11 Tempat Wisata di Kyoto Terpopuler di Mata Wisatawan

Ada banyak tempat wisata di Kyoto, yang sebagian besarnya merupakan peninggalan budaya, dan menjadi yang paling utama di Jepang. Kyoto selalu indah sepanjang tahun, salju di musim dingin, mekarnya bunga Sakura di musim semi, bukit-bukit yang sejuk di musim panas, dan pemandangan warna-warni daun musim gugur.


Ada banyak tempat wisata di Kyoto, yang sebagian besarnya merupakan peninggalan budaya, dan menjadi yang paling utama di Jepang
Tempat Wisata di Kyota. Image via: jw-webmagazine.com

Simak juga: tempat wisata di Jepang

Sekilas Soal Kyoto

Meskipun mengalami banyak perang, kebakaran, dan gempa bumi, Kyoto secara ajaib bsia mempertahankan warisan sejarahnya. Kyoto memiliki sekitar 2000 kuil Shinto dan Budha, ditambah lagi dengan istana, taman, dan peninggalan arsitektur lainnya.

Kyoto dikenal sebagai salah satu kota paling terjaga budayanya di Jepang. Beberapa kuil di Kyoto yang terkenal di seluruh Jepang antara lain Kiyomizu-dera, Kinkaku-ji, Ginkaku-ji, dan Ryoan-ji. Warisan sejarah Kyoto kuno merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang ditetapkan UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia.

Stasiun kereta api Kyoto merupakan pusat dari transportasi untuk seluruh kota. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api terbesar kedua di Jepang. Stasiun ini dihubungkan dengan Shinkansen dan beberapa jalur lokal serta kereta bawah tanah.

Untuk transportasi dalam kota, bus lebih banyak digunakan karena jaringannya yang luas dan menjangkau hampir seluruh kota. Sebagian besar bus menggunakan sistem satu tarif untuk seluruh tujuan. Di samping itu, ada juga tiket bebas satu hari untuk bus di dalam kota.

11 Tempat Wisata di Kyoto

  1. Istana Kaisar Kyoto

tempat wisata di Kyoto Istana kekaisaran tadinya merupakan tempat tinggal keluarga kaisar sampai dengan tahun 1868, yang pada akhirnya kaisar dan ibukota pindah dari Kyoto ke Tokyo.
Istana Kaisar Kyoto. Image via: welcome-to-kyoto.com

Istana kekaisaran tadinya merupakan tempat tinggal keluarga kaisar sampai dengan tahun 1868, yang pada akhirnya kaisar dan ibukota pindah dari Kyoto ke Tokyo. Istana kekaisaran asli yang berada di kompleks ini dibangun pada 794, namun telah beberapa kali mengalami pembangunan ulang dan pemugaran hingga bangunan kekaisaran terbaru yang ada sekarang yang dibangun pada 1855.

Tem[at wisata di Kyoto ini berada di lokasi yang luas yaitu di Taman Kekaisaran Kyoto (Kyoto Gouen). Taman ini terletak di pusat kota dan menyediakan banyak atraksi yang dapat dinikmati oleh warga.

Meski tak lagi digunakan sebagai tempat tinggal Kaisar, tempat wisata di Kyoto ini tetap memiliki makna penting bagi bangsa Jepang. Acara penobatan kaisar baru dan upacara kenegaraan Jepang lainnya masih kerap dilakukan di Istana Kyoto.

Bagi pengunjung tertarik mengunjungi tempat wisata di Kyoto yang sarat akan nilai sejarah ini, bisa datang pada hari Selasa-Senin Pukul 09.00-17.00. Untuk masuk ke istana ini, pengunjung tidak dipungut uang tiket.

  1. Kastil Nijo

Kastil tempat wisata di Kyoto ini memiliki banyak pesona yang mengingatkan pada kehidupan masa lampau
Kastil Nijo. Image via: viator.com

Simak juga: tempat wisata di Osaka

Nijo Castle, atau Nijo-jo, merupakan sebuah kastil yang menjadi kediaman resmi shogun saat berkunjung ke Kyoto. Pada masa itu, pengaruh shogun jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pengaruh Kaisar, dan Kaisar hanya berperan sebagai simbol saja.

Kastil tempat wisata di Kyoto ini memiliki banyak pesona yang mengingatkan pada kehidupan masa lampau. Kastil Nijo dibangun dengan desain yang nyaris sempurna. Pengunjung akan menemukan perpustakaan dengan model Shoin-zukuri. Perpustakaan ini dihiasi dengan lukisan cantik dan pintu geser khas Jepang. Tak heran, ruangan ini dinamai dengan Ninomaru Palace atau National Treasure.

Area kastil tempat wisata di Kyoto ini dibagi dalam 3 bagian: honmaru yakni daerah perlindungan utama, ninomaru yakni daerah perlindungan terluar, serta sejumlah taman yang terdapat di sekeliling honmaru, ninomaru, dan diantara keduanya.

Seluruh area kastil ini dibatasi oleh dinding tinggi berwarna putih, dan parit besar yang terdapat di sekeliling ninomaru dan juga honmaru. Parit itu yang merupakan bagian dari sistem pertahanan kastil.

Untuk mengunjungi tempat wisata di Kyoto ini, pengunjung bisa datang pada jam 08:45-16:00. Untuk masuk kastil, pengunjung dikenakan biaya tiket 600 yen.

  1. Kyoto Tower

Desain menara tempat wisata di Kyoto ini mengadaptasi mercusuar. Dibangun dengan dominasi warna putih dan banyak pula bermain dengan unsur kaca.
Kyoto Tower. Image via: befreetour.com

Kyoto Tower yang terletak tepat di depan Stasiun Kyoto atau tepatnya di atas bangunan Hotel Kyoto Tower merupakan landmark kota Kyoto.

Tempat wisata di Kyoto ini dibangun pada tahun 1963 dan selesai setahun kemudian yakni pada tahun 1964 silam. Setelah selesai pembangunan, Kyoto Tower kemudian dibuka pada 28 Desember 1964 dan langsung menarik minat pengunjung.

Desain menara tempat wisata di Kyoto ini mengadaptasi mercusuar. Dibangun dengan dominasi warna putih dan banyak pula bermain dengan unsur kaca. Menara ini dibangun dengan konstruksi baja bulat berbentuk cincin yang disusun secara unik disusun dan kemudian disatukan.

Ruangan pengamatan yang ada di Kyoto Tower ini berkapasitas sampai 500 orang dan dirancang dengan berbentuk lingkaran. Dari ketinggian Kyoto Tower ini pengunjung dapat menyaksikan keindahan Kyoto secara penuh 360 derajat.

Pengunjung dapat menikmati pemandangan sampai ke pegunungan Higashiyama dan Arashiyama juga dapat dilihat dari menara ini. Terdapat beberapa teleskop yang dapat digunakan untuk membantu melihat objek yang berjarak jauh.

Menara tempat wisata di Kyoto ini buka setiap hari pada jam 09:00-21:00, dengan tiket masuk 770 yen

  1. Kuil Kiyomizudera

Di tempat wisata di Kyoto ini ada panggung kayu “Jigokudome”, yang nyaman untuk pengunjung bisa menikmati pemandangan kota Kyoto yang indah dari ketinggian.
Kuil Kiyomizudera. Image via: travelcaffeine.com

Simak juga: tempat wisata di Tokyo

Kuil ini dibangun pada 778. Berada di ketinggian adalah salah satu daya tarik dari Kuil Kiyomizureda. Di tempat wisata di Kyoto ini ada panggung kayu “Jigokudome”, yang nyaman untuk pengunjung bisa menikmati pemandangan kota Kyoto yang indah dari ketinggian.

Kuil ini merupakan kuil untuk sekte Hosso, salah satu sekte dengan sekolah pendidikan Budha tertua di Jepang. Pada tahun 1994, kuil ini menjadi salah satu situs warisan budaya UNESCO.

Kuil di atas bukit, dengan pepohonan rindang yang daunnya berwarna-warni. Beranda kuil ini terlihat cukup luas dengan pilar-pilar menjulang tinggi. Di bawah aula, terdapat air terjun. Di aula ini juga terdapat beberapa kuil-kuil kecil tempat berdoa.

Penduduk lokal yang mengenakan yukata berdoa di sini, mencari berkah. Salah satu yang menarik adalah keberadaan Kuil Jishu. Konon, pengunjung yang percaya bisa mencoba peruntungan dalam hal percintaan. Mereka harus berjalan dengan mata terpejam, menuju antara dua buah batu yang berjarak 18 meter.
Untuk masuk ke kuil tempat wisata di Kyoto ini, pengunjung dikenakan pungutan Tiket masuk kuil sebesar  300 yen.

  1. Kuil Kinkakuji

dulunya tempat wisata di Kyoto ini merupakan tempat peristirahatan bangsawan Jepang. Tepatnya, menjadi tempat peristirahatan Ashikaga Yoshimitsu.
Kuil Kinkakuji. Image via: gaijinpot.com

Kuil kenamaan di Kyoto ini tak hanya menawarkan arsitektur yang rupawan, tetapi juga kaya akan sejarah. Meski kini menjadi arsitektur simbolik dari Zen, dulunya tempat wisata di Kyoto ini merupakan tempat peristirahatan bangsawan Jepang. Tepatnya, menjadi tempat peristirahatan Ashikaga Yoshimitsu.

Kuil ini dilengkapi dengan sebuah pavilion emas yang berada di area taman kuil. Karena hal inilah, pavilion ini memiliki julukan Golden Pavilion. Seluruh bagian pavilion terbuat dari emas, kecuali pada bagian lantai. Secara keseluruhan, bangunan tempat wisata di Kyoto yang terbuat dari emas ini memang menjadi daya tarik yang tak bisa diabaikan.

Golden Pavilion ini berlokasi di tengah kolam bernama Kyoko-chi. Biasanya, pengunjung mengambil gambar dari kejauhan. Sudut itu dipilih untuk memperlihatkan posisi pavilion di tepi telaga.

Kepuleran Kuil Kinkakuji disusul dengan penobatan bergengsi dari UNESCO. Kuil Kinkakuji dikukuhkan sebagai Warisan Budaya Dunia yang kaya akan sejarah. Meski telah berkali-kali terbakar saat terjadi perang, Kuil Kinkakuji tetap bertahan. Hingga dapat kita kunjungi sampai saat ini.

Tempat wisata di Kyoto ini Buka pada jam 09:00~17:00. Pengunjung tempat ini dikenakan biaya tiket sebesar 400 yen

  1. Kyoo Gokokuji

Tempat wisata di Kyoto ini menyimpan banyak benda yang menjadi harta nasional dan warisan budaya Jepang.
Kyoo Gokokuji. Image via: jepanginfo.co.id

Simak juga: tempat wisata di Chiang Mai Thailand

Kyoo Gokokuji atau dikenal juga dengan nama Kuil Toji merupakan kuil pusat bagi sekte Buddha yang bernama Shingon Mikkyo. Kuil dengan arsitektur khas Jepang tempo dulu ini didirikan oleh Biksu Kobo-Daishi Kukai pada masa kepemimpinan Kaisar Saga di tahun 796.

Salah satu daya tarik utama dari objek wisata kebudayaan di Kyoto satu ini adalah keberadaan patung Buddha Dainichi Nyorai dan mandala yang berbentuk 3 dimensi.

Tempat ini menyimpan banyak benda yang menjadi harta nasional dan warisan budaya Jepang. Meskipun kuil ini pernah rusak dan dibangun kembali, tata letak candi ini, tetap dipertahankan sesuai aslinya. Nandai-mon (gerbang) di pintu masuk , Kon-do di mana imam membaca kitab Buddha, dan Jiki-do sebagai tempat penyimpanan makanan diatur dalam satu garis lurus.

Di bangunan tempat suci Buddha berdiri 21 buah gambar Mandala, hal ini karena Imam Kobo Daishi, yang merupakan pendiri dari To-ji, meninggal pada hari ke-21 bulan tersebut, maka setiap tanggal 21 setiap bulannya diadakan upacara hoyo, peringatan Buddha untuk orang mati.

Pengunjung tempat wisata di Kyoto ini dikenakan biaya tiket sebesar 500 yen

  1. Hutan Bambu Arashiyama

tempat wisata di kyoto ini dikenal dengan adanya bamboo forest atau hutan bambu yang elok
Hutan Bambu Arashiyama. Image via: kompas.com

Arashiyama merupakan sebuah ‘taman’ dengan jalan setapak yang dirawat negara. Tempat wisata di Kyoto ini terletak di sebelah barat kota Kyoto. Arashiyama juga dikenal dengan adanya bamboo forest atau hutan bambu yang elok. Saat libur tiba, jalanan di sepanjang hutan bambu ini berubah menjadi lautan manusia.

Taman di tengah-tengah Arashiyama di tumbuhi pohon-pohon sakura akan mekar dengan indah. Dengan latar belakang Jembatan Togesukyo, maka keindahan taman dan pegunungan yang tampak cerah berwarna dapat dinikmati. Mulai dari awal bulan sampai dengan akhir bulan April, banyak orang yang menikmati

Menyusuri Sungai Hozugawa dengan Perahu Tradisional merupakan kegiatan populer di tempat wisata di Kyoto ini. Dengan menyusuri sungai menggunakan perahu, pengunjung bisa menikmati keindahan pegunungan Arashiyama dari sudut yang berbeda. Pengunjung bisa memandang dari dekat dan 360 derajat.

Selain dengan naik perahu tradisional, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan tempat wisata di Kyoto ini dengan kereta wisata. Kereta wisata Sagano adalah kereta wisata dengan lokomotif kuno dengan mesin uap. Dengan naik kereta wisata ini, pengunjung bisa merasakan langsung pemandangan alam pegunungan Arashiyama Kyoto.

  1. Amanohashidate Sandbar

tempat wisata di kyoto Amanohashidate Sandbar memiliki arti “Jembatan di Surga”, sebuah area di pesisir pantai yang bentuknya menyerupai jembatan.
Amanohashidate Sandbar. Image via: osaka-info.jp

Simak juga: tempat wisata di Pattaya

Amanohashidate Sandbar memiliki arti “Jembatan di Surga”, sebuah area di pesisir pantai yang bentuknya menyerupai jembatan. Istilah ini muncul karena ketika pengunjung berada di tepi daratan utama dan menghadap ke arah lautan. Berada di Tempat wisata di Kyoto ini akan merasa melayang di atas angkasa.

Dengan adanya pohon pinus, pasir putih, pantai, dan ombak yang tenang membuat pengalaman menyusuri Amanohashidate jadi tak terlupakan. Pohon-pohon yang terdapat di Amanohashidate beragam jenisnya. Beberapa pohon yang dijumpai di tempat wisata di Kyoto ini antaranya Meoto Matsu (Pine Pair), Nakayoshi ada Matsu (Green Pine), dab Chie ada Matsu (Wisdom Pine).

Di sisi barat Amanohashidate terdapat sebuah taman yang sudah dikenal menjadi spot terbaik  yaitu Taman Kasamatsu. Pengunjung sangat direkomendasikan untuk naik kereta gantung yang ada di taman ini. Dengan begitu akan bisa melihat sendiri keindahan panorama Amanohashidate. Apalagi saat musim semi, dimana pohon-pohon Sakura yang mekar akan mempercantik keindahan alam ini.

  1. Kyoto Aquarium

Area pameran di tempat wisata di kyoto ini terbagi ke dalam 12 area. Di dalam akuarium Anda bisa menikmati suasana khas yoto
Kyoto Aquarium. Image via: kyoto-universal.jp

Aquarium Kyoto, terletak di Kyoto Umekoji Park, sekitar satu kilometer sebelah barat Stasiun Kyoto. Tempat wisata di Kyoto ini adalah akuarium pertama di Jepang yang menggunakan air laut asli. Akuarium ini memiliki koleksi sekitar 15.000 hewan laut dan 250 spesies yang berbeda, termasuk pinguin Afrika.

Area pameran di Kyoto Aquarium terbagi ke dalam 12 area. Di dalam akuarium Anda bisa menikmati suasana khas yoto. 1 area yang menarik perhatian adalah The River of Kyoto. Di tempat ini terdapat tabung kaca yang menampilkan ekosistem yang ada di bagian hulu, tengah, dan hilir Sungai Yura.

Salah satu hewan yang ada di area tempat wisata di Kyoto ini adalah salamander raksasa yang merupakan harta karun negara. Salamander ini disebut juga dengan “reptil terbesar sedunia” atau “fosil hidup”. Di area The River of Kyoto Anda bisa melihat habitat salamander raksasa dari dekat.

Momen yang paling dinanti-nantikan adalah waktu memberi makan ikan di akuarium. Dan juga atraksi lumba-lumba yang mampu menyedot perhatian para pengunjung. Aquarium buka setiap hari pukul 10:00-18:00, dengan tiket masuk  2.050 Yen untuk dewasa dan 600 Yen untuk anak-anak.

  1. Distrik Gion

Tempat wisata di Kyoto ini awalnya dikembangkan di abad pertengahan, untuk mengakomodasi kebutuhan wisatawan dan pengunjung ke kuil Yasaka Shrine
Distrik Gion. Image via: livingnomads.com

Simak juga: tempat wisata di Bangkok

Gion adalah sebuah distrik Kyoto. Tempat wisata di Kyoto ini awalnya dikembangkan di abad pertengahan, untuk mengakomodasi kebutuhan wisatawan dan pengunjung ke kuil Yasaka Shrine. Kuil ini merupakan salah satu kuil terpopuler di Kyoto. Kemudian berkembang menjadi salah satu distrik geisha paling eksklusif dan terkenal di seluruh Jepang.

Geisha sendiri merupakan bagian dari budaya tradisional Jepang yang keberadaan mereka makin tergerus oleh waktu. Jumlah geisha semakin menyusut, begitu juga dengan ochaya yang menjadi tempat pertunjukan para geisha. Geisha di Kyoto tidak menyebut diri mereka sebagai geisha, sebagai gantinya mereka menggunakan geiko dalam istilah lokal.

Distrik tempat wisata di Kyoto ini identik dengan rumah-rumah tua bergaya Jepang, yang biasa disebut dengan machiya. Machiya dapat diterjemahkan berarti “townhouse”. Beberapa di antaranya Ochaya atau “rumah teh”. Ini adalah rumah tradisional di mana para pengunjung dihibur oleh geiko secara eksklusif.

Beberapa spot populer juga ditemukan disini mulai dari Hanami koji atau “jalan melihat bunga”. Jalan ini membentang antara Shijo Avenue dan Kenninji Temple yang berada di sisi selatan Gion.

  1. Higashiyama

Di Higashiyama, nuansa tua kota Kyoto selalu dipertahankan, dengan toko-toko menawarkan kesempatan melakukan upacara minum teh atau berbusana layaknya seorang maiko atau samurai untuk sesi foto
Higashiyama. Image via: flickr.com

Distrik Higashiyama merupakan distrik dimana Anda dapat menikmati kota tua Kyoto. Terutama dengan adanya Kiyomizudera dan kuil Yasaka, yang menambah kesan tradisional dan kuno dari kota tersebut. Banyak lorong jalan kecil dengan bangunan-bangunan rumah yang terbuat dari kayu. Juga terdapat toko-toko tradisional yang mencerminkan kota tua dari ibukota Jepang jaman dahulu.

Distrik tempat wisata di Kyoto ini berlokasi di sebelah timur pusat kota Kyoto. Di antara Sungai Kamo dan Barisan Pegunungan Higashiyama. Jalan-jalan sempit antara Kuil Yasaka dan Kuil Kiyomizu menampilkan sederet rumah tradisional yang menjual kerajinan tangan, kudapan manis dan sajian khas setempat.

Di Higashiyama, nuansa tua kota Kyoto selalu dipertahankan, dengan toko-toko menawarkan kesempatan melakukan upacara minum teh atau berbusana layaknya seorang maiko atau samurai untuk sesi foto. Pengunjung tempat wisata di Kyoto ini bisa menikmati wisata ke masa lalu dengan berjalan kaki atau berkendara becak melintasi arsitektur bersejarah di distrik paling memukau se-Kyoto.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment