengan kepuasan yang Anda dapatkan.

Rute ke Pantai Banyu Tibo

Rute yang dipilih agar sampai ke Pantai Banyu Tibo bervariasi. Tergantung dari mana memulainya. Bila Anda adalah warga Pacitan, tentu tak akan sulit menemukan rute tercepat melalui jalur-jalur yang sudah dikuasai. Bahkan bisa saja menemukan jalan alternatifnya.

Tapi bila Anda berasal dari luar kota, pemilihan rute yang tepat menjadi faktor yang cukup penting. Meskipun sekarang bisa mengandalkan aplikasi seperti GPS, tapi terkadang teknologi memberikan rute yang kurang efektif. Belum lagi bila Anda menuju daerah terpencil, jaringan internet pun akan susah ditangkap.

Misalnya saja Anda berangkat dari Solo yang jaraknya mencapai 100 km dari Pantai Banyu Tibo. Ada dua jalur yang bisa dilewati, yaitu Wonogiri dan Pracimantoro.

Anda dapat memilih salah satu yang paling disukai, karena jalan tersebut sama-sama mulusnya. Tapi yang paling disarankan adalah melalui Wonogiri kemudian dilanjutkan ke jalur Goa Gong.

Kalau dari jalan utama Solo – Pacitan, Anda akan menemukan persimpangan tiga di dekat Masjid Besar Punung. Setelah pertigaan tersebut, belok ke kiri. Lalu akan bertemu pertigaan kembali dan berbeloklah ke kanan.

Selanjutnya Anda hanya perlu meneruskan perjalanan dan ikuti sampai jalur Goa Gong. Begitu sampai di daerah Goa Gong, ambillah jalan menuju Kalak. Jika sudah menemukan perempatan Balai Desa Kalak, belok kiri sampai melewati Pasar Kalak.

Teruskan perjalanan sampai bertemu pertigaan, berbelok ke kanan menuju Desa Widoro. Sampai sini ikuti jalan sampai menemukan papan petunjuk menuju Pantai Banyu Tibo. Anda akan diarahkan pada jalan yang sudah dibuat menjadi dua jalur. Ambillah jalur kanan yang mengantarkan Anda sampai Pantai Banyu Tibo.

sunset di banyu tibo
image via https://www.instagram.com/laksmihamisena/

Masalah alat transportasi yang harus digunakan sebenarnya bermacam-macam. Akan tetapi, Anda akan mengalami kesulitan bila menggunakan alat transportasi umum. Sebaiknya pakai kendaraan pribadi saja, baik itu sepeda motor atau mobil.

Kondisi jalan menuju Pantai Banyu Tibo sudah mulus karena diperbaiki. Namun Anda perlu waspada ketika memasuki gerbang masuk yang masih sempit.

Bila Anda naik mobil, pastikan sopir memiliki kemampuan menyetir yang baik, sebab ada kemungkinan bertemu mobil lainnya dari arah berlawanan. Sampai saat ini jalan masuk menuju Pantai Banyu Tibo masih digarap, sehingga belum sepenuhnya sempurna. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, sebaiknya berboncengan saja menggunakan motor.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke Pantai Banyu Tibo ini terbilang murah dan tak akan menguras kantong Anda. Tapi harga ini dibedakan menurut golongan usia dan hari kerja.

Untuk hari biasa alias hari kerja dari Senin – Jum’at, anak-anak dikenakan tarif sebesar 2 ribu rupiah per kepala dan orang dewasa 3 ribu rupiah per kepala.

Sedangkan ketika weekend atau tanggal merah dan liburan lainnya, anak-anak dikenakan tarif 3 ribu rupiah dan orang dewasa 5 ribu rupiah per kepala.

Kemudian biaya parkir juga cukup murah. Sekitar 2 ribu rupiah untuk motor dan 5 ribu rupiah jika naik mobil.

Harga tiket masuk tersebut mungkin saja mengalami kenaikan suatu saat. Namun kenaikannya mungkin tidak terlalu tinggi, mengingat banyak para wisatawan yang tertarik dengan tempat ini. Semua biaya yang dikenakan tersebut digunakan sebagai penunjang fasilitas dan perawatan pantai.

Jam Buka Pantai Banyu Tibo

Seperti pantai-pantai lainnya, Pantai Banyu Tibo tidak memiliki jam buka secara khusus. Secara tak langsung, pantai ini buka selama 24 jam. Jadi Anda bebas untuk berkunjung kapan saja.

Tapi perlu diingat bahwa di jam-jam tertentu seperti malam hari, sudah tidak ada orang di sana. Baik petugas pengelola tiket, tukang parkir, maupun pengunjung lainnya.

Kondisi pantai di malam hari yang gelap tak akan menguntungkan Anda. Orang-orang yang ingin berwisata lebih ingin menikmati pesonanya yang memukau di waktu seperti pagi hingga sore hari. Oleh karena itu, datanglah di jam-jam yang wajar saja.

Daya Tarik Pantai Banyu Tibo

Bagian ini pasti membuat Anda sangat penasaran bukan? Apa sih yang membuat Pantai Banyu Tibo unik dan menarik?

Jawabannya adalah air terjun. Ya, di obyek wisata ini terdapat air terjun yang tidak terlalu tinggi dan berhadapan langsung ke pantai.

air terjun di pantai banyu tibo
image dari https://www.instagram.com/fahrulysf/

Nama Banyu Tibo sendiri berasal dari bahasa Jawa, yang artinya ‘air jatuh’. Air terjun yang tak kering di musim kemarau ini berasal dari sungai kecil dengan air berwarna bening dan jernih. Di sisi lain, topografi pantai ini sedikit curam. Anda perlu menuruni beberapa anak tangga permanen dan tangga manual menuju pesisir pantai.

Strukturnya hampir mirip seperti tebing kecil, sehingga Anda perlu perjuangan lebih untuk bisa menikmati langsung keindahan 2 obyek sekaligus. Sedangkan garis pantainya tidak begitu panjang, karena tertutup tebing-tebing lainnya.

Air terjun yang tidak terlalu tinggi ini sering membuat para wisatawan ingin merasakan kesegaran dengan mandi di bawahnya sembari menatap keindahan pantai di depannya. Tapi Anda perlu hati-hati karena ombak pantai selatan cukup besar, sementara jarak bibir pantai dengan air terjun hanya beberapa meter saja.

Lebih baik lihat situasinya terlebih dahulu. Jika kebetulan air sedang surut, maka Anda bisa mandi di bawah air terjun. Namun bila kondisi air laut sedang pasang, segera jauhi pantai. Anda dapat mengganti aktivitas lain dengan berfoto ria di atas tebing dan menyaksikan deburan ombak di lautan luas yang eksotis. Apalagi pasir putih berkilauan akan semakin menambah keindahannya yang nyaris sempurna.

Selain itu, bagi Anda yang hobi memancing, kegiatan ini juga dapat dilakukan di Pantai Banyu Tibo. Area yang dikelilingi oleh batu karang dan tebing pasti dihuni oleh berbagai biota laut. Gunakanlah teknik rock fishing untuk mendapatkan hasil pancingan dengan mudah.

Lihat juga video pantai Banyu Tibo dibawah ini ya (source:youtube.com)

Seperti itulah informasi, kondisi dan situasi yang ada di Pantai Banyu Tibo. Tempat ini sangat direkomendasi menjadi tujuan wisata di hari libur.

Silahkan pergi bersama teman-teman, saudara, maupun keluarga dan abadikan momen berharganya. Kapan lagi mendapatkan 2 obyek sekaligus dalam satu tempat?

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment